Nasional

Presiden Lepas 190 Ekor Burung Di Kebun Raya Bogor

Sunday, 03 Januari 2016 | View : 1088

BOGOR-SBN.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" hari ini, Sabtu (2/1/2016) mengunjungi Pasar Burung di Jalan Pramuka, Kelurahan Matraman, Kota Jakarta Timur. Pasar Burung Pramuka, Jakarta Timur menjadi pasar pertama yang dikunjungi Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" di tahun 2016.

Presiden Joko Widodo ditemani putranya Kaesang Pangarep melihat berbagai jenis burung sebelum memutuskan membeli. Ratusan burung yang dilepas dibeli langsung oleh Presiden Jokowi di Pasar Burung Pramuka, Sabtu (2/1/2016). Presiden Jokowi membeli sendiri burung-burung yang akan dilepas tersebut di Pasar Pramuka, PD Pasar Jaya Pasar Burung Pramuka, Jl. Pramuka Raya, Kelurahan Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (DKI Jakarta), pada Sabtu (2/1/2016).

Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana mengatakan, setalah acara keluarga, Presiden Jokowi yang rencananya akan menuju Istana, mampir lebih dulu ke Pasar Burung Pramuka, sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (2/1/2016).

Ari Dwipayana menyebutkan, Presiden Jokowi membeli burung ditemani putranya dan kegiatan itu tanpa terjadwal sebelumnya. "Ya. Tanpa direncanakan sebelumnya, Presiden Jokowi ditemani putranya, mengunjungi pasar burung di Jalan Pramuka. Rencananya besok akan dilepas burung-burungnya," jelas Ari Dwipayana.

"Di pasar burung itu, Presiden menyusuri satu per satu kios pedagang burung. Presiden terlihat santai dan sesekali menyapa warga sambil membeli 190 burung berbagai jenis," ucap Ari Dwipayana.

Ratusan burung itu rencananya akan dilepas mantan Wali Kota Solo itu di Istana Bogor.

Menurut Ari Dwipayana, salah satu tujuan dari kegiatan Presiden melepas burung dan kadang ikan di sekitaran Istana Bogor, adalah ingin menjaga ekosistem alam, terutama di kawasan perkotaan yang jumlah burungnya semakin berkurang.

“Tujuan Presiden melepas burung dan ikan ini agar ekosistem alam tetap terjaga dengan baik, terutama di kawasan perkotaan. Presiden mengamati bahwa jumlah burung semakin berkurang, apalagi di Istana Kepresidenan Jakarta,” tukas Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, Minggu (3/1/2016).

"Untuk itulah, Presiden menginginkan agar suasana di Istana Kepresidenan Bogor dan Kebun Raya menjadi lebih hidup terutama di pagi hari dengan kicauan burung. Dan di Istana Bogor, keberadaan burung dan ikan harus dilindungi dan jumlahnya diperbanyak," tandas Ari Dwipayana.

Dalam kunjungan mendadak itu, Presiden Jokowi memborong 190 jenis burung. "Akhirnya, beliau membeli 190 ekor burung dari berbagai jenis," ungkap Ari Dwipayana, Anggota Tim Komunikasi Presiden, kepada awak media, Sabtu (2/1/2016).

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, Jokowi memborong berbagai jenis burung di antaranya Kutilang, Jalak, Perkutut, dan Krucuk. Menurut Ari Dwipayana, burung yang dibeli di antaranya lebih banyak jenis burung kicau seperti Perkutut, Kutilang Sutra, Kutilang Biasa, Jalak Kebo, Jalak Nias, Jalak Biasa, Kapasan, Trucuk, dan Puter.

Kunjungan Presiden Jokowi ke pasar burung, terang Ari Dwipayana, tak direncanakan sebelumnya.

Rencananya, Presiden Jokowi akan melepas ratusan burung tersebut di lingkungan Istana Bogor. Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" melepas 190 ekor burung di Kebun Raya Bogor, Minggu (3/1/2016). Presiden Jokowi membeli 190 ekor burung berbagai jenis dari Pasar Pramuka pada Sabtu (2/1/2016) kemudian melepaskannya di Kebun Raya Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Minggu (3/1/2016) pagi.

Ratusan burung yang dilepas Presiden Jokowi berasal dari berbagai jenis. Ada berbagai jenis burung yang dilepas mantan Wali Kota Solo tersebut, Jokowi. Antara lain Jalak Kebo, Jalak Nias, Jalak Biasa, Kapasan, Puter, Perkutut, Kutilang Sutra, Kutilang Biasa, dan Trucuk.

Pelepasan burung tersebut dilakukan Jokowi di Kebun Raya Bogor dalam suasana santai, tanpa keprotokoleran. Bahkan, agenda ini tertutup dari media.

Pelepasan burung dilakukan Presiden Jokowi dalam suasana santai tanpa protokoler. “Dalam suasana santai dan tanpa protokoler, Presiden Joko Widodo melepas 190 ekor burung di Kebun Raya Bogor,” beber Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana.

Presiden Jokowi membeli burung tersebut begitu tiba di Jakarta setelah kunjungan kerja di Papua. Selama empat hari Presiden Jokowi blusukan ke berbagai daerah seperti di Sorong, Wamena, Merauke hingga Raja Ampat. Dalam kunjungannya Presiden Jokowi ditemai Gubernur Papua Lukas Enembe, S.I.P., Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc., Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Staf Khusus Presiden RI yang juga Ketua Lembaga Masyarakat Adat Provinsi Papua, Lenis Kogoya.

Sebelumnya pada Februari tahun lalu 2015, Presiden Jokowi juga pernah membeli ratusan burung di Pasar Pramuka, Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Di sana, Presiden Jokowi membeli ratusan burung untuk ditempatkan dan dilepas di Istana Bogor dan Istana Merdeka di Jakarta. Pelepasan ratusan burung ke alam bebas pernah dilakukan Presiden Jokowi sebelumnya, yaitu pada Februari 2015. Pada saat itu, Presiden Jokowi melepas ratusan burung di Istana Merdeka dan Istana Kepresidenan Bogor.

Presiden Jokowi membeli burung jenis Jalak Kebo sebanyak 300 ekor. "Tiap ekor harganya Rp 50 ribu," kata Nuryadi, pedagang burung yang bertransaksi dengan Presiden Jokowi. Presiden Jokowi juga membeli 20 ekor Perkutut dan 100 ekor Kutilang. Harga satu ekor Perkutut seharga Rp 50 ribu, sedangkan Kutilang Rp 30 ribu seekor.

Ari Dwipayana mengatakan, pelepasan burung ini bukanlah kali pertama dilakukan Presiden Jokowi. Sebelumnya, pada Februari 2015 Presiden Jokowi melepas ratusan ekor burung di Istana Merdeka Jakarta dan Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Tak hanya burung, Presiden Jokowi saat itu juga pernah melepas aneka jenis ikan di aliran Sungai Ciliwung dan ikan-ikan ke kolam Kebun Raya Bogor.

See Also

Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Kalau Tidak Ada TMMD, Belum Tentu Ada Program Bedah RTLH
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.443.623 Since: 05.03.13 | 0.2002 sec