Keluarga

UMK Buka Prodi Teknik Industri

Saturday, 27 Agustus 2016 | View : 435

KUDUS-SBN.

Pada tahun akademik 2016/2017 ini, Universitas Muria Kudus (UMK) membuka dua Program Studi (Prodi) baru. Yakni Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang telah menerima pendaftaran mahasiwa baru.

Sedang satu lagi, baru pada pekan kedua Agustus ini Surat Keputusan (SK) dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Mensristekdikti), turun, yaitu Prodi Teknik Industri di bawah naungan Fakultas Teknik.

Dekan Fakultas Teknik UMK, Mohammad Dahlan, S.T., M.T., mengatakan, pihaknya resmi mengantongi izin pembukaan Prodi Teknik Industri berdasarkan SK Menteri Mensristekdikti Nomor 240/KPT/I/2016.

"Keputusan Menristekdikti terkait Prodi Teknik Industri pada FT UMK ini, ini ditetapkan 16 Agustus 2016. Kami menerima salinannya pada 18 Agustus lalu," ujarnya di Universitas Muria Kudus (UMK), Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (27/8/2016).

Dia mengemukakan, SK Menristekdikti ini ditetapkan berdasarkan permohonan Rektor UMK melalui surat dengan Nomor 064/R.UMK/Sek/G.25.12/III/2015 tertanggal 20 Maret 2015 perihal Usul Penambahan Prodi dan rekomendasi Koordinator Kopertis Wilayah VI dalam surat Nomor 476/K6/KL/2015 tertanggal 19 Maret 2015.

Terkait turunnya SK tersebut, pimpinan dan staf di Fakultas Teknik pun bergerak cepat melakukan sosialisasi dan promosi untuk pendaftaran mahasiswa baru.

"Kami telah berkoordinasi dengan pimpinan universitas dan bagian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Untuk pendaftaran mahasiswa baru Prodi Teknik Industri angkatan pertama, dibuka hingga 27 September mendatang," tuturnya.

Mohammad Dahlan, S.T., M.T. optimistis, Prodi baru di fakultas yang dipimpinnya diminati oleh para calon mahasiswa, terlebih di Kabupaten Kudus dan sekitarnya, banyak berdiri industri-industri baik skala mikro, menengah maupun industri besar.

"Sosialisasi dan promosi kami gencarkan. Kami juga melakukan sosialisasi langsung ke perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kudus, antara lain PT. Djarum, PT. Nojorono Tobacco International (PT. NTI), Pabrik Rokok (PR.) Sukun, PT. Pura Barutama, dan PT. Hartono Istana Teknologi (HIT) atau yang lebih dikenal dengan Polytron. Respons-nya bagus," pungkas Mohammad Dahlan, S.T., M.T.

See Also

Penularan HIV/AIDS Melalui Hubungan Seksual Di Iran Meroket
Tekan Angka Kematian Bayi Akibat Hipotermia, Mahasiswa UMK Rancang Pup Baby
Perlu Ada Pelatihan Membuat Manisan Belimbing Dan Jambu
Perempuan Rentan Alami Kekerasan Seksual Di Media Sosial
Mahasiswa UMK Amati Produksi Kretek
Friend Peace Team Asia West Pacific-USA Berbagai Pengalaman Dengan Mahasiswa UMK
Manfaat Besar Bawang Putih Bagi Kesehatan
Konsumsi 7 Makanan Hadapi Kanker
Lagu Iwan Fals Menggema Di Arena Musywil Muhammadiyah Dan Aisyiyah Ke-47
Segera Ada Sosis Anti-kanker Usus
Kudapan Indonesia Laris Di Farmers Market Praha
Deteksi Dini Mencegah Diabetes Melitus
Tiga Kuliner Jadi Andalan Indonesia Di MEA
Turunkan Kolesterol Dengan Cuka Apel
Diam-diam 7 Penyakit Ini Tanpa Disadari Mengakibatkan Kematian
Makanan Sehat Bunuh Sel Kanker
Hoax, Facebook Kenakan Tarif Bagi Penggunanya
KPI Sebut Lima Acara TV Yang Berbahaya Bagi Anak-anak
Wanita Yang Pernah Berhubungan Badan Wajib Lakukan Pap Smear
Lima Penyebab Utama Kanker
Kenaikan Harga Rokok Di Australia Mahal Di Dunia
Perempuan Memburu 12 Hal Terhadap Diri Lelaki
Finalis American Idol Michael Johns Meninggal Di Usia Ke-35
Lima Kebiasaan Penyebab Kanker
Tiga Gaya Hidup Cegah Kanker
jQuery Slider
Arsip :2016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.161.886 Since: 05.03.13 | 0.3517 sec