Hukum

Sekretaris Mahkamah Agung Diperiksa KPK

Tuesday, 08 Maret 2016 | View : 1118

JAKARTA-SBN.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Mahkamah Agung (MA) RI, Nurhadi, S.H., M.H. sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi pengiriman putusan kasasi perkara korupsi pekerjaan pembangunan Dermaga Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Ini pukul 10.00, terlambat. Nanti saja," kata Nurhadi, S.H., M.H. saat tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav. C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2016).

Nurhadi, S.H., M.H. diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) Perdata dan Khusus Mahkamah Agung (MA), H. Andri Tristianto Sutrisna.

"(Diperiksa) kaitan tugas fungsi saja," tambah Nurhadi, S.H., M.H. singkat.

Ia mengaku tidak mengetahui dugaan korupsi yang dilakukan anak buahnya itu.

"Tidak tahu sama sekali, tidak ada hubungannya," jawab Nurhadi dan langsung masuk ke ruang tunggu steril saksi.

Selain Nurhadi, pada hari ini KPK juga memeriksa tiga orang karyawan PT. Citra Gading Asritama (CGA), yaitu Manager AMP (Aspal Mix Plant) PT. CGA cabang Mojokerto Arif Lestariyanto dan dua karyawannya Triyanto serta Syukur Mursid Brotosejati alias Heri.

Dikabarkan sebelumnya, H. Andri Tristianto Sutrisna, Kasubdit Kasasi dan Peninjauan Kembali Perdata Khusus Mahkamah Agung meninggalkan Gedung KPK, seusai menjalani pemeriksaan, di Jalan HR Rasuna Said Kav. C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (14/2/2016).

H. Andri Tristianto Sutrisna, tersangka kasus dugaan suap penundaan salinan kasasi di Mahkamah Agung (MA) kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK, Selasa (23/2/2016). H. Andri Tristianto Sutrisna datang di kantor lembaga antirasuah tersebut sekitar pukul 12.30 WIB. Sesampainya di kantor tersebut, dia langsung menuju ke dalam.

H. Andri Tristianto Sutrisna yang merupakan Kepala Sub DirektoratKasasi dan Peninjauan Kembali Perdata dan Khusus Mahkamah Agung ditangkap pada Jumat (12/2/2016). Andri Tristianto Sutrisna diduga menerima uang Rp 400 juta dari seorang pengusaha, Direktur PT. Citra Gading Asritama (CGA) bernama Ichsan Suaidi. Uang tersebut disebutkan untuk menunda salinan kutipan Kasasi di Mahkamah Agung.

Selain H. Andri Tristianto Sutrisna dan Ichsan Suaidi, KPK juga telah menetapkan pengacara Ichsan Suaidi yanki Awang Lazuardi Embat.

Jadi, KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini berdasarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat (12/2/2016) lalu, yaitu Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Kasasi dan Peninjauan Kembali Perdata Khusus H. Andri Tristianto Sutrisna, Direktur PT. Citra Gading Asritama (CGA) Ichsan Suaidi dan pengacara Awang Lazuardi Embat.

Untuk mengungkap kasus tersebut, KPK kemarin juga memeriksa Direktorat Jenderal (Dirjen) Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung (MA), Herri Swantoro, S.H., M.H. dan Direktur Pranata dan Tata Laksana Perkara Pidana Dirjen Badilum Mahkamah Agung (MA), Drs. H. Wahyudin, M.Si.

H. Andri Tristianto Sutrisna terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar, sedangkan Ichsan Suaidi dan Awang Lazuardi Embat terancam pidana paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun ditambah denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta. (ant/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.996.422 Since: 05.03.13 | 0.1521 sec