Hukum

BNN Amankan 1 Truk Ganja Aceh

Thursday, 07 Januari 2016 | View : 3735
Tags : Bnn

JAKARTA-SBN.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) mengamankan sebuah truk bermuatan 800 kg tepatnya 824,579,1 gram ganja asal Aceh yang dibawa oleh 2 (dua) orang pria berinisial AP dan AM, di Jl. Raya Depan Kantor Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Pematang Panggang, Kecamatan Pematang Panggang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang berjarak 86 km dari Ibu Kota Kabupaten, Kota Kayu Agung dan 174 km dari Kota Palembang.

Pada hari Jumat (4/12/2015), seorang pria berinisial AP berusia 58 tahun, laki-laki, kurir yang berprofesi sebagai sopir diperintahkan oleh seseorang untuk mengambil sebuah mobil di kawasan Aceh Timur untuk selanjutnya mengangkut ganja yang berada di Banda Aceh.

Dalam perjalanannya, AP ditemani seorang kernet berinisial AM berumur 35 tahun, laki-laki, kernet truk. Setibanya di Banda Aceh, pada hari Sabtu (5/12/2015), AP diperintahkan untuk mengambil sebuah truk yang terparkir di depan tempat cucian mobil di kawasan Perla Kota.

Setibanya di tempat tersebut, AP dan AM memindahkan ganja seberat 824.579,1 gram yang telah diambilnya di Banda Aceh, ke dalam truk tersebut dan meninggalkan mobil di sebuah rumah makan.

AP dan AM kemudian membawa ganja berisi truk tersebut menuju Jakarta melalui jalur darat. Tumpukan ganja diletakkan di lantai bak truk dan ditumpuk lagi dengan kayu-kayu.

Belum sempat sampai di Jakarta, pada hari Rabu (9/12/2015), truk bermuatan ganja ini diamankan oleh petugas BNN di Jl. Raya depan Kantor Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Pematang Panggang-Jl. Mesuji Oki, Sumatera Selatan.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa AP diperintahkan oleh seseorang yang hingga kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dijanjikan upah senilai Rp 30 juta, namun baru diterima sebanyak Rp 20 juta. Sedangkan AM, sang kernet, dijanjikan upah senilai Rp 3 juta oleh AP.

Ancaman hukuman bagi para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup dan hukuman maksimal berupa hukuman mati. (humasbnnri)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.382.471 Since: 05.03.13 | 0.2094 sec