Ekonomi

Saham Hang Seng Berakhir Lebih Rendah

Tuesday, 09 Agustus 2016 | View : 221

SHANGHAI-SBN.

Saham-saham Hong Kong berakhir sedikit berubah pada Selasa (9/8/2016), mengambil jeda setelah mencapai tingkat tertinggi delapan bulan di sesi sebelumnya, karena penurunan saham-saham TI dan utilitas mengimbangi keuntungan di energi dan properti.

Indeks Hang Seng (HSI) turun 0,1 persen menjadi ditutup pada 22.465,61 poin, sedangkan indeks CEI (China Enterprises Index) naik tipis 0,3 persen menjadi berakhir di 9.301,17 poin.

Pasar tidak terpengaruh oleh data yang menunjukkan bahwa inflasi harga konsumen Tiongkok turun ke terendah enam bulan, sekalipun penurunan panjang di harga produsen terus moderat, mengurangi tekanan pada beberapa neraca perusahaan, khususnya di industri berat.

Saham sektor TI turun 0,4 persen dan utilitas turun 0,2 persen, mengimbangi keuntungan di sektor energi dan properti yang masing-masing naik 0,6 persen dan 0,5 persen.

Pengembang China Evergrande Group naik 0,9 persen, memperpanjang keuntungan untuk hari keempat berturut-turut. Saham mencapai tertinggi tiga bulan setelah perusahaan mengatakan telah membeli saham di Vanke saingannya dan meningkatkan kepemilikannya di perusahaan perdagangan barang Langfang Development Co Ltd menjadi 15 persen, demikian Reuters.

Saham-saham Hong Kong melonjak ke posisi tertinggi dalam delapan bulan pada Senin (8/8/2016), mengikuti keuntungan di pasar Asia, karena data ketenagakerjaan AS yang kuat pada Jumat (5/8/2016) mengangkat selera risiko investor global.

Reuters melaporkan, kedua indeks, Hang Seng (HSI) dan China Enterprises Index masing-masing berakhir naik 1,6 persen menjadi 22.494,76 dan 9.276,56 poin, Hang Seng ditutup pada level tertinggi sejak 25 November, 2015.

Data penggajian non-pertanian AS untuk Juli naik 255.000 dan peningkatan Juni direvisi naik menjadi 292.000, kata Departemen Tenaga Kerja mengatakan.

Para ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan angka penggajian Juli akan meningkat 180.000.

Data ketenagakerjaan AS yang kuat mengimbangi dampak dari lemahnya data perdagangan Juli dari China yang dilaporkan pada Senin (8/8/2016).

Semua sektor utama naik pada Senin (8/8/2016), dengan saham-saham IT dan properti mencatatkan peningkatan paling kuat.

Saham pengembang properti China Evergrande Group melonjak lebih dari empat persen ke tingkat tertinggi tiga bulan, setelah perusahaan mengatakan telah membeli saham saingannya Vanke dan juga meningkatkan kepemilikannya di perusahaan perdagangan barang Langfang Development Co Ltd menjadi 15 persen.

Dikabarkan sebelumnya, saham-saham di bursa Hong Kong ditutup naik lebih dari satu persen pada Selasa (7/6/2016), setelah Ketua Bank Sentral AS atau Federal Reserve Janet Yellen memberikan sebagian besar penilaian positif tentang prospek ekonomi AS.

Namun demikian, Janet Yellen memberi sedikit petunjuk tentang kapan akan meningkatkan suku bunga acuannya.

Untuk beberapa investor, tidak adanya kerangka waktu dalam pernyataan Janet Yellen pada Senin (6/6/2016), menunjukkan bahwa Fed sekarang mungkin tidak terburu-buru untuk menaikkan suku bunga setelah laporan ketenagakerjaan mengecewakan pekan lalu.

Itu sangat kontras dengan komentar banyak pejabat Fed pada Mei, yang menempatkan prospek kenaikan suku bunga dengan kuat pada bulan ini atau berikutnya.

Indeks Hang Seng naik 1,4 persen menjadi 21.328,24 poin, sedangkan indeks CEI (China Enterprises Index) bertambah 1,6 persen menjadi 9.004,30 poin.

Saham HSBC yang tercatat di bursa Hong Kong yang naik 1,7 persen di tengah berita bahwa bank akan merestrukturisasi divisi perbankan globalnya untuk memotong biaya dan membuat bisnisnya lebih "lincah", demikian Reuters melaporkan. (reuters)

See Also

Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
Babinsa Koramil 08/Kedungtuban Monitoring Pendistribusian Pupuk Subsidi
Babinsa Koramil 09/Randublatung Bersama Petani Panen Padi
Danramil 07/Gajah Terus Berupaya Supaya Bulog Membeli Gabah Petani
Babinsa Desa Babat Belajar Mesin Perontok Padi
Koperasi Primer Kodim 0716/Demak Gelar RAT Ke-48
Menteri Pertanian RI Panen Raya Padi Di Blora
Wall Sreet Menguat Jelang Pelantikan Donald Trump
Bukittinggi Targetkan 600 Ribu Wisatawan Pada 2017
Donald Trump Ancam Toyota Motor Corporation
Saham Wall Street Melemah
Vice President Lotte Gantung Diri Di Pohon
Dandim 0716/Demak Hadiri Demak Expo 2016
Kodim 0716/Demak Siap Dukung Sergap Demi Kedaulatan Pangan
Dandim 0716/Demak Tinjau Lokasi Panen Yang Akan Dihadiri Mentan RI
21 Trayek Baru Transjakarta Jabodetabek
Menteri Perhubungan Minta Jaminan China Terkait Standar Teknologi KA Cepat
Tangerang Reklamasi Pantai Mutiara Seluas 9.000 Ha
BEM UMK Gelar Diskusi Membangun Kedaulatan Petani
Gubernur DKI Jakarta Ingin Ancol Berkelas Internasional
jQuery Slider

Comments

Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 5.847.139 Since: 05.03.13 | 0.2167 sec