Internasional

Tak Ada Korban WNI Dalam Serangan Istanbul

Sunday, 01 Januari 2017 | View : 136

ISTANBUL-SBN.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul menegaskan tidak ada satu pun Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror di Klub Malam Reina di Ortakoy, Istanbul, Turki, pada 1 Januari 2017.
"Tidak terdapat laporan adanya warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam serangan teror di Ortakoy," kata KJRI Istanbul dalam keterangan persnya, Minggu (1/1/2017).
Serangan teror itu telah merenggut 39 nyawa dan 40 lainnya luka berat.
Identitas 20 korban tewas dalam serangan bersenjata di sebuah klub malam di Istanbul, Turki pada 1 Januari 2017  telah teridentikasi.
Dari jumlah itu, 15  diantaranya adalah warga negara asing dan sisanya warga negara Turki, kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu dalam laman harian Turki, Huriyet.
Klub Malam Reina yang terkenal di Istanbul, Turki diserang oleh seorang pria bersenjata sekitar satu jam setelah pergantian tahun.
Pria bersenjata ini memasuki klub malam itu dengan membunuh terlebih dahulu seorang polisi dan seorang warga sipil di pintu masuk klub malam itu. Dia kemudian memasuki klub malam itu dengan maju menembaki orang-orang yang tengah merayakan tahun baru.
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan 19 korban tewas lainnya masih dalam proses identifikasi. Sedangkan, dari 69 korban luka yang dirawat di 10 rumah sakit, empat di antaranya dalam kondisi kritis.
Menteri Urusan Keluarga dan Sosial Fatma Betul Sayan Kaya mengungkapkan warga negara Arab Saudi, Maroko, Lebanon, dan Libya ada dalam daftar korban serangan. Sementara itu, seorang warga Israel termasuk di antara mereka yang tewas.
KJRI Istanbul mengimbau para WNI yang berada di Turki untuk waspada, berhati-hati, dan menghindari kawasan yang dapat menjadi ancaman teror.
WNI yang tinggal di Turki juga diimbau untuk terus berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara.
Bagi WNI di Turki dan keluarganya di Indonesia yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotline KJRI Istanbul dengan Dandy Suparan pada nomor +90 531 453 0351 dan Ida Humaidah pada nomor +90 531 983 1534.

See Also

Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
AS Akan Pindahkan Empat Tahanan Guantanamo Ke Arab Saudi
Michelle Obama Akan Tampil Terakhir Sebagai First Lady Di Tonight Show
Turki Tahan 147 Terduga Militan ISIS
Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme
ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Istanbul
Dunia Kutuk Serangan Teror Di Klub Malam Istanbul
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.160.524 Since: 05.03.13 | 0.1804 sec