Redaksi

Keberlangsungan Batik Dalam Pergulatan

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Thursday, 11 Agustus 2016 | View : 315

SBN.

Ketika memikirkan keberlangsungan batik, lalu saya teringat omongan Duncan Graham dulu (kawan yang jadi wartawan senior dari Australia). Dia mengatakan bahwa Indonesia beruntung karena memiliki banyak budaya sebagai pembentuk identitas bangsa. Apa dan bagaimana budaya Australia selain Aborigin?

Karena itu kita memiliki kewajiban mendukung keberlangsungannya. Kalau mau tetap menjadi bagian dari identitas bangsa maka harus ada industri massal yang diterima masyarakat. Ada sisi bisnis yang akan mendukung keberlangsungannya.

Sisi bisnis batik yang fokus pada keindahan yang berhasil melakukannya adalah Obin (Josephine Komara). Keberhasilannya karena dia membidik pasar menengah ke atas dan konsumen luar negeri. Saya kira banyak orang hendak meniru sukses Obin namun tidak semudah itu untuk bisa berhasil. Faktor pendukung suksesnya begitu kompleks. Obin hadir pada timing yang tepat.

Perancang Iwan Tirta juga berhasil membawa batik ciptaannya, industri dan garmennya ke dunia. Pasarnya juga menengah ke atas dan luar negeri. Bahkan Irwan Tirta berhasil mendokumentasikan karyanya dalam buku yang indah.

Menurut saya keberlangsungan batik sebagai karya seni maupun identitas lokal masih menyisakan ruang yang luas. Bagaimana batik bertransformasi sesuai dengan jamannya saya kira harus didukung melalui studi dari para pecintanya. Karena terkait dengan budaya dan identitas bangsa maka Pemerintah memiliki kewajiban untuk mendukung keberlangsungannya.

Saya kira Pemerintah telah melakukannya melalui UKM, industri kreatif, koperasi dan lain-lain. Karena itu batik menjadi begitu marak di Indonesia. Batik masih terkait dengan usaha perempuan. Pendukung pemerintah adalah BUMN dan PKK. Saya kira sisi bisnisnya masih bergulat mencari bentuk yang paling pas. Mengapa tidak dibantu teknologi dan pemikiran yang benar-benar memiliki nilai bisnis tinggi dengan tetap mempertahankan aspek budayanya? (esh)

See Also

Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Saya Mengurus Kewarganegaraan Indonesia Sendiri Dan Tidak Mudah
Lian Gouw Untuk Penyebaran Novel Sejarah Indonesia
Seminar Membangun Ke-Indonesia-an
Rencana Bekerja Untuk Otonomi Perempuan
Ketemu Anak Presiden Di Markobar Surabaya
Mengenang Mas Slamet Riyadi Sabrawi
Batik Cermin Budaya Bangsa Indonesia
Handoko Wibowo Penerima Yap Thiam Hien Award 2015
Cengkeh Dan Petani Berdaya
Senyum Solidaritas Wong Cilik Yang Aku Suka
Ketika Myra Diarsi Di Tlogo Wening
SBO TV Tentang Masa Orientasi Sekolah
Membimbing Karier Anak
Menulis Karya Besar Yang Berdampak Untuk Yang Lain
Festival Kartini Bersama Wakil Gubernur Dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat
Surat Cinta Untuk Kartini
Wisata Suku Bajo Terbesar Di Dunia
Wisata Darat Di Tomia Wakatobi
Jiwa Entrepreneur Di Belakang Perkembangan Wakatobi
Taman Laut Wakatobi Terbaik Di Dunia
Makanan, Suku, Pantai, Dan Kain Tradisional Kendari
Kolaborasi Masyarakat Sipil Dengan Kota Surabaya Untuk Anak
Pernikahan Anak Sartiah Yusran Di Kendari Dan Menulis Tentang Suami Yang Luar Biasa
jQuery Slider

Comments

Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.113.833 Since: 05.03.13 | 0.1735 sec