Agama & Masyarakat

Tol Bali Mandara Tutup Saat Nyepi

Friday, 04 Maret 2016 | View : 769
Tags : Bali

DENPASAR-SBN.

PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Bali Tol selaku pengelola Tol Bali Mandara menutup operasional jalan bebas hambatan di atas laut itu saat Hari Raya Nyepi pada hari Rabu (9/3/2016).

"Dalam memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1938 dan turut melestarikan nilai budaya dan kearifan lokal maka tol ditutup sementara," kata Direktur Teknik dan Operasi PT Jasa Marga Bali Tol, Rismarture Sidabutar di Denpasar, Provinsi Bali, Jumat (4/3/2016).

Tol sepanjang sekitar 13 kilometer itu mulai ditutup pada Rabu (9/3/2016) pukul 00.01 WITA atau Selasa (8/3/2016) pukul 24.00 dan akan dibuka pada Kamis (10/3/2016) pukul 07.00 WITA.

Pihak pengelola sebelumnya telah berkoordinasi dengan Banjar atau dusun di tiga pintu akses di antaranya pintu masuk Benoa, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan Nusa Dua pada tol yang dibuat 100 persen oleh anak bangsa tersebut.

Untuk kondisi darurat, pengelola telah mengantisipasinya dengan memberikan akses masuk bagi masyarakat namun tetap didampingi oleh petugas keamanan adat khas Bali atau Pecalang.

"Ada beberapa aturan yang sudah disepakati dengan Banjar, akan jadi acuan kami. Kondisi emergency (darurat) akan dikawal banjar sekitar pintu akses," imbuhnya.

Meski ditutup sementara, pengelola tetap menyiagakan petugas patroli yang juga bertugas menjaga sarana dan prasarana setempat.

Terkait sarana dan prasarana setempat, pihak pengelola juga akan mematikan seluruh sistem dan lampu penerangan termasuk cahaya infra-merah pada kamera pengawas atau CCTV dan cahaya penangkal petir.

Rismarture Sidabutar lebih lanjut menjelaskan bahwa rata-rata per hari, tol pertama di Indonesia yang dibangun di atas perairan itu dilintasi oleh 45.213 kendaraan tahun 2015.

Pihak pengelola memperkirakan potensi pemasukan yang hilang karena penutupan sementara itu mencapai sekitar Rp 275 juta.

Seperti dikabarkan sebelumnya, PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Bali Tol mengklaim Tol Bali Mandara merugi Rp 3 miliar per bulan karena pendapatan jalan bebas hambatan itu tidak sesuai target.

"Tiap bulan kami harus membayar Rp 13 miliar tetapi kenyataannya kami baru mampu bayar Rp 10 miliar," kata Direktur Utama PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Bali Tol Akhmad Tito Karim di Denpasar, Provinsi Bali, Jumat (30/10/2015).

Menurut dia, pembayaran utang yang masih kurang itu saat ini ditalangi pemegang saham dari Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung yang menguasai 30 persen saham.

"Artinya masyarakat Bali juga sekarang ikut nombok," imbuhnya.

Pembangunan jalan bebas hambatan pertama di Indonesia yang dibangun di atas perairan itu menelan biaya Rp 2,5 triliun yang bersumber dari 30 persen saham Pemprov Bali dan Pemkab Badung serta 70 persen pinjaman Bank Mandiri, BNI, BCA, BRI, BTN dan BPD Bali sebesar Rp 1,7 triliun.

Dari total pinjaman dari pihak perbankan itu, setidaknya PT. Jasa Marga (Persero) Tbk. Bali Tol harus membayar utang per bulan sekitar Rp 13 miliar.

Akhmad Tito Karim lebih lanjut menjelaskan bahwa dalam rencana bisnis 2015, pihaknya merencanakan 51 ribu kendaraan setiap hari melalui tol sepanjang sekitar 12,5 kilometer itu.

Namun selama 2015 rata-rata kendaraan yang melalui tol pertama di atas laut yang dibangun anak negeri itu baru 43 ribu.

"Masih jauh dari perkiraan, masih susah ini dan merugi," kata Akhmad Tito Karim.

See Also

Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.909.245 Since: 05.03.13 | 0.1459 sec