Nasional

Presiden Resmikan Bandara Komodo

Monday, 28 Desember 2015 | View : 523

LABUAN BAJO-SBN.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" dan Ibu Negara Iriana bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah sebelumnya menghabiskan liburan di Solo, Jawa Tengah (Jateng).

Menumpang pesawat Kepresidenan Indonesia-1, mantan Gubernur DKI Jakarta itu, Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan menuju ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (27/12/2015). ‎

"Di bandara Komodo ini, Presiden akan meresmikan Terminal Penumpang Bandara Komodo," ujar Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin di Jakarta, Minggu (27/12/2015).

Presiden RI ke-7 tersebut, Ir. H. Joko Widodo meresmikan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (27/12/2015).

Dalam kegiatan ini, Kepala Negara Jokowi juga didampingi Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, hari ini akan meresmikan pengoperasian terminal penumpang Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Biro Pers Media dan Informasi, Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, peresmian terminal penumpang Bandara Komodo dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sesaat setibanya di Labuan Bajo dari Solo, Jawa Tengah. Presiden Jokowi sejak 23 Desember lalu berada di Solo untuk kegiatan internal.

Presiden mengatakan pengembangan bandara itu penting untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah Nusa Tenggara Timur, khusus di Pulau Flores dan sekitarnya.

"Dengan hadirnya terminal baru dan perpanjangan runway (landasan pacu) saya berharap jumlah wisatawan meningkat," kata Presiden.

Bandara Komodo akan menjadi salah satu pintu masuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Labuhan Bajo, Danau Kalimutu, Gua Liang Bua, Taman Nasional Komodo dan obyek wisata lain di wilayah tersebut.

Presiden minta Pemerintah Daerah (Pemda) meningkatkan promosi wisata setelah bandara baru itu beroperasi.

"Pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan berbagai maskapai agar makin banyak intensitas penerbangan ke bandara ini," katanya.

Presiden ingin penerbangan yang masuk ke Bandara Komodo tidak hanya dari Bali, tapi juga dari tempat lain seperti Jakarta, Surabaya dan Singapura.

Dia berharap ekonomi daerah Labuan Bajo dan sekitarnya meningkat seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan yang datang melalui Bandara Komodo.

Usaha penginapan, ekonomi kreatif dan industri wisata diharapkan tumbuh setelah pengoperasian bandara tersebut.

Bandara Komodo pembangunannya mulai dirintis tahun 1975. Kini bandara itu memiliki terminal yang besar, bersih dan artistik, serta landasan pacu dengan panjang 2.250 meter dan lebar 45 meter.

Bandara yang sebelumnya hanya bisa didarati pesawat propeller sekelas ATR 72-600 itu selanjutnya akan bisa didarati pesawat jet ukuran medium seperti Airbus A-320 serta Boeing B 737-800 dan B 737-900.

Presiden berpesan kepada pengelola bandara untuk merawat bandara dengan baik.

"Saya minta terminal baru ini agar dirawat dan dikelola dengan baik. Jaga kebersihan dan keamanannya selalu agar wisatawan merasa nyaman dan aman datang ke sini," katanya.

Seusai meresmikan Bandara Komodo, Presiden menandatangani prasasti disaksikan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Setelah acara peresmian terminal, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana bersama rombongan terbatas, melanjutkan perjalanan dengan menumpang Heli Super Puma TNI AU menuju Pulau Komodo.

"Di Pulau Komodo, Presiden dan Ibu Negara bersama rombongan terbatas melakukan peninjauan dan mendengarkan penjelasan singkat dari Kepala Balai Taman Nasional Komodo," imbuh Bey Machmudin.

Saat ini, Bandara Komodo ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara untuk melihat biawak raksasa. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas penerbangan dari dan ke Bandara Komodo meningkat cukup signifikan, menyusul penetapan biawak raksasa Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Dari rangkaian perjalanan di Labuan Bajo, mantan Wali Kota Solo tersebut, Joko Widodo dan rombongan menuju Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu rombongan Presiden akan meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 5MW di Desa Oelpuah. (jos/jpnn/ant)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.652.227 Since: 05.03.13 | 0.149 sec