Opini

Mentor Keponakan Dan Spesialis Anak

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Thursday, 15 September 2016 | View : 273

SBN.

Malam ini, Rabu 14 September 2016 aku berdialog dengan keponakan terbesar yang telah jadi dokter dengan predikat cum laude. Selama setahun ini dia akan intership di Salatiga. Waktu senggang dia setelah lulus (sebelum intership) diisi dengan pelayanan sebagai dokter di program DoctorSHARE atau Yayasan Dokter Peduli yakni sebuah organisasi nirlaba di bidang kemanusiaan yang memfokuskan diri pada pelayanan kesehatan medis dan bantuan kemanusiaan pada Rumah Sakit Apung (RSA) Swasta, KM RSA DR. LIE DHARMAWAN. Satu bentuk pelayanan kesehatan untuk daerah terpencil yang tidak memiliki akses pelayanan kesehatan yang dirintis oleh seorang dokter dengan empat spesialisasi bedah yaitu ahli bedah umum, bedah jantung, bedah toraks, dan bedah pembuluh darah, Dr. dr. Lie Agustinus Dharmawan, M.D., Ph.D., Sp.B., Sp.BTKV. (Lie Tek Bie). DoctorSHARE bekerja didasarkan pada prinsip-prinsip kemanusiaan dan etika medis. DoctorSHARE memberikan pelayanan medis secara cuma-cuma di berbagai wilayah Indonesia. Selain pengobatan umum di berbagai sudut Indonesia, program awal DoctorSHARE adalah pendirian Panti Rawat Gizi) di Pulau Kei, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.

Keponakanku ini sempat melakukan pelayanan di beberapa pulau antara lain di pulau Maluku. Ketika di Desa Riring Seram Bagian Barat di Maluku bertemu dengan Rio, anak kecil yang ingin ikut ke Jakarta bersama keponakanku. Dia memperhatikan dan melayani anak kecil ini selama 3 hari dua malam. Pantaslah dia bercita-cita jadi dokter speasialis anak.

Dia sangat menikmati kerja sosial ini. Bersama dengan kurang lebih 20 dokter lainnya melakukan pelayanan umum dan bedah minor. Di setiap tempat ada ratusan penduduk mendapat pelayanan mereka. Di Desa Riring Seram Bagian Barat rombongan dokter ini disajikan koor dengan suara merdu ketika perpisahan. Katanya kerja semacam ini membutuhkan kerja tim. Tidak ada persaingan.

Semuanya bahu membahu melayani masyarakat terpencil yang tidak memiliki akses kesehatan. Dia menyukainya. Saya berdoa agar dia memiliki sikap, perilaku dan ketrampilan yang bisa menjawab tantangan jaman yang terus berubah.

Saya tulis status ini sebagai doa yang semoga mendapat dukungan dari teman-teman sekalian. Doakan keponakanku ini bisa mencapai cita-citanya. Tadi kami berbicara lama tentang diri dan masa depan.

Keponakanku inilah yang mendorong aku menjadi mentor anak muda. Pengalamanku sebagai perempuan di keluarga yang melakukan reformasi dengan memasukkan dan menjalani hidup dalam relasi gender yang setara dan adil bukanlah pengalaman yang mudah. Saya harus belajar sendiri dengan tertatih-tatih. Untung saja saya selamat dan berhasil. Karena itu ketika dia kecil saya berjanji ke diri sendiri untuk menyediakan diri agar bisa menjadi mentor dia. Saya berproses membentuk diri agar menjadi orang yang tepat dan bisa menjadi pendamping dia sebagai perempuan. Jadi kompetensi sebagai mentor anak muda telah saya latih sejak saya muda. Sekarang saatnya saya menjadi seperti apa yang saya cita-citakan dulu.

Tak terasa waktu dari pelaksanaan cita-cita itu sekarang mulai diperlukan. Saya telah membentuk diri menjadi mentor untuk perempuan muda yang ingin maju, hidup bahagia dan menjadi dirinya sendiri. Keponakankulah yang berjasa atas ide tersebut karena kepadanya aku ingin menjadi teman dalam perjalanan pembentukan diri. (esh)

See Also

Berdiri Di Dua Kaki
Politik Akal Sehat Atau Politik Merangkul?
Hati-hati Dengan Ide Keliru Yang Jahat Sekali
Partner Dari Ahok
Kapan Kegaduhan Akan Berakhir?
Peringati Hari HAM Sedunia, Rohingya Masih Menjadi Manusia Paling Teraniaya
Susi Pudjiastuti Dan Definisi Profesional
Bahagia Menggunakan Ketrampilan Yang Ada Tanpa Tekanan
Kebanyakan Perempuan Pola Dari Hati Ke Otakkah?
Diperlakukan Terhormat Oleh Pemerintah Kota Surabaya
Autis Dan UN Habitat
Di Bali Saya Menemukan Ide Tentang Guru Spiritualitas
Empat Orang Yang Diikat Proyek Televisi Kiprah Remaja Di Masa Lalu
Sisi Lain Dari Keindahan Bali
Murid Cinta
Intuisi Yang Bertumbuh
Perut Dan Kemampuan Kognitif Kaitannya Dengan Usia
Soft Launching Misi Hidup Saya
Bahagia Itu Bisa Penuhi Janji Dan Ide Terealisir
Sjahrir Dan Kisah Cintanya
Cinta Oksitosin Dan Cinta Komitmen
Nasehat Bagi Yang Memutuskan Mempertahankan Pernikahan
Berjudi Mempertaruhkan Kebahagiaan Hidup
Mati Untuk Mendapatkan Yang Lebih Baik
Jadilah Pemenang
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.166.305 Since: 05.03.13 | 0.3977 sec