Redaksi

Handoko Wibowo Penerima Yap Thiam Hien Award 2015

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Monday, 08 Agustus 2016 | View : 286

SBN.

Hari Sabtu (6/8/2016) kemarin terjadi reuni antara aku, Handoko Wibowo dan sahabat masa kecil, Sri Utami. Sabtu (6/8/2016) kemarin saya bertemu dia setelah 33 tahun tidak bertemu bersama Sri Utami teman baik sejak kecil. Dua teman baik bertemu kembali dengan menggali cerita masa lalu yang lucu, konyol dan mengejutkan karena saya lupa tetapi Handoko Wibowo ingat. Dia dan Eko teman yang lain, pernah takut kena semprot saya, seniornya. He he he.

Saya berteman baik dengan Handoko Wibowo. Dia adik kelas. Bersama dia mudah merasa nyaman karena manis tutur katanya dan penuh perhatian. Perasaan saya terhadap dia adalah perasaan seorang kakak yang merasa nyaman dengan adiknya. Ketika dia jadi aktivis petani dengan statemen yang keras, saya terheran-heran. Handoko Wibowo bisa jadi seperti ini toh. He he he.

Betapa bangganya saya ketika tahu Handoko Wibowo penerima Yap Thiam Hien Award. Dugaan saya tentu terkait dengan perjuangan dia untuk hak petani. Karena itu foto bersama dengan dia dengan ilustrasi Yap Thiam Hien tidak boleh dilewatkan.

Menurut saya dia telah berhasil mencetak karya fenomenal. Seorang etnis China beragama Kristen mampu membangun basis petani di daerah sana. Karyanya ini pernah membuat Presiden RI ke-5 dengan masa jabatan 23 Juli 2001-20 Oktober 2004, Dr. (H.C.) Hj. Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri atau umumnya lebih dikenal sebagai Megawati Soekarnoputri atau biasa disapa dengan panggilan “Mbak Mega”mengundangnya untuk diskusi. Setelah itu dia masuk DPP PDIP bagian pelatihan kader. Kemudian dia keluar. Sekalipun demikian urusannya dengan politik tidak berhenti. Sehari sebelum saya datang, Bupati Batang periode 2012-2017 yang menjabat sejak 13 Februari 2012, Mayor Arh. (Purn.) H. Yoyok Riyo Sudibyo mengadakan pertemuan di Omah Tani.

Lalu, Sabtu (6/8/2016) kemarin ketika ke rumahnya di Omah Tani, Jl. Raya Bandar Sel., Dukuh Cepoko, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Rumah ini dimiliki oleh Handoko Wibowo yang disebut sebagai Guru Demokrasi Petani Batang dan Tokoh Pergerakan Petani Buruh Batang. Omah Tani di Bandar, Batang milik Handoko Wibowo, teman beroganisasi ketika mahasiswa di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Sehari ada 5 pasangan yang pre-wedding di sana. Hawa enak, pemandangan apik dan rumah ditata apik melalui barang-barang tak berharga. Betapa telatennya Handoko Wibowo.

Selamat dan semoga penghargaan tersebut menjadi frame dan energi untuk tetap berjuang demi martabat dan Hak Asasi Manusia (HAM). (esh)

See Also

Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Saya Mengurus Kewarganegaraan Indonesia Sendiri Dan Tidak Mudah
Lian Gouw Untuk Penyebaran Novel Sejarah Indonesia
Seminar Membangun Ke-Indonesia-an
Rencana Bekerja Untuk Otonomi Perempuan
Ketemu Anak Presiden Di Markobar Surabaya
Mengenang Mas Slamet Riyadi Sabrawi
Batik Cermin Budaya Bangsa Indonesia
Keberlangsungan Batik Dalam Pergulatan
Cengkeh Dan Petani Berdaya
Senyum Solidaritas Wong Cilik Yang Aku Suka
Ketika Myra Diarsi Di Tlogo Wening
SBO TV Tentang Masa Orientasi Sekolah
Membimbing Karier Anak
Menulis Karya Besar Yang Berdampak Untuk Yang Lain
Festival Kartini Bersama Wakil Gubernur Dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat
Surat Cinta Untuk Kartini
Wisata Suku Bajo Terbesar Di Dunia
Wisata Darat Di Tomia Wakatobi
Jiwa Entrepreneur Di Belakang Perkembangan Wakatobi
Taman Laut Wakatobi Terbaik Di Dunia
Makanan, Suku, Pantai, Dan Kain Tradisional Kendari
Kolaborasi Masyarakat Sipil Dengan Kota Surabaya Untuk Anak
Pernikahan Anak Sartiah Yusran Di Kendari Dan Menulis Tentang Suami Yang Luar Biasa
jQuery Slider

Comments

Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.113.835 Since: 05.03.13 | 0.4131 sec