Nasional

Tim Gabungan Kerahkan 16 Kapal Cari Korban Pesawat M-28 Sky Truck Polri

Sunday, 04 Desember 2016 | View : 200
Tags : Polri

BATAM-SBN.

Polda Kepri membenarkan pesawat M-28 Sky Truck dengan nomor regristrasi B-4201 hilang kontak dan diketahui jatuh di perairan Kabupatan Lingga pada sisi selatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
"Iya benar, pesawat sempat hilang kontak. Informasi terahir jatuh di perairan wilayah Kabupaten Lingga," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga di Batam, Sabtu (3/12/2016).
Ia mengatakan pesawat berwarna biru putih tersebut dalam perjalanan dari Pangkal Pinang Bangka Belitung menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Dari data penumpang yang kami dapatkan, dalam pesawat tersebut penumpang dan kru berjumlah 15 orang personel. Baru data global saja yang bisa saya sampaikan," kata dia.
AKBP S. Erlangga juga membenarkan bahwa semua yang ada dalam pesawat nahas tersebut merupakan personel dari kepolisian.
"Semua dari kesatuan Ditpolud Baharkam Polri. Pesawat membawa kru untuk helikopter di Polda Kepri. Jadi di BKO kan ke Polda Kepri," kata AKBP S. Erlangga.
AKBP S. Erlangga mengatakan, pesawat tersebut terakhir kali melakukan kontak dengan radar di Tanjungpinang pada pukul 11.10 WIB.
Ia mengatakan, saat ini berbagai pihak baik Polda Kepri, Basarnas Tanjungpinang, TNI AL, Polres Lingga dibantu masyarakat sudah bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
"Saat ini kami tengah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi pada lokasi jatuhnya pesawat. Titiknya sudah diketahui, sudah dipastikan," kata dia.
Polda Kepri, kata AKBP S. Erlangga, mohon doa dari seluruh masyarakat agar proses evakuasi terhadap korban dan pesawat bisa segera dilaksanakan.
"Kami mohon doa pada masyarakat agar evakuasi bisa cepat dilakukan. Dan ada yang bisa diselamatkan dari peristiwa kecelakaan pesawat tersebut," kata AKBP S. Erlangga.
Tim SAR menemukan satu jenazah korban pesawat Polri M-28 Sky Truck P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga.
"Sabtu (3/12/2016) sekitar pukul 17.55 WIB satu jenazah ditemukan. Rencanannya pagi ini dibawa ke RS Bhayangkara Batam," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga di Batam, Minggu (4/12/2016) pagi.
Setelah sampai di RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam, kata dia, akan dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda Kepri.
"Nanti akan diidentifikasi dulu memastikan identitasnya," kata dia.
Pada Sabtu (3/12/2016) petang, kata dia, pencarian sempat dihentikan akibat cuaca tidak mendukung. Kegiatan pencarian dilanjutkan Minggu (4/12/2016) pagi ini.
"Iya, sempat dihentikan karena cuaca buruk dan hari mulai gelap. Namun pagi tadi sudah kembali dilakukan pencarian," kata AKBP S. Erlangga.
Selain satu jenazah, sejumlah barang milik penumpang seperti tas, pakaian, KTA, topi, poto-poto sudah terlebih dahulu ditemukan nelayan dan tim SAR.
AKBP S. Erlangga juga mengklarifikasi jumlah penumpang yang ada di dalam pesawat dari 16 orang menjadi 13 orang personel saja.
"Sesuai data memang 16, namun tiga personel masing-masing Brigadir Sandoko, Brigadir Endri L., dan Bripda Angga sudah turun di Pangkal Pinang. Sehingga tinggal 13 orang dalam pesawat," kata dia.
Pada Minggu (4/12/2016) pagi, kata dia, jumlah personel yang melakukan pencarian sebanyak 151 orang dari unsur Basarnas, Polair, TNI AL, BC, BC.RRC Singapura, KPLP.
"Ada 16 unit kapal dikerahkan, dua unit helikopter, 1 unit pesawat udara," kata AKBP S. Erlangga.
Pesawat baling-baling milik Polri tersebut diketahui terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam pada Sabtu (3/12/2016) siang. Saat berada di atas wilayah Lingga pesawat hilang kontak hingga akhirnya diketahui jatuh di perairan Kabupaten Lingga pada Sabtu (3/12/2016) siang.
Tim SAR Gabungan mengerahkan 16 unit kapal, dua unit helikopter dan satu unit pesawat untuk mencari korban pesawat Sky Truck M-28 yang hilang di Perairan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau.
Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga dalam pesan singkatnya di Batam, Minggu (4/12/2016), menyatakan sengaja membentuk Tim Gabungan yang terdiri atas Basarnas, Pol Air, TNI AL dan BC RCC Singapura dan terus menyisir perairan Kabupaten Lingga untuk mencari korban pesawat nahas itu.
Hingga saat ini, Tim Basarnas sudah menemukan satu jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara di Kota Batam untuk proses identifikasi.
"Ditemukan juga oleh nelayan antara lain tas-tas yang berisikan pakaian, KTA, foto-foto dan topi," kata dia.
Pesawat Polri type N 28 Skytruck hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri atas lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri.
Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam.
Info dari Singapura menyatakan kontak dengan pesawat sekitar pukul 10.15 WIB, targetnya juga hilang di radar dengan kordinat terakhir lost kontak perkiraan di wilayah laut Kabupaten Lingga.
Sampai saat ini kedua KRI dan dua kapal Patkamla masih terus melakukan pencarian pesawat Polri yang jatuh tersebut.
Tiga kantung jenazah korban pesawat Polri yang jatuh di Perairan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, tiba di RS Bhayangkara di Kota Batam untuk diidentifikasi lebih lanjut.
"Tiga kantung itu belum bisa disebut berisi tiga jenazah, karena harus diidentifikasi lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dari Batam, Minggu (4/12/2016).
Ia mengatakan, yang pasti sampai saat ini Tim baru bisa menemukan satu jenazah dan telah dibawa menuju Batam.
Kapal yang membawa jenazah korban berlayar ke Batam pada Minggu (4/12/2016), sekitar pukul 8.00 WIB, untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Kepri di RS Bhayangkara.
"Meskipun utuh, harus ada keterangan identitas," katanya.
Pesawat Polri type N 28 Skytruck hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri atas lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri. Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam. (ant)

