Nasional

Tim Gabungan Kerahkan 16 Kapal Cari Korban Pesawat M-28 Sky Truck Polri

Sunday, 04 Desember 2016 | View : 345
Tags : Polri

BATAM-SBN.

Polda Kepri membenarkan pesawat M-28 Sky Truck dengan nomor regristrasi B-4201 hilang kontak dan diketahui jatuh di perairan Kabupatan Lingga pada sisi selatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
"Iya benar, pesawat sempat hilang kontak. Informasi terahir jatuh di perairan wilayah Kabupaten Lingga," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga di Batam, Sabtu (3/12/2016).
Ia mengatakan pesawat berwarna biru putih tersebut dalam perjalanan dari Pangkal Pinang Bangka Belitung menuju Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
"Dari data penumpang yang kami dapatkan, dalam pesawat tersebut penumpang dan kru berjumlah 15 orang personel. Baru data global saja yang bisa saya sampaikan," kata dia.
AKBP S. Erlangga juga membenarkan bahwa semua yang ada dalam pesawat nahas tersebut merupakan personel dari kepolisian.
"Semua dari kesatuan Ditpolud Baharkam Polri. Pesawat membawa kru untuk helikopter di Polda Kepri. Jadi di BKO kan ke Polda Kepri," kata AKBP S. Erlangga.
AKBP S. Erlangga mengatakan, pesawat tersebut terakhir kali melakukan kontak dengan radar di Tanjungpinang pada pukul 11.10 WIB.
Ia mengatakan, saat ini berbagai pihak baik Polda Kepri, Basarnas Tanjungpinang, TNI AL, Polres Lingga dibantu masyarakat sudah bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban.
"Saat ini kami tengah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi pada lokasi jatuhnya pesawat. Titiknya sudah diketahui, sudah dipastikan," kata dia.
Polda Kepri, kata AKBP S. Erlangga, mohon doa dari seluruh masyarakat agar proses evakuasi terhadap korban dan pesawat bisa segera dilaksanakan.
"Kami mohon doa pada masyarakat agar evakuasi bisa cepat dilakukan. Dan ada yang bisa diselamatkan dari peristiwa kecelakaan pesawat tersebut," kata AKBP S. Erlangga.
Tim SAR menemukan satu jenazah korban pesawat Polri M-28 Sky Truck P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga.
"Sabtu (3/12/2016) sekitar pukul 17.55 WIB satu jenazah ditemukan. Rencanannya pagi ini dibawa ke RS Bhayangkara Batam," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga di Batam, Minggu (4/12/2016) pagi.
Setelah sampai di RS Bhayangkara Polda Kepri di Batam, kata dia, akan dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda Kepri.
"Nanti akan diidentifikasi dulu memastikan identitasnya," kata dia.
Pada Sabtu (3/12/2016) petang, kata dia, pencarian sempat dihentikan akibat cuaca tidak mendukung. Kegiatan pencarian dilanjutkan Minggu (4/12/2016) pagi ini.
"Iya, sempat dihentikan karena cuaca buruk dan hari mulai gelap. Namun pagi tadi sudah kembali dilakukan pencarian," kata AKBP S. Erlangga.
Selain satu jenazah, sejumlah barang milik penumpang seperti tas, pakaian, KTA, topi, poto-poto sudah terlebih dahulu ditemukan nelayan dan tim SAR.
AKBP S. Erlangga juga mengklarifikasi jumlah penumpang yang ada di dalam pesawat dari 16 orang menjadi 13 orang personel saja.
"Sesuai data memang 16, namun tiga personel masing-masing Brigadir Sandoko, Brigadir Endri L., dan Bripda Angga sudah turun di Pangkal Pinang. Sehingga tinggal 13 orang dalam pesawat," kata dia.
Pada Minggu (4/12/2016) pagi, kata dia, jumlah personel yang melakukan pencarian sebanyak 151 orang dari unsur Basarnas, Polair, TNI AL, BC, BC.RRC Singapura, KPLP.
"Ada 16 unit kapal dikerahkan, dua unit helikopter, 1 unit pesawat udara," kata AKBP S. Erlangga.
Pesawat baling-baling milik Polri tersebut diketahui terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam pada Sabtu (3/12/2016) siang. Saat berada di atas wilayah Lingga pesawat hilang kontak hingga akhirnya diketahui jatuh di perairan Kabupaten Lingga pada Sabtu (3/12/2016) siang.
Tim SAR Gabungan mengerahkan 16 unit kapal, dua unit helikopter dan satu unit pesawat untuk mencari korban pesawat Sky Truck M-28 yang hilang di Perairan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau.
Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga dalam pesan singkatnya di Batam, Minggu (4/12/2016), menyatakan sengaja membentuk Tim Gabungan yang terdiri atas Basarnas, Pol Air, TNI AL dan BC RCC Singapura dan terus menyisir perairan Kabupaten Lingga untuk mencari korban pesawat nahas itu.
Hingga saat ini, Tim Basarnas sudah menemukan satu jenazah dan dibawa ke RS Bhayangkara di Kota Batam untuk proses identifikasi.
"Ditemukan juga oleh nelayan antara lain tas-tas yang berisikan pakaian, KTA, foto-foto dan topi," kata dia.
Pesawat Polri type N 28 Skytruck hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri atas lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri.
Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam.
Info dari Singapura menyatakan kontak dengan pesawat sekitar pukul 10.15 WIB, targetnya juga hilang di radar dengan kordinat terakhir lost kontak perkiraan di wilayah laut Kabupaten Lingga.
Sampai saat ini kedua KRI dan dua kapal Patkamla masih terus melakukan pencarian pesawat Polri yang jatuh tersebut.
Tiga kantung jenazah korban pesawat Polri yang jatuh di Perairan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, tiba di RS Bhayangkara di Kota Batam untuk diidentifikasi lebih lanjut.
"Tiga kantung itu belum bisa disebut berisi tiga jenazah, karena harus diidentifikasi lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Kepri AKBP S. Erlangga saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dari Batam, Minggu (4/12/2016).
Ia mengatakan, yang pasti sampai saat ini Tim baru bisa menemukan satu jenazah dan telah dibawa menuju Batam.
Kapal yang membawa jenazah korban berlayar ke Batam pada Minggu (4/12/2016), sekitar pukul 8.00 WIB, untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polda Kepri di RS Bhayangkara.
"Meskipun utuh, harus ada keterangan identitas," katanya.
Pesawat Polri type N 28 Skytruck hilang kontak di Perairan Lingga dengan membawa 13 penumpang yang terdiri atas lima kru dan delapan penumpang yang merupakan anggota Polri. Pesawat Polri tersebut melakukan penerbangan dari Pangkal Pinang menuju Batam. (ant)

See Also

Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Kalau Tidak Ada TMMD, Belum Tentu Ada Program Bedah RTLH
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.444.458 Since: 05.03.13 | 0.4947 sec