Internasional

ISIS Akui Jihadi John Telah Mati

Wednesday, 20 Januari 2016 | View : 538
Tags : Irak, Isis, Libya, Suriah

DUBAI-SBN.

Sebuah media yang berkaitan dengan kelompok bersenjata teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS), Selasa (19/1/2016) waktu setempat, menyiarkan pepujian untuk "Jihadi John", anggota kelompok militan itu yang terkenal kesadisannya dengan mengabadikan eksekusi sandera-sandera ISIS, kata organisasi pemonitor SITE seperti dikutip Reuters.

Militan ini aslinya bernama Mohammed Emwazi, warga Inggris keturunan Arab.

Militer AS November tahun lalu telah menyatakan bahwa sebuah serangan drone mereka telah berhasil membunuh Jihadi John.

Kolonel Angkatan Darat AS Steven Warren pun mengungkapkan tewasnya Mohammed "Jihad John" Emwazi tersebut pada bulan November silam. Jumat (13/11/2015), Kolonel Angkatan Darat AS Steven Warren mengatakan serangan drone tak berawak di kota Raqqa di malam sebelumnya telah membunuh semua orang yang berada pada sasaran kendaraan yang ditarget dengan Mohammed Emwazi -- a.k.a. "Jihadi John" -- diantara mereka.

Mohammed "Jihad John" Emwazi disebut oleh majalah Dabiq terbitan kelompok bersenjata teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) sebagai "Abu Muharib al-Muhajir".

"Pada Kamis 29 Muharram 1437 Hijriah (12 November 2015), Abu Muharib akhirnya menjadi syuhada di jalan Allah, yang sejak lama dia dambakan, ketika mobil yang ditumpanginya menjadi sasaran serangan drone tak berawak di kota Raqqa, yang menghancurkan mobil itu dan menewaskan dia seketika," beber Dabiq.

Mohammed "Jihad John" Emwazi telah menjadi wajah publik kelompok bersenjata teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) dan simbol kebrutalan kelompok militan ini setelah tampil pada berbagai video yang memperlihatkan pembunuhan dua jurnalis Amerika Stephen Sotloff dan James Foley, pekerja kemanusiaan AS Abdul-Rahman Kassig/Peter Kassig, dua pekerja kemanusiaan Inggris David Haines dan Alan Henning, wartawan Jepang Kenji Goto, dan sandera-sandera lainnya.

Terlihat dalam video mengenakan pakaian serba hitam dengan balaclava hitam dan hanya terlihat mata serta bagian atas hidungnya, Mohammed "Jihad John" Emwazi telah menjadi salah satu orang paling dicari di dunia.

Lahir di Kuwait pada 1988, Mohammed "Jihad John" Emwazi dari London sebelah Barat dibawa ke Inggris oleh keluarganya saat masih berusia 6 tahun dan lulusan jurusan komputer di London.

Serangan misil AS-Inggris diyakini telah membunuh dia yang perencanaannya memakan waktu berbulan-bulan, namun baru dilaksanakan November silam ketika dua drone MQ-9 Reaper milik AS dan sebuah drone MQ-9 Inggris meluncur di atas kota Raqqa, kata para pejabat AS seperti dikutip Reuters.

Raqqa sebagai pembantaian senyap secara diam-diam, seorang aktivis grup Suriah mengungkapkan bahwa sebuah misil menghantam kendaraan Mohammed "Jihad John" Emwazi dan mengena secara langsung pada pukul 23.51 p.m. atau 4.51 p.m. ET di depan sebuah peradilan ISIS di Raqqa. (reuters/cnn)

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.609.957 Since: 05.03.13 | 0.1423 sec