Hukum

Aidul Fitriciada Azhari Terpilih Menjadi Ketua Komisi Yudisial

Friday, 26 Februari 2016 | View : 1509

JAKARTA-SBN.

Komisi Yudisial (KY) menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua KY pada Jumat (26/2/2016) di Auditorium Komisi Yudisial, Gedung Komisi Yudisial, Jl. Kramat Raya No.57, Senen, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.

Dosen dan mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhamadiyah Solo, Dr. Aidul Fitriciada Azhari terpilih menjadi Ketua Komisi Yudisial (KY) periode 2015-2020 dalam Rapat Pleno Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua di Gedung Komisi Yudisial, Jl. Kramat Raya No.57, Senen, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta, Jumat (26/2/2016).

Dalam rapat yang berlangsung mulai pukul 9.30 WIB hingga 11.30 WIB itu, enam komisioner menyatakan bersedia dipilih menjadi ketua dan wakil ketua, hanya Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi Dr. Joko Sasmito, S.H., M.H. yang tidak bersedia dipilih menjadi ketua atau wakil ketua.

Rapat pleno yang dipimpin Ketua KY sementara merangkap Ketua Bidang Rekrutmen Hakim, Drs. H. Maradaman Harahap, S.H., M.H. dilaksanakan dilaksanakan secara terbuka untuk umum.

Semua Anggota KY diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi-misi dan/atau pesan dan harapan, sekaligus pernyataan kesediaan atau tidak bersedia untuk dipilih menjadi ketua dan wakil ketua.

Ketua KY terpilih Dr. Aidul Fitriciada Azhari yang mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan visi, misi, dan harapan menekankan kebersamaan di antara Anggota KY.

“Saya meyakini dengan niat baik, tekad, kebersamaan, keyakinan itu akan membuat kita bisa memajukan dan mengembangkan KY menjadi satu lembaga independen yang mampu menegakkan marwah para hakim di Indonesia,” kata Dr. Aidul Fitriciada Azhari yang pernah Ikut seleksi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada Desember 2014 lalu.

Sementara itu, Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Sukma Violetta, S.H., LL.M. menyampaikan ada tiga hal yang perlu dilakukan KY agar dapat mewujudkan KY yang mandiri, berintegritas, bermanfaat, dan selalu mendapat kepercayaan publik. Pertama, untuk meningkatkan posisi KY sebagai penyeimbang kekuasaan kehakiman, maka perlu meningkatkan pelayanan terhadap pencari keadilan.

“Selain itu, KY juga perlu meningkatkan kualitas dalam seleksi calon hakim agung dan ad hoc di Mahkamah Agung (MA). Terakhir, perlu mempererat hubungan dengan MA melalui komunikasi yang efektif agar rekomendasi KY ke MA dapat diterima sehingga memberi kepastian pada pencari keadilan,” tegas Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Sukma Violetta, S.H., LL.M.

Alumnus S1 Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran (Unpad) pada tahun 1991 tersebut, Dr. Aidul Fitriciada Azhari dan Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Sukma Violetta, S.H., LL.M. yang masing-masing memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua KY Periode Paruh Waktu Pertama Tahun 2015-2020.

Alumnus S3 Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2005 ini, Dr. Aidul Fitriciada Azhari mendapat empat suara dari tujuh komisioner disusul oleh Ketua Komisi Yudisial Sementara merangkap Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Drs. H. Maradaman Harahap, S.H., M.H. yang memperoleh tiga suara dalam pemilihan ketua yang dilakukan oleh tujuh komisioner.

Sementara dalam pemilihan wakil ketua, Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Sukma Violetta, S.H., LL.M. meraih empat suara dan Ketua Bidang Sumber Daya Manusia, Advokasi, Hukum, Penelitian, dan Pengembangan Dr. Sumartoyo, S.H., M.Hum. mendapat tiga suara.

Sebelum terpilih, alumnus S2 Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran (Unpad) pada tahun 1999 ini, Dr. Aidul Fitriciada Azhari mengatakan pemilihan ketua tidak akan mempengaruhi persaudaraan antarkomisioner karena semua anggota memiliki tugas bersama membangun Komisi Yudisial (KY) menjadi lembaga independen yang menegakkan marwah hakim Indonesia.

"Siapapun menjadi ketua tidak mengurangi persaudaraan. Kita satu keluarga yang mengutamakan kekeluargaan dan gotong royong," tutur mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhamadiyah Solo (2006-2010), Dr. Aidul Fitriciada Azhari yang sejak tahun 1993 hingga sekarang di Kopertis VI Jawa Tengah.

Menanggapi terpilihnya Pimpinan KY terpilih, Anggota KY merangkap Juru Bicara KY, Dr. Farid Wajdi, S.H., M.Hum. berujar, proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua KY yang telah berlangsung perlu diapresiasi. Hal ini menunjukkan bahwa Anggota Komisi Yudisial dewasa dalam berdemokrasi.

"Semoga ini akan menjadi dampak positif dan energi baru bagi seluruh elemen Komisi Yudisial sehingga memberi gambaran lebih baik untuk Komisi Yudisial ke depan,” pungkas Wakil Ketua Komisi Yudisial Sementara merangkap Ketua Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim, Dr. Farid Wajdi, S.H., M.Hum.

Ketua Komisi Yudisial terpilih antara lain memiliki tugas memperjelas wilayah kewenangan dengan Mahkamah Agung (MA) karena selama 2015 ada tumpang tindih kewenangan antara dua lembaga tersebut serta membangun hubungan yang lebih baik dengan Mahkamah Agung (MA). (ant/ky/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.009.649 Since: 05.03.13 | 0.1545 sec