Agama & Masyarakat

Menteri Sosial Targetkan 2019 Indonesia Bebas Lokalisasi

Thursday, 03 Maret 2016 | View : 5228

SURABAYA-SBN.

Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) ke-27 Kabinet Kerja Jokowi-JK periode 2014-2019 yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa menargetkan pada 2019 Indonesia bebas dari lokalisasi dan prostitusi seiring tak berhentinya upaya penutupan yang dilakukan sejak beberapa tahun terakhir.

"Pemerintah Pusat terus bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat untuk menutup lokalisasi dan ditargetkan 2019 Indonesia harus bebas lokalisasi," ujar mantan Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004- 2006) itu ketika ditemui di Gedung Pertemuan Gubernur Jawa Timur, Gedung Negara Grahadi yang juga disebut Gedung Grahadi Surabaya, Jalan Gubernur Suryo No.7, Surabaya, Kamis (3/3/2016).

Berdasarkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos), jumlah lokalisasi yang ada di Indonesia semula sebanyak 168 titik, namun telah ditutup sebanyak 69 titik sehingga tinggal 99 titik lainnya yang tersisa.

Dari titik-titik lokalisasi, papar alumnus Strata II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (UI), Jakarta (1993-1997) tersebut, Jawa Timur berada di urutan tertinggi jumlah lokalisasinya yaitu dengan 41 titik, namun sejak akhir 2015 telah ditutup 40 titik sehingga menyisakan satu titik di Balung Cangkring, Kota Mojokerto.

"Bahkan, Kota Mojokerto sudah kirim surat terkait persiapan penutupan lokalisasi yang direncanakan sebelum Ramadhan tahun ini. Kalau ditutup maka Jatim 100 persen bebas lokalisasi," ucap mantan Ketua Komisi VII DPR RI (2004-2006).

Tidak hanya di Mojokerto, jelas mantan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional/BKKBN (1999-2001) tersebut, Bupati Tangerang juga sudah siap melakukan penutupan lokalisasi sebelum bulan puasa tahun ini.

Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) tersebut juga menyampaikan bahwa lokalisasi terbanyak kedua berada di Provinsi Kalimantan Timur dengan 35 titik, di antaranya di Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 12 titik.

"Gubernur Kaltim dan para Bupati di Kaltim mulai mencanangkan penutupan lokalisasi. Bahkan dua titik di Kutai Kartanegara rencananya sebelum Ramadhan juga akan ditutup," tegas mantan Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992-1997) itu.

Menteri kelahiran Surabaya tersebut menegaskan, penutupan lokalisasi sangat bergantung pada komitmen dan kekuatan seorang pemimpin.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum. atau yang akrab disapa Pakde Karwo mengaku lokalisasi di Balung Cangkring akan ditutup dan ditargetkan sebelum Juni 2016.

"Saya masih punya hutang satu pada Bu Menteri Sosial yaitu lokalisasi di Mojokerto. Sebelum puasa harus sudah ditutup," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya.

Mantan Gubernur Jawa Timur periode jabatan tahun 2009 hingga tahun 2014 itu menjelaskan, lokalisasi Balung Cangkring memang berbeda dengaan lokalisasi lain karena dulunya digunakan untuk menampung tiga kelompok masyarakat, yaitu pelaku UMKM, gelandangan, serta wanita tuna susila dan mucikari.

"Nanti setelah ditutup akan dibenahi dan dibantu para pelaku UMKM beserta gelandangan agar tidak seperti sekarang dan lebih mandiri," pungkas mantan Sekdaprov tersebut.

See Also

Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.909.082 Since: 05.03.13 | 0.1496 sec