Internasional

PBB Tangguhkan Semua Konvoi Bantuan Di Suriah Pascaserangan

Wednesday, 21 September 2016 | View : 352
Tags : Pbb, Suriah

JENEWA-SBN.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (20/9/2016), mengatakan menangguhkan semua konvoi bantuan kemanusiaan di Suriah setelah serangan udara mematikan menghantam beberapa truk yang mengantarkan bantuan di dekat Aleppo, menewaskan seorang anggota staf Gerakan Bulan Sabit Merah dan warga sipil.

Sebagai "langkah keamanan darurat, pergerakan konvoi lain di Suriah telah dihentikan," ujar Jens Laerke, juru bicara badan kemanusiaan PBB kepada wartawan di Jenewa, Selasa (20/9/2016).

Insiden tersebut menandai "saat yang begitu muram bagi lembaga kemanusiaan di Suriah dan tentu di seluruh dunia," katanya, menekankan bahwa "rasanya penting bagi kami untuk mencari fakta melalui penyelidikan independen." 

Sedikitnya 18 truk dalam konvoi 31 kendaraan yang mengirimkan bantuan di Suriah kena serangan yang menurut kelompok pengawas menewaskan sedikitnya 12 orang pada Senin (19/9/2016).

PBB mengatakan sedikitnya 18 truk dalam konvoi sebanyak 31 kendaraan hancur pada Senin (19/9/2016) malam dalam perjalanan mereka untuk memberikan bantuan kemanusiaan ke kota Orum al Kubra, yang terkena dampak serangan paling besar.

Konvoi bantuan dari PBB dan Bulan Sabit Merah Arab Suriah (Syrian Arab Red Crescent/SARC) tersebut sedang dalam perjalanan menuju kota kecil Orum al Kubra yang sulit dijangkau di Provinsi Aleppo untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi 78.000 orang menurut PBB.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) menyatakan 12 petugas bantuan dan pengemudi tewas akibat serangan tersebut, namun PBB tidak mengonfirmasi data korban serangan tersebut.

Observatorium HAM Suriah menyebutkan bahwa 12 sukarelawan Bulan Sabit Merah dan beberapa pengemudi tewas dalam serangan itu.

Jan Egeland, kepala satuan tugas kemanusiaan PBB untuk Suriah, mengatakan di Twitter bahwa ada "banyak yang tewas dan terluka" akibat serangan itu.

Konvoi tersebut "dibom hari ini meski tidak ada konflik dengan para pihak" dan badan bantuan sudah mengoordinasikan pergerakan mereka dengan semua pihak di lapangan," tambah dia.

Kepala bantuan PBB Stephen O'Brien mengatakan dia "sangat prihatin" dengan insiden tersebut dan meminta "semua pihak yang berkonflik, sekali lagi, mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi para petugas kemanusiaan, warga sipil, dan infrastruktur sipil seperti yang sudah ditetapkan oleh hukum kemanusiaan internasional."

Gudang SARC juga kena serangan menurut juru bicara PBB Stephane Dujarric.

"Berbagai sumber mengonfirmasi bahwa kota ditembaki petang ini," lanjut dia.

"Namun demikian, situasi dan pelaporan terus berubah dan kami saat ini tidak bisa secara mandiri mengonfirmasi jumlah korban," imbuh dia.

Juru bicara Palang Merah Benoit Carpentier mengatakan kepada wartawan bahwa Direktur SubCabang Bulan Sabit Merah Suriah tewas, bersama sejumlah warga sipil.

Jens Laerke mengatakan bahwa konvoi tersebut membawa bantuan makanan dan nonmakanan untuk sekitar 78.000 orang, sebagaimana dilaporkan AFP.

Komite Internasional Palang Merah (International Committee of the Red Cross/ICRC) mengonfirmasi serangan terhadap konvoi bantuan itu.

"Situasi di lapangan sangat kacau dan kami sangat terkejut para pekerja dan misi kemanusiaan ikut menderita akibat konflik brutal ini," kata juru bicara ICRC Ingy Sedky kepada kantor berita AFP.

Militer Suriah sebelumnya mengumumkan akhir gencatan senjata tujuh hari yang diperantarai oleh Amerika Serikat (AS) dan Rusia, menuduh pemberontak melakukan 300 pelanggaran lebih dan gagal "berkomitmen pada elemen tunggal" dari kesepakatan Amerika Serikat (AS) dan Rusia. (afp)

See Also

Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
Malala Yousafzai Peraih Nobel Diterima Di The University Of Oxford
Seorang Pria Lukai 5 Orang Di Swiss
Pria India Mengaku Danai Al-Qaeda Ribuan Dolar AS
PM Irak Secara Resmi Umumkan Pembebasan Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Bandara Mosul Dari ISIS
Pasukan Irak Bebaskan Dua Desa Di Dekat Mosul
ISIS Paksa Anak Kecil Dan Penyandang Disabilitas Kemudikan Truk Bermuatan Bom
Donald Trump Janji Persatukan Bangsanya Dan Bawa Perubahan
Gempa Di Italia Tengah
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.833.071 Since: 05.03.13 | 0.2171 sec