Redaksi

Ketemu Anak Presiden Di Markobar Surabaya

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Sunday, 21 Agustus 2016 | View : 347

SURABAYA-SBN.

Sabtu (20/8/2016) kemarin malam saya diajak oleh teman facebook Sabdo Alam dari Tulungagung untuk menghadiri pembukaan cafe Markobar milik Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi".

Cafe usaha milik putra pertama Presiden yang lahir pada tahun 1988 tersebut, Gibran Rakabuming Raka bernama Makobar. Di Surabaya ada di Pucang Anom Timur IV Nomor 4, Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Cafenya didesign friendly untuk anak muda. Produk-produknya juga ditujukan untuk anak muda.

Usaha Gibran Rakabuming Raka berupa martabak. Kalau di Surabaya disebut sebagai terang bulan. Ada 3 produk yakni 4 rasa, 8 rasa dan 16 rasa. Yang 16 rasa belum ada di Surabaya. Harga 8 rasa sekitar Rp 70.000,- dan yang 16 rasa katanya seharga Rp 100.000,-. Saya yakin produk ini akan digemari. Unik.

Bahkan saya menduga akan laku dijual di luar negeri. Indonesia punya produk waralaba yang bisa dijual di luar negeri. Bangga juga meskipun saya tidak suka kue yang begitu manis dengan kadar kolesterol yang tinggi. He he he. Minuman bukan usaha Gibran Rakabuming Raka. Katanya minuman akan kerja sama dengan pengusaha lokal.

Interiornya khas anak muda. Ada tempat untuk musik. Saya tidak makan kue tersebut karena memang berpantang makanan seperti itu. Sampai hari ini saya belum pernah makan donat yang begitu terkenal (lupa namanya). Hanya pesan kopi Toraja. Rasanya cocok untuk anak muda namun tidak untuk lidah saya. Namun saya suka suasana informal dari cafe ini.

Martabak Kota Barat (Markobar) pertama diproduksi di Solo di Jalan Dr. Moewardi Kota Barat Solo atau Jl. Solo Barat depan Masjid Kota Barat. Karena itu dinamakan markobar (Martabak Kota barat) tahun 1996. Ini bukan usaha rintisan Gibran Rakabuming Raka. Dia gabung tahun 2014. Markobar sekarang ada di berbagai kota di Indonesia.

Yang sungguh menarik hati saya adalah penampilan Gibran Rakabuming Raka. Rileks dan tidak ada kesombongan anak pejabat. Dulu saya pernah mengelola event pacar anak Presiden. Sungguh stress mengurus pacar anak Presiden. Permintaannya minta ampun dan tidak masuk akal. Ketika itu saya bergurau: "Kalau saya harus kerja seperti ini setiap hari, maka saya bisa bunuh diri". Saya juga sering melihat keangkuhan dan gaya memanfaatkan kekuasaan orangtuanya dari anak-anak pejabat tinggi. Karena itu tidak aneh kalau dari mereka banyak yang jadi korban narkoba dan gaya hidup yang sungguh tidak membawa derajat orangtua.

Katanya Gibran Rakabuming Raka menolak dikawal keamanan negara. Sabtu (20/8/2016) kemarin saya hanya melihat 2 polisi dengan pakaian dinas ada di cafe tersebut. Dia datang seperti pemilik cafe biasa. Ketika saya jabat tangannya lalu dia bertanya: "Sudah pesan?". Dia menunjukkan keramahan tuan rumah gaya Solo. Semoga gaya anak pejabat seperti ini juga diikuti yang lain. Dengan demikian kita siap masuk ke dalam sistem negara modern yang memisahkan kekuasaan yang ada dalam keluarga. Bisa membedakan jabatan publik dan privat. Semoga. (esh)

See Also

Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Saya Mengurus Kewarganegaraan Indonesia Sendiri Dan Tidak Mudah
Lian Gouw Untuk Penyebaran Novel Sejarah Indonesia
Seminar Membangun Ke-Indonesia-an
Rencana Bekerja Untuk Otonomi Perempuan
Mengenang Mas Slamet Riyadi Sabrawi
Batik Cermin Budaya Bangsa Indonesia
Keberlangsungan Batik Dalam Pergulatan
Handoko Wibowo Penerima Yap Thiam Hien Award 2015
Cengkeh Dan Petani Berdaya
Senyum Solidaritas Wong Cilik Yang Aku Suka
Ketika Myra Diarsi Di Tlogo Wening
SBO TV Tentang Masa Orientasi Sekolah
Membimbing Karier Anak
Menulis Karya Besar Yang Berdampak Untuk Yang Lain
Festival Kartini Bersama Wakil Gubernur Dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat
Surat Cinta Untuk Kartini
Wisata Suku Bajo Terbesar Di Dunia
Wisata Darat Di Tomia Wakatobi
Jiwa Entrepreneur Di Belakang Perkembangan Wakatobi
Taman Laut Wakatobi Terbaik Di Dunia
Makanan, Suku, Pantai, Dan Kain Tradisional Kendari
Kolaborasi Masyarakat Sipil Dengan Kota Surabaya Untuk Anak
Pernikahan Anak Sartiah Yusran Di Kendari Dan Menulis Tentang Suami Yang Luar Biasa
jQuery Slider

Comments

Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.114.028 Since: 05.03.13 | 0.2171 sec