Internasional

PBB Minta Yunani Lindungi Pengungsi Saat Musim Dingin

Saturday, 27 Agustus 2016 | View : 472
Tags : Pbb, Yunani

ATHENA-SBN.

Yunani harus meningkatkan upaya untuk melindungi ribuan pengungsi dan imigran dari musim dingin mendatang dan menambah keamanan di kamp-kampnya.
"Dengan datangnya musim dingin, masih ada banyak ribuan orang yang tinggal di tempat-tempat yang belum memenuhi standar," kata kepala UNHCR Filippo Grandi dalam jumpa pers di Athena, Yunani, Kamis (25/8/2016).
"Sangat penting untuk meningkatkan kondisi demi meminimalkan faktor risiko yang dihadapi orang-orang ini. Dan mereka akan semakin berisiko ketika musim dingin tiba.”
Menurut data Yunani, ada lebih dari 50.000 pengungsi dan imigran di puluhan kamp di seluruh negeri, banyak dari kamp tersebut bekas gudang dan kamp tentara dengan kondisi yang kurang memadai.
Sekitar 7.000 lainnya diperkirakan tinggal di luar sistem kamp negara, termasuk di gedung-gedung yang dijalankan kelompok sukarelawan.
Filippo Grandi, yang mengunjungi dua kamp di dekat Thessalonika, Yunani Utara, dan sebuah pusat untuk anak-anak tanpa pendamping, meminta tambahan personel kepolisian untuk menjaga fasilitas tersebut.
"Ada masalah keamanan yang sangat serius di beberapa tempat... saya prihatin dengan keamanan sehari-hari masyarakat itu," kata diplomat Italia tersebut, seperti dikutip AFP.
"Ada perempuan dengan anak-anak tanpa suami mereka... banyak anak-anak yang tidak didampingi, orang lanjut usia, orang-orang ini berisiko."
Perkelahian sering terjadi di kamp-kamp itu, terutama di pulau-pulau tempat banyak imigran muk menunggu selama berbulan-bulan supaya permohonan suaka mereka diproses.
Yunani menerima paling tidak 41.000 pengungsi dan imigran yang mencari suaka, sebagian besar warga Suriah yang memenuhi syarat untuk direlokasi ke Uni Eropa (UE), kata Menteri Imigrasi Yunani, Yiannis Mouzalas, Selasa (23/8/2016).
Menteri Imigrasi Yunani, Yiannis Mouzalas mengatakan di sebuah konferensi pers bahwa Yunani dan badan-badan PBB mencatat 54.000 pengungsi dan imigran di teritorial Yunani antara Juni sampai akhir Juli.
Lebih dari 41.000 di antaranya yang berada di Yunani daratan menunjukkan minat untuk meminta suaka, atau mengajukan permintaan resmi.
Sebanyak 2.000 lainnya setuju untuk dipulangkan ke negara asal mereka. Pada saat yang sama, ada 11.000 orang lain yang saat ini sedang diproses di beberapa pulau di Yunani setelah mendarat di sana dari Turki.
Menteri Imigrasi Yunani Yiannis Mouzalas mengatakan operasi itu didesain untuk “mulai mengekang kekacauan,” yang membuat otoritas Yunani kewalahan setelah sejumlah negara di Eropa Timur dan Balkan secara berturut-turut menutup perbatasan mereka untuk imigran mulai Februari.
Sang menteri mengakui bahwa ada “sekitar 4.000” orang yang menghindari registrasi lanjutan karena mereka ingin melintasi perbatasan dengan bantuan penyelundup manusia.
Namun, Yiannis Mouzalas membantah laporan bahwa ratusan orang dibiarkan menyusup ke seberang perbatsan menuju Makedonia dan Bulgaria.
"Ini adalah sebuah kebohongan," kata Yiannis Mouzalas. "Jika 700 pergi setiap harinya (seperti yang diklaim), kami tak akan punya pengungsi yang tersisa (di Yunani)." (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.886.201 Since: 05.03.13 | 0.1312 sec