Politik

Komite Konvensi Capres Partai Demokrat Bekerja Independen

Thursday, 15 Agustus 2013 | View : 987

JAKARTA-SBN.

Sebanyak 17 anggota Komite Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat yang sedang bekerja harus berpikir kritis dalam menjaring calon. Hal itu penting agar melalui konvensi, bisa ditemukan figur yang tepat menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan membantah bahwa ke-17 anggota Komite Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat adalah boneka Cikeas atau Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak dapat bekerja secara independen. “Tidak benar. Sama sekali tidak benar. Kredibilitas anggota Komite Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat sangat dihargai. Publik juga tahu,” ucap Syarief Hasan di Jakarta, Senin (12/8/2013).

Pada Minggu (11/8/2013), Partai Demokrat telah mengumumkan nama-nama ke-17 anggota Komite Konvensi Capres. Ke-17 anggota Komite Konvensi Capres adalah M. Maftuh Basyuni selaku Ketua merangkap anggota, Taufiqurahman Ruki (Wakil Ketua), Suaedy Marasebessy (Sekretaris), Andi Timo Pangerang (Bendahara), Soegoeng Sardjadi, Margiono, T.P. Rahmat, Effendi Gazali, Christianto Wibisono, Indrawati Sukadis, Didi Irawadi Syamsuddin, Hinca Panjaitan, Wisnu Wardhana, Putu Suasta MA., Humprey Djemat, Charis Rully, dan Vera Febryanty.

Syarief Hasan meminta pihak-pihak yang menuding untuk membuktikan kepada publik mengenai sejauh mana tingkat independensi para anggota Komite Konvensi Capres, khususnya dari kalangan eksternal partai.

Syarief Hasan juga mempertanyakan apakah dengan menjadi anggota Komite Konvensi seorang Soegoeng Sardjadi, T.P. Rahmat, dan Effendi Gazali dapat dijadikan boneka. “Bagaimana mungkin seorang Soegoeng Sardjadi, T.P. Rahmat, dan Effendi Gazali yang dikenal publik kritis terhadap pemerintah dapat tiba-tiba berubah menjadi boneka? Independensi mereka sangat dihargai,” tukas Syarief Hasan.

Syarief Hasan yang juga Menteri Koperasi dan UKM pada Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II mengaku para elite Demokrat sama sekali tidak akan terlibat dalam penentuan calon presiden yang diputuskan Komite Konvensi. “Kami serahkan kepada Komite Konvensi untuk memilih dan memutuskan,” ucap Menteri Koperasi dan UKM.

Sekretaris Komite Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat, Suaedy Marasebessy, memastikan bahwa tidak ada money politics (politik uang) dalam konvensi Partai Demokrat. Komite Konvesi menjaga agar tidak terjadi politik uang melalui kode etik yang ditandatangani semua peserta konvensi. "Penentu siapa peserta yang lolos dari konvensi adalah melalui survei atau polling kepada masyarakat. Masyarakatlah yang menentukan siapa capres yang akan diusung Partai Demokrat, bukan petinggi ataupun orang yang memiliki pengaruh di Partai Demokrat," tukas Suaedy Marasebessy. Suaedy Marasebessy menyampaikan ada beberapa kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta agar lolos menjadi peserta konvensi. Ada persyaratan tambahan, misalnya harus tanda tangan pakta integritas, termasuk kode etik di dalamnya. Kalau dia pengurus partai lain, harus nonaktif dari jabatan struktural. Syarat lainnya yang menyangkut kompetensi, kemampuan, punya jaminan manajemen diri, dan keberpihakan pada rakyat.

Akhir Agustus nanti peserta konvensi capres Partai Demokrat akan diumumkan. Dalam salah satu aturan pokok, konvensi tidak mengenal sistem gugur kecuali peserta mengundurkan diri. Akan tetapi, tidak tertutup kemungkinan peserta didiskualifikasi oleh Komite Konvensi. Meskipun, Komite Konvensi berharap tidak ada peserta yang didiskualifikasi. “Peserta konvensi bisa didiskualifikasi. Tapi, harapannya tentu jangan sampai ada yang didiskualifikasi,” ujar Sekretaris Komite Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat, Suaedy Marasebessy. Sekretaris Komite Konvensi Capres Partai Demokrat, Suaedy Marasebessy menambahkan aturan diskualifikasi bakal ditentukan oleh Komite Konvensi. “Nanti kemungkinan diatur,” ucapnya. Suaedy Marasebessy menyatakan peserta konvensi harus berjuang menyosialisasikan Partai Demokrat pada Pemilu Legislatif 2014. “Dengan segala kapasitas, mereka harus berjuang maksimal untuk perkenalkan diri dan Partai Demokrat kepada masyarakat,” tutur Suaedy Marasebessy yang juga Ketua Satgas Pencalegan Partai Demokrat ini.

Suaedy Marasebessy yakin jadwal konvensi berjalan sesuai waktu yang ditetapkan. Walaupun batas pengumuman peserta konvensi tinggal 19 hari lagi, lanjutnya, bukan berarti jadwal menjadi mundur. “Sudah dipertimbangkan matan waktunya. Tidak masalah,” tandasnya.

Bendahara Komite Konvensi Capres Partai Demokrat, Andi Timo Pangerang menyatakan konvensi capres Partai Demokrat diharapkan dapat menghasilkan kandidat presiden yang terbaik. Apalagi, kali ini konvensi juga melibatkan secara langsung peran serta masyarakat. “Konvensi ini diharapkan menghasilkan kandidat capres yang berkualitas, memahami tantangan bangsa ke depan dan mempunyai solusinya,” tegas Andi Timo Pangerang di Jakarta, Senin (12/8/2013). Andi Timo Pangerang mengakui bahwa dirinya siap menjalankan mandat sebagai bendahara. “Insya Allah siap,” ucap Wakil Ketua Komisi XI DPR RI. Lebih lanjut, Andi Timo Pangerang menambahkan, proses konvensi memberikan pandangan dan pemahaman bagi masyarakat untuk mengenal capresnya. “Kalau masyarakat sudah paham capresnya, suaranya pada pilpres jadi jelas,” imbuh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Andi Timo Pangerang. (id/sp/kj/ant)

See Also

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU
Bawaslu RI Pastikan Pilkada Luber Dan Jurdil
Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.312.978 Since: 05.03.13 | 0.178 sec