Internasional

Puluhan WNI Terjebak Di Bandara Turki

Saturday, 16 Juli 2016 | View : 433

ANKARA-SBN.

Puluhan WNI terjebak di Bandara Attaturk Istanbul, Turki, akibat akses keluar-masuk ke sana ditutup pascakudeta militer terhadap pemerintahan Presiden Recep Thayyeb Erdogan, Sabtu (16/7/2016).

Kementerian Luar Negeri mengimbau warga negara Indonesia yang sedang berada di Turki untuk tetap tenang dan untuk sementara waktu tidak keluar rumah.

“Pemerintah Indonesia meminta warga negara Indonesia yang berdomisili di Turki untuk tetap tenang, untuk sementara waktu tinggal dirumah, terus mencermati perkembangan dan situasi keamanan  dan melakukan komunikasi dengan KBRI Ankara dan KJRI Istanbul," demikian siaran pers dari Kemenlu yang diterima awak media, Sabtu (16/7/2016).

Saat ini, WNI di Turki berjumlah sekitar 2.700 orang, di antaranya 800 orang di Instanbul dan 400 di Ankara.

Pemerintah juga meminta WNI yang akan bepergian ke Turki, khususnya Ankara dan Istanbul dalam waktu dekat untuk terlebih dahulu memantau keadaan keamanan sebelum keberangkatan.

Pemerintah menyatakan mencermati perkembangan di Turki saat ini dan berharap situasi di sana segera pulih.

Indonesia menekankan pentingnya penghormatan terhadap konstitusi dan prinsip demkorasi.

Menteri Luar Negeri Indonesia ke-17 dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Retno Lestari Priansari Marsudi melakukan komunikasi langsung dengan perwakilan dari sekitar 60 warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini terjebak di Bandara Attaturk Istanbul, Turki. Dalam pembicaraan tersebut Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi menenangkan para WNI serta mengimbau mereka agar tetap tenang dan tidak panik. Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi menenangkan puluhan WNI yang terjebak di Bandara Attaturk Istanbul, Turki, pascakudeta militer terhadap Presiden Raceep Thayyeb Erdogan, Sabtu (16/7/2016).

"Pemerintah Indonesia telah berhasil berkomunikasi dengan mereka, dan bahkan Menlu RI telah berbicara langsung melalui telepon dengan perwakilan WNI yang berada di sana," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu Lalu Muhammad Iqbal di Jakarta, Sabtu (16/7/2016).

Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi juga meminta para WNI agar tidak keluar dari bandara, memberikan perkembangan situasi keamanan terakhir, serta memastikan bahwa Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Istanbul sudah mengetahui keberadaan mereka dan akan memberikan bantuan begitu akses ke bandara dibuka. "Sejauh ini dipastikan semua WNI yang terjebak di Bandara Attaturk Istanbul dalam keadaan selamat," sebut pernyataan yang dirilis oleh Direktorat Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri, Sabtu (16/7/2016).

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu Lalu Muhammad Iqbal mengatakan melalui pesan pendek yang diterima di Jakarta, Sabtu 916/7/2016), bahwa Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi berbicara langsung melalui telepon dengan perwakilan dari sekitar 60 WNI yang terjebak di Bandara Attaturk. "Menlu meminta agar para WNI tidak panik, tetap tenang dan tidak keluar bandara," kata dia.

Menurut Muhammad Iqbal, selain menenangkan para WNI, Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi juga memberikan perkembangan terakhir situasi keamanan di Turki dan memastikan Konsulat Jenderal RI di Istanbul akan segera memberikan bantuan begitu akses bandara dibuka.

Muhammad Iqbal menambahkan Menlu Retno Lestari Priansari Marsudi juga meyakinkan WNI bahwa Konsulat Jenderal RI di Istanbul telah mengetahui keberadaan mereka dan akan segera memberikan bantuan yang diperlukan begitu akses bandara dibuka.

