Ekonomi

Peluang Dan Tantangan Ekonomi Syariah Di Era MEA

Saturday, 12 Maret 2016 | View : 780

KUDUS-SBN.

Sistem ekonomi syari’ah di Indonesia, belum benar-benar dilirik hingga kini. Padahal, banyak peluang dan tantangan yang dihadapi bersama-sama dengan sistem keuangan konvensional di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini.

Beragamnya peluang dan tantangan perekonomian syari’ah di Indonesia di era MEA ini, disampaikan oleh Ketua Islamic Banking School (IBS) STEIYO sekaligus Dosen Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Yogyakarta, Jl. Sukonandi No.11, Yogyakarta, Prof. Dr. H. Muhammad, M.Ag. (Ma Xing Ping), dalam kuliah tamu yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus (FE UMK) di Auditorium Kampus Universitas Muria Kudus (UMK), Jl. Jepara-Kudus, Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (12/3/2016).

“Pengembangan keuangan syari’ah harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah, akademisi, praktisi, ulama, dan masyarakat perlu bersatu dan bergandengan tangan memperbaiki berbagai kendala yang dihadapi keuangan syariah. Jika ini dilakukan, Indonesia tak perlu pesimistis hadapi MEA,” ungkapnya.

Di depan tak kurang 700 mahasiswa FE UMK dia memaparkan, sistem ekonomi syari’ah menjadi penting, karena sistem ekonomi yang ada sekarang ini, belum mampu memberikan solusi atas pemenuhan kebutuhan manusia secara memuaskan.

“Kehadiran MEA sendiri memberikan peluang dan tantangan bagi perekonomian Indonesia, tak terkecuali industri keuangan syari’ah. Tetapi harus disadari, tak mudah mengembangkan keuangan syari’ah Indonesia untuk bersaing dan beroperasi lintas negara ASEAN, mengingat industri keuangan syari’ah Indonesia merupakan pendatang baru dibanding Malaysia, misalnya, yang sudah lebih dulu mengembangkan keuangan syari’ah,” ujarnya.

Selain itu, dalam pengembangan keuangan syari’ah ini, ada tiga tantangan mendasar yang dihadapi, yaitu pangsa pasar yang masih kecil, produk yang dinilai masih sama dengan sistem keuangan konvensional, dan krisis SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas.

“Market share perbankan syari’ah Indonesia yang masih kecil, akan menjadi penghambat dalam menghadapi MEA 2015. Perbankan syari’ah per Maret 2015 mencapai pertumbuhan sebesar 37,8% dengan total aset mencapai Rp 214,5 triliun. Namun, market share industri perbankan syari’ah baru menembus 4,9 persen dari total aset industri perbankan hingga 2015,” terangnya.

Untuk itu, harus dilakukan upaya untuk meningkatkan market share tersebut. “Salah satu caranya, adalah dengan memperkuat permodalan dan melakukan konversi Bank Umum Milik Negara (BUMN) menjadi bank syari’ah. Terobosan ini diyakini akan mendorong pangsa pasar perbankan syari’ah menjadi lebih besar,” pungkas pakar Ekonomi Islam, Konsultan Pendirian Bank Syariah, penulis produktif buku Ekonomi Islam, Prof. Dr. H. Muhammad, M.Ag. dalam kuliah tamu yang dipandu Dekan FE UMK, Dr. Drs. H. Mochammad Edris, M.M.

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.688.442 Since: 05.03.13 | 0.174 sec