Internasional

Presiden AS Berjanji Akan Lawan ISIS Di Libya

Monday, 01 Februari 2016 | View : 544

WASHINGTON D.C.-SBN.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-44, Barack Obama pada Kamis mengatakan Amerika Serikat (AS) akan mengatasi kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) jika perlu di luar Irak dan Suriah, dan Barack Obama mengisyaratkan peningkatan fokus pada Libya.

Di tengah kekhawatiran bahwa kekosongan pemegang kekuasaan di Libya telah memberikan lahan subur bagi kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) untuk terus tumbuh, Barack Obama mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Nasional untuk membahas masalah tersebut.

"Presiden menekankan bahwa Amerika Serikat akan terus melawan komplotan teroris ISIS di negara manapun jika diperlukan," kata pihak Gedung Putih setelah pertemuan tersebut sebagaimana dikutip AFP.

"Presiden mengarahkan tim keamanan nasionalnya untuk melanjutkan upaya memperkuat tata kelola dan mendukung upaya-upaya kontraterorisme yang sedang berlangsung di Libya dan negara-negara lain di mana ISIS berupaya untuk membangun kekuatan," kata pernyataan dari Gedung Putih.

Libya berada dalam kekacauan politik dan diguncang dengan peristiwa kekerasan sejak penggulingan diktator lama Muammar Abu Minyar al-Qaddafi atau Kolonel Muammar al-Qaddafi dalam revolusi 2011.

Libya sekarang memiliki dua pemerintah dan parlemen, dengan otoritas yang diakui berbasis di Timur kota Tobruk dan otoritas milisi yang didukung di Tripoli.

Negara-negara kekuatan dunia telah mendesak faksi-faksi Libya untuk mendukung pembentukan pemerintahan bersatu pekan lalu, berdasarkan kesepakatan yang ditengahi PBB yang bertujuan mengakhiri kelumpuhan politik yang telah memicu munculnya militan-militan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.605.140 Since: 05.03.13 | 0.1342 sec