Politik

Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi

Wednesday, 20 April 2016 | View : 436

JAKARTA-SBN.

Gubernur DKI Jakarta ke-17 yang mulai menjabat sejak 19 November 2014, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. atau akrab disapa 'Ahok'  mengatakan konsep mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru terkait reklamasi Teluk Jakarta menunggu beberapa Menteri.

"Tunggu Menteri dulu. Kalau nanti Raperda baru, DPRD enggak mau bahas juga, ya, kita lewat Permen," tukas calon petahana Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan No.8-9, RT05/RW02, Gambir, Kota Jakarta Pusat, Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (DKI Jakarta), Rabu (20/4/2016).

Menurut mantan anggota DPRD Belitung Timur Fraksi PPIB periode 2004-2005, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), usulan Raperda nanti sama seperti yang sebelumnya dengan hanya ada perbedaan pada Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Menurut kajian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (Kemen LHK RI), ungkap mantan Bupati Belitung Timur ke-1 masa jabatan 3 Agustus 2005-22 Desember 2006, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengenai Rencana Detail Tata Ruang, Amdal lebih baik lingkungan total, tidak usah satu per satu.

Mantan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 1 Juni 2014-22 Juli 2014 ini, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersikukuh reklamasi yang telah dilakukan tidak salah karena sudah mengantongi Amdal dan izin prinsip reklamasi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta masa jabatan 15 Oktober 2012-16 Oktober 2014 ini, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta pihak-pihak yang mengeluarkan pendapat tentang reklamasi mengkaji terlebih dahulu sebelum menyampaikan tuduhan, apalagi wilayah di Jakarta sudah direklamasi sejak lama seperti yang kini menjadi Cakung, Cilincing, dan Pluit.

Dulu, tambah mantan anggota DPRD Belitung Timur Fraksi PPIB periode 2004-2005, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), laut Jakarta hanya sampai Sunda Kelapa dan begitu juga dengan daerah Ancol yang batas laut terdahulu adalah di tempat yang kini menjadi jalan layang.

"Kalau begitu, siapa Gubernur reklamasi? Ali Sadikin sebetulnya," pungkas mantan anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar masa jabatan 1 Oktober 2009-26 April 2012 tersebut, Basuki Tjahaja Purnama. (ant/jos)

See Also

Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
Rapat Paripurna DPR RI Setujui Program Dana Aspirasi
Pimpinan DPR RI Minta MKD Usut Tuntas Dugaan Gelar Doktor Palsu
4 Butir Hasil Islah Partai Golkar
Kongres Partai Demokrat Akan Habiskan Rp 9,4 Miliar
DPP Partai Demokrat Tantang 161 DPC Tempuh Jalur Hukum
Muladi Keberatan Hadir Di Sidang Lanjutan Sengketa Golkar Di PTUN
jQuery Slider
Arsip :2016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 5.846.858 Since: 05.03.13 | 0.2382 sec