Olah Raga

Serena Williams Ke Semifinal Australia Terbuka, Singkirkan Maria Sharapova

Tuesday, 26 Januari 2016 | View : 1048

MELBOURNE-SBN.

Partai perempat final tunggal putri Australia Terbuka 2016 yang ditunggu-tunggu penggemar tenis dunia akhirnya terwujud dengan bakal bertemunya juara bertahan yang adalah petenis nomor satu dunia Serena Jameka Williams dan pemenang 2008, Maria Yuryevna Sharapova.

Sebelumnya, Serena Williams, petenis nomor satu dunia asal AS, melewati putaran keempat dengan melumat petenis non unggulan, kebangsaan Rusia Armenia, Margarita Melikovna Gasparyan yang berusia 21 tahun dengan skor  6-2, 6-1 dalam waktu hanya 55 menit di Rod Laver Arena, Melbourne & Olympic Parks, Olympic Boulevard, Melbourne, Negara Bagian Victoria/VIC 3000, Australia, Minggu (24/1/2016) pada babak putaran keempat. Sedangkan, dalam putaran babak ketiga, Serena Williams menghentikan perlawanan petenis Rusia, Daria Sergeyevna Kasatkina dengan skor 6-1, 6-1 pada hari Jumat (22/1/2016). Pada putaran babak kedua, menghapus impian petenis Taiwan, Su-Wei Hsieh (30 tahun) dengan skor telak 6-1, 6-2 pada hari Rabu (20/1/2016). Sebelumnya, pada babak putaran pertama, Senin (18/1/2016), juara bertahan yang adalah petenis nomor satu dunia tersebut, Serena Jameka Williams menaklukkan petenis cantik non unggulan kelahiran Macerata, Italia, Camila Giorgi (24 tahun) dengan skor 6-4, 7-5.

Sementara itu, Maria Sharapova, petenis jelita Rusia peringkat lima dunia, lolos ke perempat final dengan kemenangan 7-5, 7-5 atas unggulan ke-12 turnamen, pemain muda Swiss Belinda Bencic (18 tahun) pada babak putaran keempat Australia Terbuka, hari Minggu (24/1/2016). Sebelumnya, unggulan ke-5 tersebut, Maria Sharapova menyingkirkan petenis non unggulan asal Negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS) yang memiliki ranking dunia nomor 103, Lauren Davis (22 tahun) dengan skor 6-1, 6-7 (5-7), 6-0 pada babak putaran ketiga turnamen Australia Terbuka, Jumat (22/1/2016). Dalam babak putaran kedua turnamen tersebut, Maria Sharapova melumat petenis non unggulan asal Belarus, Aliaksandra Sasnovich dengan kemenangan telak mudah skor 6-2, 6-1 pada hari Rabu (20/1/2016).

Kini, Maria Sharapova berkesempatan untuk membalas kekalahannya dari Serena Williams saat final Australia Terbuka tahun lalu.

Menurut Maria Sharapova, untuk menghadapi Serena Williams, ia harus belajar dari kekalahan-kekalahan yang telah dialaminya dari petenis tangguh AS itu.

"Kita selalu mencoba untuk melakukan perbaikan. Saya kini lolos ke perempat final. Tidak ada alasan untuk tidak tampil lebih bagus dari penampilan sebelumnya," ujarnya seperti dikutip AFP.

Serena Williams mengaku bahwa ia tidak terlalu peduli dengan siapa lawan berikutnya dalam upayanya meraih gelar Grand Slam ke-22, untuk menyamai rekor mantan petenis nomor satu dunia asal Jerman, Stefanie Maria "Steffi" Graf.

"Saya akan siap. Ia (Sharapova) telah tampil bagus. Pertandingan nanti akan seru dan menyenangkan. Saya tidak terlalu terbebani," kata Serena Williams.

Juara bertahan yang adalah petenis nomor satu dunia Serena Jameka Williams menghancurkan pemenang 2008, Maria Yuryevna Sharapova, pada Hari Australia/Australia Day, Selasa (26/1/2016) di Rod Laver Arena, Melbourne & Olympic Parks, Olympic Boulevard, Melbourne, Negara Bagian Victoria/VIC 3000, Australia sehingga semakin memperdalam luka petenis Rusia itu, sebaliknya Serena Williams maju ke semifinal Australia Terbuka.

Juara Australia Terbuka enam kali itu menang mudah 6-4, 6-1 atas unggulan kelima dari Rusia tersebut untuk bertemu dengan petenis Polandia, Agnieszka "Aga" Radwaska guna memperebutkan satu tempat ke final.

Ini pertanda baik bagi petenis Polandia, Agnieszka "Aga" Radwaska karena setiap kali petenis Amerika Serikat (AS) lolos melewati perempatfinal Australia Terbuka setiap kali itu pula petenis Polandia itu menjuarai turnamen ini, termasuk tahun lalu ketika dia menundukkan Maria Yuryevna Sharapova.

