Hukum

Polri Sebut 13 Daerah Prioritas Pengamanan Tahun Baru

Thursday, 31 Desember 2015 | View : 5265

JAKARTA-SBN.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan memprioritaskan pengamanan Tahun Baru di 13 daerah yang dinilai memiliki potensi ancaman keamanan.

"Ada 13 daerah rawan pada tahun baru, daerah-daerah ini yang jadi fokus," ungkap Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia (Kadiv Humas Mabes Polri), Irjen Pol. Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. di kantornya, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No.3, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2015).

Menurut dia, daerah-daerah rawan tersebut di antaranya adalah Jawa Tengah, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Papua, Papua Barat, Ambon, Sumatera Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara.

"Penjagaannya akan berlapis-lapis, mulai dari pengamanan terbuka hingga tertutup," papar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat mewaspadai ancaman teror yang disebar melalui pesan berantai pada telepon seluler atau "broadcast" menjelang Tahun Baru.

"Ancaman teror dari broadcast biasanya tidak benar, tapi kita tetap harus waspada," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia (Kadiv Humas Mabes Polri), Irjen Pol. Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. di kantornya, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No.3, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2015).

Ia meminta kepada masyarakat agar tidak panik atau berlebihan ketika menerima pesan demikian.

"Kita memang punya sejarah pahit, Tahun Baru pernah ada aksi teroris. McDonald's, Gereja, Mal, kantor polisi, dan Kedutaan pernah dibom. Inisiatif meneror memang dari mereka. Kami tidak tahu apa yang dipikirkan, ya kita tetap harus waspada," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. di kantornya, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Irjen Pol. Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. menjelaskan semua lokasi yang dinilai berpotensi menerima serangan akan mendapatkan pengamanan dari Polri.

Terkait dengan penebalan keamanan menjelang Tahun Baru, ia mengatakan pihaknya akan menerapkan penjagaan berlapis, mulai dari pengamanan terbuka hingga tertutup.

Personel yang akan dikerahkan Markas Besar Polri jumlahnya akan sama dengan pengamanan saat perayaan Natal lalu.

Terkait personel yang akan dikerahkan Markas Besar Polri, Irjen Pol. Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N. menjelaskan jumlahnya akan sama dengan pengamanan saat perayaan Natal lalu.

Polri berencana mengerahkan dua pertiga kekuatannya dengan dibantu TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, hingga mencapai 150 ribu personel.

Mabes Polri akan tetap menerapkan siaga satu bagi anggotanya menghadapi perayaan Tahun Baru. (ant/jos)

See Also

Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 506 Gram Narkoba
Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
Polisi Dalami Aliran Dana Jamaah First Travel
Polisi Tetapkan Komisaris First Travel Jadi Tersangka
Bareskrim Polri Geledah Rumah Mewah Bos First Travel Di Sentul
Perampok Tewaskan Italia Chandra Kirana Putri Menyerah Ke Polisi
Gatot Brajamusti Divonis 8 Tahun Terkait Kepemilikan Sabu
PK Ditolak, Pembunuh Sisca Yofie Tetap Dihukum Mati
jQuery Slider

Comments

Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.963.768 Since: 05.03.13 | 0.1975 sec