Opini

Soft Launching Misi Hidup Saya

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Thursday, 21 April 2016 | View : 356

SBN.

Kamis (21/4/2016) hari ini adalah hari bersejarah bagi saya. Mengapa? Melalui bantuan media massa dan Aliansi Perempuan Indonesia Membangun Bangsa saya memiliki kesempatan meluncurkan misi hidup saya. Hari ini adalah soft launching. Launching akan dilakukan bersamaan dengan peluncuran buku yang terkait dengan misi saya nanti. Doakan supaya bisa cepat.

Saya memasuki periode spiritualitas karena sesuai dengan golden time untuk memasuki tahap yang lebih lanjut. Meneladani Tuhan Yesus Kristus yang berpuasa 40 hari sebelum menjalani misi hidupnya maka saya juga memulai dengan berpuasa untuk mendapatkan misi hidup saya ketika saya berumur 50 tahun. Misi tidak otomatis saya dapat ketika selesai puasa. Proses menemukan misi memakan waktu 7 tahun. Sekarang saatnya renungan dan evaluasi yang saya lakukan selama 7 tahun dinyatakan secara resmi ke publik.

Misi saya temukan berdasarkan refleksi panjang hidup saya. Mengapa dinyatakan ke publik di saat hari Kartini. Karena sepanjang hidup saya berjuang untuk persamaan, keadilan dan pluralisme yang juga diperjuangkan oleh RA Kartini. Tiga nilai ini telah menyatu dengan diri saya. Cita-cita RA Kartini telah berhasil direalisir dalam diri saya. Lalu?

Sebagai perempuan yang lahir di kultur Tionghoa dan Jawa dalam konteks Indonesia Orde Baru dan Reformasi persoalan sosial yang paling dominan yang saya hadapi adalah soal OTONOMI ATAU INDIVIDUALITAS SAYA. Saya sama sekali tidak akan menerima resistensi jika saya meleburkan diri dengan memberikan keahlian,waktu dan diri ke sesuatu (pekerjaan, organisasi dan kehidupan sosial) termasuk narasi besar yang telah mendapatkan pengakuan dan orang-orang berotoritas.

Namun persoalan muncul ketika saya meminta ruang untuk menyampaikan hasil pengolahan saya atas seluruh proses tersebut dalam bentuk keahlian unik yang saya miliki. Resistensi muncul. Banyak pihak dan orang begitu pelit memberi pengakuan atas karya unik saya. Selama ini saya mengalah sebagaimana dilakukan oleh perempuan di atas generasi saya.

Melalui jalan spiritualitas yang saya tempuh maka saya memulai menghargai individualitas saya sendiri. Kalau ruang untuk saya berkarya dengan cara unik tidak diberikan maka saya akan merebutnya dengan pembuktian kerja yang akan saya lakukan.

Apa arti peluncuran misi hidup saya ini? Artinya saya secara terbuka menyatakan bahwa hidup saya sekarang digerakkan oleh misi saya. Jadi tidak lagi digerakkan oleh di mana ada dukungan dana, persetujuan sosial atau bentuk-bentuk otoritas yang menekan ide inovatif yang akan membantu banyak orang.

Siang pukul 12 SBO TV menayangkan wawancara dengan saya. Lalu di Grand City Mall Surabaya pukul 13.00-15.00 WIB saya akan menyampaikan sebagian misi di acara seminar “Mereka Membangun Fondasi Jadikan Anakmu Hebat”.

Salah satu misi saya adalah akan membantu Ibu, bapak dan anak untuk merumuskan misi yang akan mengaktualisasi potensi anak. Harapan saya kita memiliki anak bangsa yang siap menjawab peluang bonus demografi yang akan menempatkan Indonesia terkemuka di dunia. Untuk ini saya berterima kasih ke SBO, Aliansi Perempuan Indonesia Membangun Bangsa, Grand City Mall Surabaya, dan Jawa Pos (kalau artikel saya dimuat) karena saya bisa memulai langkah saya. Terima kasih pada teman-teman facebook yang mengikuti proses saya menemukan misi hidup saya melalui status yang saya sampaikan. God bless me and you all. (esh)

See Also

Berdiri Di Dua Kaki
Politik Akal Sehat Atau Politik Merangkul?
Hati-hati Dengan Ide Keliru Yang Jahat Sekali
Partner Dari Ahok
Kapan Kegaduhan Akan Berakhir?
Peringati Hari HAM Sedunia, Rohingya Masih Menjadi Manusia Paling Teraniaya
Susi Pudjiastuti Dan Definisi Profesional
Mentor Keponakan Dan Spesialis Anak
Bahagia Menggunakan Ketrampilan Yang Ada Tanpa Tekanan
Kebanyakan Perempuan Pola Dari Hati Ke Otakkah?
Diperlakukan Terhormat Oleh Pemerintah Kota Surabaya
Autis Dan UN Habitat
Di Bali Saya Menemukan Ide Tentang Guru Spiritualitas
Empat Orang Yang Diikat Proyek Televisi Kiprah Remaja Di Masa Lalu
Sisi Lain Dari Keindahan Bali
Murid Cinta
Intuisi Yang Bertumbuh
Perut Dan Kemampuan Kognitif Kaitannya Dengan Usia
Bahagia Itu Bisa Penuhi Janji Dan Ide Terealisir
Sjahrir Dan Kisah Cintanya
Cinta Oksitosin Dan Cinta Komitmen
Nasehat Bagi Yang Memutuskan Mempertahankan Pernikahan
Berjudi Mempertaruhkan Kebahagiaan Hidup
Mati Untuk Mendapatkan Yang Lebih Baik
Jadilah Pemenang
jQuery Slider
Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.160.427 Since: 05.03.13 | 0.1661 sec