Olah Raga

Mahasiswi Universitas Bhayangkara Sri Wahyuni Rebut Medali Perak Olimpiade

Sunday, 07 Agustus 2016 | View : 390

RIO DE JANEIRO-SBN.

Atlet angkat besi putri Sri Wahyuni Agustiani (21 tahun) sukses mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Putri dari pasangan Candiana dan Rosita ini meraih perak pada kelas 48 kg dalam lomba Sabtu (6/8/2016) atau Minggu (7/8/2016) WIB.

Lifter dengan tinggi badan 147 cm dan berat 47 kg tersebut, Sri Wahyuni Agustiani yang turun di kelas 48 kilogram berhasil mendapatkan medali perak berkat total angkatan 192 kilogram (Snatch 85 kg dan 107 kg Clean & Jerk).

Medali emas di nomor ini direbut atlet Thailand berusia 21 tahun, Sopia Tanasan, yang mencatat total angkatan 200 kg  (Snatch 92 kilogram, Clean & Jerk 108 kilogram). Sedangkan, medali perunggu disabet atlet Jepang, Hiromi Miyaki, dengan total angkatan 188  kg.

Sri Wahyuni Agustiani tampil mengesankan di kelas 48 kg. Pada percobaan pertama (Snatch) wanita bertubuh kekar itu sukses mengangkat beban 82 kg. Sementara percobaan kedua (Clean and Jerk), ia berhasil mengangkat beban 107 kg.

Namun, pada percobaan ketiga, Sri Wahyuni Agustiani gagal mengangkat beban seberat 115 kg.

Sri Wahyuni Agustiani adalah salah satu lifter muda andalan Indonesia. Usianya baru 21 tahun. Ia lahir di Bandung pada 13 Agustus 1994 dan merupakan putri pertama pasangan Candiana dan Rosita.

Sebelum Olimpiade Sri Wahyuni Agustiani sudah dijagokan untuk bisa membuat kejutan di Brasil. Maklum prestasinya memang kinclong. Pada bulan Juni 2014, ia meraih dua emas dan satu perak dari Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi yang digelar di Kazan, Rusia.

Bulan September 2014, Sri Wahyuni Agustiani meraih medali perak Asian Games dengan total angkatan 187 kg. Dua bulan kemudian, Sri Wahyuni Agustiani sukses menempati peringkat ketiga angkatan Clean & Jerk dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Kazakhstan.

Sebelum itu, pada 2013, ia juga meraih medali emas SEA Games Myanmar dan medali emas di Islamic Solidarity Games III Indonesia.

Saat meraih perak Asian Games 2014, ia mengungkapkan bahwa pertama kali mengenal angkat besi ketika berusia 13 tahun dari Siti Aisyah, teman ayahnya yang juga atlet handal angkat besi. Mahasiswi jurusan hukum Universitas Bhayangkara, Bekasi, itu mengaku tertarik dengan olahraga angkat besi karena menguatkan. "Biar seperti cowok, saya juga harus kuat," tandasnya.

Sri Wahyuni Agustiani  ingin bisa terus bertanding, tapi dia sadar bahwa kekuatan manusia ada batasnya. Dia berencana berhenti mengangkat barbel pada usia 27 tahun.

Kala itu ia mengatakan ingin mewujudkan mimpi untuk menjadi atlet angkat besi terbaik di ajang Olimpiade. "PON sudah, SEA Games sudah, Kejuaraan Dunia sudah, satu lagi yang saya impikan yaitu medali emas di Olimpiade yang selama ini belum pernah saya ikuti," tegasnya. Kini, ambisinya itu sudah tercapai.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa “Jokowi” memberikan apresiasi kepada atlet angkat besi Sri Wahyuni Agustiani yang berhasil menyabet medali perak di ajang Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Kepala Negara, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat kepada Sri Wahyuni Agustiani yang berhasil meraih medali perak di Olimpiade Rio 2016. Presiden Joko Widodo menyatakan rakyat Indonesia bangga dengan prestasi tersebut. Menurutnya, capaian atlet angkat besi ini membuat rakyat Indonesia bangga.