Sebaliknya bagi Maria Yuryevna Sharapova (28) yang lima kali juara Grand Slam, kekalahan ini membuatnya tidak pernah bisa mengalahkan salah satu petenis terbesar itu sejak dia mengalahkannya pada final Wimbledon 2004.

Kemundurannya diawali dari semifinal heroik pada Australia Terbuka 2005 ketika Serena Williams menaklukkannya tiga set 2-6, 7-5, 8-6.

"Maria adalah pemain yang super-sengit. Dia pemain yang sengit dan fokus. Dia pernah menjadi petenis nomor satu dunia dan telah menjuarai begitu banyak Grand Slams," kata Serena Williams. "Melawan pemain seperti itu Anda harus bermain dengan semangat dan intensitas," tambah dia.

Pada hari yang terik, petenis AS berusia 34 tahun yang menargetkan gelar ketujuh di Australia Terbuka itu memegang serve pertama pada pertandingan perempatfinal itu.

Serena Williams, petenis nomor satu dunia yang paling tua dalam sejarah WTA, kerap terlambat panas, sehingga Maria Yuryevna Sharapova sempat memimpin 2-0 setelah unggulan utama itu beberapa kali melakukan kesalahan.

Tetapi akhirnya, Serena Williams yang hanya pernah tiga kali kalah dalam 56 pertandingan musim lalu, memenangkan laga melawan juara Australia Terbuka 2008 itu.

Berikut statistik pertandingan perempatfinal Australia Terbuka antara Serena Williams melawan Maria Sharapova, Selasa (26/1/2016), seperti dikutip AFP (x berarti unggulan):

Serena Williams (AS, unggulan 1) melumat Maria Sharapova (Rusia, unggulan 5) 6-4, 6-1.

Waktu: 1 jam 32 menit
                             Serena Williams  Maria Sharapova

Ace                                   13               3

Double Fault                        3               7

Winner                               31              11

Unforced Error                    20              12

Break Point berhasil           4/10            1/5

Total Poin menang              70              52

Tahun lalu, Serena Williams memenangkan tiga turnamen besar Australian Terbuka, Prancis Terbuka dan Wimbledon sehingga tinggal satu gelar Grand Slam dari rekor mantan petenis nomor satu dunia asal Jerman, Stefanie Maria "Steffi" Graf yang pernah 22 kali juara Grand Slam, demikian AFP. Serena Williams semakin dekat untuk menyamai rekor 22 kali juara Grand Slam di Era Terbuka yang dicatat mantan petenis nomor satu dunia asal Jerman, Stefanie Maria "Steffi" Graf. (afp/jos)

See Also

Toni Kroos Resmi Putuskan Pensiun Dari Timnas Jerman
Italia Kantongi Tiket Perempat Final Setelah Kandaskan Impian Austria 2-1
Jadwal Lengkap 16 Besar Piala Eropa 2020
Kroasia Hempaskan Skotlandia 3-1 Di Piala Eropa 2020
Prancis Juara Grup F Setelah Imbang 2-2 Dengan Portugal
Swedia Juara Grup E Setelah Kalahkan Polandia 3-2
Spanyol Gilas Slovakia 5-0 Di Piala Eropa 2020
Inggris Juara Grup D Setelah Menang Tipis 1-0 Atas Republik Ceko
Denmark Lumat Rusia 4-1 Di Piala Eropa 2020
Belanda Hajar Makedonia Utara 3-0 Di Piala Eropa 2020
Austria Menang Tipis 1-0 Atas Ukraina
Swiss Hentikan Langkah Turki Di Piala Eropa 2020 Dengan Skor 3-1
Italia Menang Tipis 1-0 Atas Wales
Spanyol Tertahan Polandia 1-1 Di Piala Eropa 2020
Prancis Berbagi Hasil Imbang Dengan Hungaria 1-1 Di Piala Eropa 2020
Argentina Menang Tipis 1-0 Atas Uruguay
Republik Ceko Tahan Imbang Kroasia 1-1
Christian Eriksen Pulang Dari Rumah Sakit
Chile Menang Tipis 1-0 Atas Bolivia
Swedia Taklukkan Slovakia Lewat Penalti 1-0
Brasil Gunduli Peru 4-0 Di Piala Copa America 2021
Belgia Singkirkan Denmark 2-1
Ukraina Menang Tipis 2-1 Atas Makedonia Utara
Belanda Bekuk Austria 2-0 Di Piala Eropa 2020
Rusia Menang Tipis 1-0 Atas Finlandia
jQuery Slider

Comments

Arsip :202120202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 9.250.841 Since: 05.03.13 | 0.2139 sec