Sementara itu, Duta Besar RI di Ankara, Wardana, mengatakan situasi di Turki sudah berangsur pulih.

Salah seorang WNI yang terjebak di Bandara Attaturk, Qomaruzzaman Badri Umar, menambahkan petugas bandara sudah kembali ke posisinya masing-masing dan bandara mulai berfungsi kembali.

Berdasarkan laporan terakhir, staf KJRI Istanbul sudah mendapatkan akses ke bandara dan saat ini sedang menemui para WNI.

Para WNI yang berada di bandara dibagi ke dalam empat rombongan agen perjalanan yaitu dari rombongan Daya Wisata Tour, rombongan Travelindo, rombongan Bayu Buana, dan rombongan lainnya.

Kemlu menyampaikan nama-nama WNI yang terjebak di bandara sebagai informasi bagi keluarga yang berada di Tanah Air. Bagi keluarga yang ingin mengetahui perkembangan sanak saudaranya di Turki bisa mengubungi ke hotline Perlindungan WNI Kemlu pada nomor 081290070026/27.

Berikut daftar nama-nama WNI beserta rombongannya yang berhasil dihimpun PWNI melalui koordinasi sukarela dari perwakilan WNI yang berada di Bandara Attaturk, Qamaruzzaman Badri Umar.

Rombongan Daya Wisata Tour:

1. Bambang Purwinto Soeparto.

2. Roeswandi, Roekiman Roestamadji.

3. Rina Yuniarti Kurnia.

4. Raka Reyhananda Andi.

5. Kintan Putri Resvaldy.

6. Debby Rismawati, Telaumbanua.

7. Tadjuddin Ius Agung.

8. Nazla Meuthia Tadjuddin.

9. Danish Danial Tadjuddin.

10. Davin Gifara Tadjuddin.

11. Maezar Maolana, Udjang Dady.

12. Imas Yayah Suryani.

13. Aiko Maolana.

14. Aoki Maolana.

15. Sri Widyati Sutjipto.

16. Kartika Laksmi Sutjipto.

17. Adristi Sitineysa Prasetyo.

18. Muhammad Vito Prasetyo.

19. Chairul Saleh, Waro.

20. Riezca Ausvia, Ausri.

21. Isnania Nurlintang Aqmarina.

22. Amalia Nuril Aqmarina.

23. Qomaruzzaman, Badri Umar.

24. Oktarina Kariani Hamid.

Rombongan Travelindo:

1. Nesya Yunitasari.

2. Rujito Siswoyo Putro.

3. Julianti Sukadi Sukatno.

4. Nabilah Fadwa Siswoyo Putri.

5. Cahaya Marwah Siswoyo Putri.

6. Muhamad Aziz Fahrit.

7. Nur Muhammad Ihsan Mufidz.

8. Muhammad Wahid Abdulloh.

Rombongan Bayu Buana:

1. Findi Yapin Lie.

2. Luluq Carbellani Erwan.

3. Camila Bani Alawia.

4. Rachmat Santosa.

5. Deni Karnia.

6. Vennyra Alpan Kowtianata.

7. Sidharta Utama.

8. Cyntia Afriani.

9. Jasmine Nadhira.

10. Farrel Azhar Sarfaraz.

11. Inita Lianawati.

12. Azwar Darassim.

13. Widyawati Jahja.

14. Ni Penelope Aiku.

15. Freshta Rio.

16. Rio Chandra.

Selain itu, terdapat pula WNI lainnya yang tidak tergabung dalam tur wisata:

1. Rabin Upakerti Rana.

2. Agus Ellan Budiono.

3. Andreas Kurniawan.

4. Munarto.

5. Ate Nurmasyah Tohirin.

6. Rudi Sugiarto.

7. Yanuar Anwas.

8. Agustiar.

9. Supama.

10. Widya Kusuma.

11. Rahayu Ferlina.

12. Anatolia Marrakesh.

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.997.209 Since: 05.03.13 | 0.1521 sec