Nasional

Presiden Tinjau Perbatasan RI-Timor Leste

Monday, 28 Desember 2015 | View : 549

ATAMBUA-SBN.

Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa "Jokowi" meninjau pembangunan pos lintas batas Republik Indonesia-Timor Leste, Motaain, di Kota Atambua, Ibu Kota Kabupaten Belu, Pulau Timor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (28/12/2015).

"Pembangunan Pos Lintas Batas terpadu Motaain ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dari arus keluar-masuk barang," papar Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meninjau pos perbatasan Motaain.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi daerah pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Berdasarkan keterangan tertulis Tim Komunikasi Presiden (TKP) yang diterima awak media, pada Senin (28/12/2015), Presiden Jokowi berjanji akan membangun infrastruktur jalan raya dan pasar di PLBN Terpadu Motaain, pada Oktober tahun depan. “PLBN Terpadu Motaain ini akan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru. Kita ingin arus barang dari Indonesia ke Timor Leste semakin banyak,” tandas Presiden Joko Widodo saat meninjau PLBN Motaain di Kabupaten Belu, Senin (28/12/2015).

Kepala Negara mengungkapkan, PLBN Terpadu yang terletak di perbatasan Indonesia dan Timor Leste itu diyakini akan memainkan peranan penting untuk mendorong arus barang dari Indonesia menuju Timor Leste.

Dikatakan, sudah terlalu lama pemerintah mengabaikan pembangunan wilayah perbatasan. Mulai tahun depan, pemerintah akan membangun PLBN Terpadu, memperlebar jalan raya dari 4,5 meter menjadi 7 meter. "Pasar di PLBN Terpadu dapat dimanfaatkan masyarakat dalam rangka peningkatan ekonomi," jelas Presiden Joko Widodo.

Mantan Wali Kota Surakarta ini, Joko Widodo mengatakan PLBN Terpadu Motaain akan diresmikan pada Oktober 2016. "Ini akan menjadi contoh bahwa yang namanya muka terdepan itu diperlukan. Baik sebagai kebanggaan Bangsa Indonesia, maupun dari sisi ekonomi sebagai titik pertumbuhan ekonomi untuk mendorong dari Indonesia mendorong ekspor ke negara lain,” terang mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Diharapkan pembangunan PLBN Montaain dapat memberi manfaat bagi masyarakat perbatasan, khususnya warga di Tasifeto Timur dan Kalukuk Mesak. Di kedua Kecamatan terdapat 984 KK penduduk eks Timor Leste yang kini sudah menjadi WNI.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berharap PLBN Montaain yang berdiri di atas lahan seluas 8,03 hektare (ha) dan dilengkapi bangunan seluas 5.839,35 meter per segi dapat memberikan pelayanan yang baik. "Nanti pelayanan arus orang dan arus barang menjadi lebih cepat," pungkas mantan Wali Kota Solo tersebut.

Pembangunan pos terpadu yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 82 miliar ini dimulai sejak Agustus 2015, dan diharapkan selesai pada Oktober 2016.

Sebelumnya, ukuran Pos Lintas Batas Motaain hanya berupa sebuah gedung dengan beberapa pintu untuk pengurusan imigrasi, kepabeanan, karantina, keamanan perdagangan dan lainnya.

Namun, dengan pembangunan pos lintas batas terpadu akan di pecah sesuai kebutuhannya, bahkan akan disediakan pasar yang dapat digunakan oleh masyarakat.

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu merupakan pos pemeriksaan lintas batas dan barang keluar masuk wilayah negara.

Selain di Motaain, Kepala Negara juga telah menginstruksikan pembangunan sejumlah pos lintas batas terpadu yaitu di Aruk, Entikong, Nanga Badau, Wini, Motamasin dan Sukow. Presiden Jokowi, pada 28 April lalu telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Percepatan Pembangunan Tujuh Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Penerbitan Inpres itu merupakan bagian dari komitmen Presiden Jokowi yang tercantum dalam Program Nawacita untuk membangun Indonesia dari pinggiran.

Inpres yang diterbitkan sebagai tindak lanjut kunjungan kerja Presiden Jokowi ke sejumlah wilayah perbatasan di Papua, NTT, dan Kalimantan Barat ditujukan kepada 16 Menteri/Pimpinan Lembaga, tiga Gubernur, dan tujuh Bupati/Wali Kota.

Tujuh Pos Lintas Batas Negara Terpadu berlokasi di Aruk (Kabupaten Sambas), Entikong (Kabupaten Sanggau), Badau (Kabupaten Kapuas Hulu), Motaain (Kabupaten Belu), Motamasin (Kabupaten Malaka), Wini (Kabupaten Timor Tengah Utara), dan Skouw (Kota Jayapura).

Pada kesempatan ini, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Drs. Badrodin Haiti, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono dan Gubernur NTT Frans Lebu Raya. (ant)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.609.051 Since: 05.03.13 | 0.1276 sec