Internasional

Joko Widodo Dinobatkan Pemimpin Terbaik Asia-Australia

Sunday, 01 Januari 2017 | View : 138

NEW YORK-SBN.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" dinobatkan sebagai pemimpin terbaik atau paling unggul di antara para pemimpin Asia-Australia pada tahun 2016 versi Bloomberg LP.

Berdasarkan data dari Bloomberg LP. yang diterima awak media di Jakarta, Sabtu (31/12/2016), Joko Widodo (Jokowi) merupakan satu-satunya pemimpin negara yang memiliki performa positif dalam seluruh aspek yang dinilai yakni menaikkan kekuatan nilai tukar (2,41 persen), menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif (5,02 persen skala tahun ke tahun), dan memiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).

Jika dibandingkan dengan pemimpin negara lainnya yang memiliki ukuran ekonomi setara atau lebih besar, prestasi Joko Widodo (Jokowi) masih menonjol. Malaysia dan Filipina yang nilai tukarnya negatif sebesar 4,26 persen dan 5,29 persen.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan (Korsel) sejak 25 Februari 2013, Park Geun-Hye namun wewenang dan kedinasannya sejak 9 Desember 2016 diberhentikan dan digantikan sebagai wakil yaitu Plt. Hwang Kyo-ahn memiliki catatan merah untuk semua aspek. Fakta tersebut didukung dari data bahwa nilai tukar Won menurun sebesar 2 persen dan pertumbuhan ekonomi yang hanya di angka 2,87 persen. Presiden Korsel Park Geun Hye juga memiliki reputasi tingkat penerimaan publik atas dirinya hanya sebesar 4 persen yang menyebabkan dirinya dipaksa untuk mengundurkan diri.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menekankan otoritasnya kepada lembaga-lembaga politik selama 2016 dengan menggabungkan kepemimpinan dan kepiawaian politiknya yaitu mengendalikan dua per tiga kursi di parlemen. Program keberhasilan "tax amnesty" juga mampu membiayai program pembangunan infrastruktur.

Dari keseluruhan pemimpin yang dinilai oleh Bloomberg LP. yaitu delapan pemimpin negara, Presiden Joko Widodo alias Jokowi satu-satunya pemimpin dunia yang memiliki semua indikator positif untuk tiga kategori yaitu fluktuasi kurs, pertumbuhan ekonomi dan rating penerimaan publik.

Sementara itu, penerimaan publik paling tinggi dimiliki oleh Presiden Filipina sejak 30 Juni 2016, Rodrigo Roa Duterte dengan rating 83 persen Dia juga mendapatkan nilai 7,1 persen dalam upaya menjaga pertumbuhan ekonomi, namun dalam nilai tukar mata uang Peso menurun drastis 5, 29 persen atau mendapat rapor merah.

Pertukaran nilai mata uang paling rendah dimiliki oleh Presiden China Xi Jinping yang menurut data telah turun sebesar minus 6,63 persen, paling rendah diantara yang lain.

Kedelapan pemimpin tersebut yang didata oleh Bloomberg LP. adalah Presiden China XI Jinping, Perdana Menteri Jepang sejak 26 Desember 2012, Shinzo Abe, Perdana Menteri India sejak 26 Mei 2014, Narendra Modi, Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye, Presiden Indonesia Joko Widodo, Presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte, Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Haji Mohammad Najib bin Tun Haji Abdul Razak, Perdana Menteri Australia Malcolm Bligh Turnbull. (ant)

See Also

China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
Polisi Istanbul Tangkap Pelaku Penembakan Kelab Malam Turki
Kongres AS Tetapkan Donald Trump Pemenang Pilpres
Kisruh Patung Budak Seks, Jepang Tarik Duta Besarnya Untuk Korsel
Penembakan Di Fort Lauderdale Tewaskan 5 Orang
AS Akan Pindahkan Empat Tahanan Guantanamo Ke Arab Saudi
Michelle Obama Akan Tampil Terakhir Sebagai First Lady Di Tonight Show
Turki Tahan 147 Terduga Militan ISIS
Turki Ancam Penjarakan Pengguna Sosmed Sanjung Terorisme
ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Istanbul
Tak Ada Korban WNI Dalam Serangan Istanbul
Dunia Kutuk Serangan Teror Di Klub Malam Istanbul
Badai Kilat Tewaskan Ratusan Rusa Kutub Di Norwegia
PBB Minta Yunani Lindungi Pengungsi Saat Musim Dingin
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.071.856 Since: 05.03.13 | 0.2811 sec