Internasional

Perekrut ISIS Australia Tewas Di Suriah

Monday, 01 Februari 2016 | View : 644

SYDNEY-SBN.

Perekrut anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) paling senior dari Australia, yang disebut-sebut berkaitan dengan rencana menyerang perayaan Hari Anzac, tewas.

Kabar kematian sang perekrut bernama Neil Prakash itu diposting pada aplikasi komunikasi Telegram, lapor koran Herald Sun mengutip seorang anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

"Kabar itu diposting di Telegram," kata anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) yang meminta tidak disebutkan namanya itu kepada Herald Sun. "Saya tidak mengenal dua, namun saya mendengar (kabar kematian dia)."

Herald Sun melaporkan bahwa tidak ada informasi rinci mengenai bagaimana, kapan dan di mana Neil Prakash tewas. Pria ini sudah meninggalkan Australia sejak 2013.

Juru bicara Jaksa Agung Australia George Brandis mengatakan pemerintah "untuk saat ini tidak bisa memastikan laporan kematian Neil Prakash karena situasi keamanan yang serius di Suriah dan Irak".

Pembunuh dari Melbourne ini, Neil Prakash juga disebut Abu Khaled al-Cambodi dikaitkan dengan rencana serangan pada Hari Anzac manakala Australia mengenang para pahlawan korban perang.

Sevdet Besim (19) tengah menghadapi dakwaan berkaitan dengan rencana serangan pada 25 April tahun lalu itu, demikian AFP. (afp)

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.609.039 Since: 05.03.13 | 0.1411 sec