See Also

Makna Penting Upacara Bendera Hari Senin Kodim 0716/Demak
Di HUT Ke-72, Persit Kodim 0716/Demak Menerima Hadiah
Dandim 0716/Demak Hadiri Pengajian Umum Di Serambi Masjid Agung Demak
10 Tim Beradu Gagasan Di Grand Final MSC 2018
Jumat Bersih Ala Kodim 0716/Demak Di Ponpes Raden Said
Tim Dalprog Kodam IV/Diponegoro Kunjungi Kodim 0716/Demak
Secara Resmi TMMD Sengkuyung I Dibuka Oleh Bupati Demak
Secara Resmi Jabatan Danramil 04/Dempet Dan Danramil 11/Sayung Diserahkan Ke Dandim 0716/Demak
Keakraban Selalu Terjalin Antara TNI-Polri Dalam Menjaga Kamtibmas
Konservasi Hutan, Kodim 0716/Demak Tanam Ribuan Bibit Pohon
PKPA UMK Gelar Workshop Karier
Ingin Lebih Dekat Dengan TNI, Anak-anak TK Kunjungi Kodim 0716/Demak
Lagi-lagi Kodim 0716/Demak Menyandang Predikat Juara 1
Babinsa 06/Wedung Dampingi Pembagian Kartu Penerima PKH
Patroli Bersama Babinsa Dan Babinkamtibmas Wonosalam Ciptakan Kondusifitas Wilayah
Apartemen Wesling Kedoya Terbakar
Babinsa 04/Dempet Hadiri Sosialisasi Pembagian Lapak Pasar Wonopolo
Babinsa 04/Dempet Sabar Dampingi Proses Baksos Operasi Katarak
Babinsa Dengan Komsos Tekan Ekses Negatif Pemuda
Ardhi Prabowo Paparkan Ragam Strategi Pembelajaran Di UMK
Kuliah Umum Prodi Matematika UMK
Dandim 0716/Demak Menyongsong Pergantian Tahun Bersama Forkopimda Lakukan Doa Bersama
Kemampuan Serdadu Kodim 0716/Demak Diuji
Warga Kodim 0716/Demak Turut Dalam Car Free Day
Veteran Demak Nostalgia Akan Sejarah Dengan Nobar
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.409.590 Since: 05.03.13 | 0.1828 sec