Internasional

Irak Terus Gempur ISIS Di Ramadi

Thursday, 24 Desember 2015 | View : 724
Tags : Irak, Isis, Ramadi

BAGHDAD-SBN.

Pasukan keamanan Irak pada Rabu (23/12/2015) melanjutkan serangan besar pada hari kedua guna sepenuhnya merebut Kota Ramadi, Ibu Kota Provinsi Anbar dari anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

Tentara anti-teror, dengan dukungan pesawat koalisi pimpinan AS dan Irak, terlibat dalam bentrokan sengit dengan anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) pada dini hari di Daerah Albu Diyab di Ramadi Utara, yang berada sekitar 110 kilometer di sebelah Utara Ibu Kota Irak, Baghdad, kata sumber kepada kantor berita Xinhua.

Tentara membuat kemajuan besar dan merebut kembali hampir separuh daerah Albu Diyab, kata sumber tersebut.

Pertempuran sengit di Albu Diyab menewaskan dan melukai puluhan gerilyawan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS), kata sumber itu lalu mengatakan 16 anggota pasukan keamanan tewas dan 12 cedera dalam serangan bom truk bunuh diri terhadap posisi militer di daerah tersebut.

Selain itu, beberapa pesawat tempur pasukan koalisi internasional membombardir satu rombongan 14 kendaraan yang membawa gerilyawan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) di Daerah Albu Diyab.

Mereka menghancurkan delapan kendaraan dan menewaskan tak kurang dari 30 gerilyawan di dalamnya, tambah sumber tersebut yang tak mau disebutkan jatidirinya.

Tentara juga melanjutkan kemajuan mereka dari arah Barat-Daya Ramadi di Kabupaten Houz sehari setelah mereka merebut kendali atas distrik yang berdekatan Al-Bakr, Dhubbat dan Aramel.

Namun, gerak maju mereka diperlambat oleh penembak gelap ISIS, puluhan bom pinggir jalan dan bangunan yang dipasangi jebakan, kata sumber tersebut.

Gerak maju pasukan keamanan terhambat oleh warga yang dilarang kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) meninggalkan kota itu. Mereka digunakan sebagai tameng hidup, kata sumber tersebut.

Ia menambahkan beberapa kendaraan militer menggunakan pengeras suara untuk menginstruksikan warga sipil agar mengibarkan bendera putih sebelum mereka mendekati tentara.

Pesawat militer Irak menyebarkan selebaran pada Minggu (20/12/2015) di Ramadi, meminta penduduk meninggalkan kota di Barat itu, yang dikuasai kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) , dalam 72 jam.

"Itu tanda bahwa operasi militer utama untuk merebut pusat kota Ramadi segera dimulai," kata sumber militer, yang tidak bersedia disebut namanya.

Selebaran tersebut berisi jalur aman bagi warga untuk keluar dari kota itu serta permintaan agar mereka membawa pengenal resmi, kata Brigadir Jenderal Yahya Rasool kepada Reuters melalui telepon.

"Seluruh pasukan keamanan diperintahkan mengurus warga, yang mendekati mereka," katanya.

Intelijen Irak memperkirakan jumlah pejuang kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS), yang bercokol di pusat Ramadi, Ibu Kota Provinsi Anbar, sekitar 250 sampai 300 orang.

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.612.188 Since: 05.03.13 | 0.1485 sec