Pernyataan itu disampaikan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, Joko Widodo (Jokowi) dalam akun twitter pribadinya atau tak berselang lama usai Sri Wahyuni Agustiani meraih medali perak. "Lifter putri Sri Wahyuni memperoleh medali perak pada Olimpiade Rio 2016. Rakyat Indonesia bangga -Jkw," tulisnya di akun @jokowi, Minggu (7/8/2016).

"Lifter putri Sri Wahyuni memperoleh medali perak pada Olimpiade 2016. Rakyat Indonesia bangga," tulis mantan Wali Kota Solo ini, Joko Widodo (Jokowi) di akun Twitter-nya, seperti dikutip dari keterangan media dari Kepala Biro Pers Istana Bey Machmudin, Minggu (7/8/2016).

Menurut Bey Machmudin, Presiden Jokowi memantau kiprah kontingen Indonesia yang saat ini bertanding di Olimpiade. Kali ini, Indonesia mengirim 28 atletnya yang mewakili tujuh cabang olahraga, yaitu panahan, dayung, angkat besi, bulu tangkis, renang, sepeda, dan atletik.

"Kini, kita semua berharap agar kontingen Indonesia lainnya dapat menunjukkan semangat juang Indonesia dan berprestasi dalam gelaran yang diselenggarakan hingga 21 Agustus mendatang," tutur Bey Machmudin.

Tak ketinggalan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ke-12 pada Kabinet Kerja Jokowi-JK yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Imam Nahrawi pun angkat bicara mengenai keberhasilan tersebut. Politikus yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kelahiran Bangkalan, Madura pada 8 Juli 1973 tersebut, H. Imam Nahrawi, S.Ag. berharap, dengan raihan medali pertama bagi Indonesia itu, kontingen Indonesia akan semakin terpacu untuk berprestasi dalam Olimpiade kali ini.

"INA raih medali pertama lewat Sri Wahyuni (angkat besi). Awal yang baik sekali. Membuat optimisme kontingen kita terpacu," cuit mantan anggota Komisi VII DPR RI 2 periode 2004-2009 dan 2009-2014 Daerah Pilihan (Dapil) Jawa Timur (Jatim) yang bertanggungjawab dalam bidang agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan, H. Imam Nahrawi, S.Ag. dalam akun Twitter-nya.

Bagi Indonesia ini merupakan medali perak ke-28 di Olimpiade. Dengan demikian, tugas Sri Wahyuni Agustiani di Olimpiade Rio 2016 telah usai dan cukup membanggakan. Keberhasilan Sri Wahyuni Agustiani pada debutnya di ajang Olimpiade menunjukkan bahwa cabang angkat besi yang memiliki tradisi menyumbang medali di pesta olahraga sedunia ini, masih tetap bisa diandalkan. Prestasi yang membanggakan ini tetap terjaga hingga ia mampu meningkatkan prestasinya dengan meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

See Also

SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
Jaga Kebugaran Tubuh, Persit Kodim 0721/Blora Gelar Senam Aerobic
Owi/Butet Selamatkan Muka Indonesia Dengan Raih Emas Olimpiade Rio 2016
Eko Yuli Irawan Raih Perak Kedua Bagi Indonesia
Posisi Rio Haryanto Di Manor Racing Digantikan Esteban Ocon
Michael Phelps Sabet Emas Ke-21
Victoria Fyodorovna Azarenka Umumkan Dirinya Sedang Hamil
Setelah Lebaran Kodim 0716/Demak Gelar Latihan Yongmoodo
Portugal Lolos Ke Final Setelah Tundukkan Wales 2-0
Prancis Ke Semi Final Setelah Kalahkan Islandia 5-2
Jerman Menang Adu Penalti Atas Italia 6-5
Piala Eropa 2016, Wales-Belgia 3-1
Zinedine Zidane Tak Yakin Bertahan Di Real Madrid
Nico Rosberg Juara GP F1 Rusia
Valentino Rossi Juara MotoGP Spanyol
Mahasiswa UMK Raih Perunggu Di Kejuaraan Internasional PSHT
Nico Rosberg Menang GP F1 Shanghai Samai Rekor Michael Schumacher
jQuery Slider

Comments

Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.068.053 Since: 05.03.13 | 0.181 sec