Internasional

Irak Terus Gempur ISIS Di Ramadi

Thursday, 24 Desember 2015 | View : 831
Tags : Irak, Isis, Ramadi

BAGHDAD-SBN.

Pasukan keamanan Irak pada Rabu (23/12/2015) melanjutkan serangan besar pada hari kedua guna sepenuhnya merebut Kota Ramadi, Ibu Kota Provinsi Anbar dari anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS).

Tentara anti-teror, dengan dukungan pesawat koalisi pimpinan AS dan Irak, terlibat dalam bentrokan sengit dengan anggota kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) pada dini hari di Daerah Albu Diyab di Ramadi Utara, yang berada sekitar 110 kilometer di sebelah Utara Ibu Kota Irak, Baghdad, kata sumber kepada kantor berita Xinhua.

Tentara membuat kemajuan besar dan merebut kembali hampir separuh daerah Albu Diyab, kata sumber tersebut.

Pertempuran sengit di Albu Diyab menewaskan dan melukai puluhan gerilyawan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS), kata sumber itu lalu mengatakan 16 anggota pasukan keamanan tewas dan 12 cedera dalam serangan bom truk bunuh diri terhadap posisi militer di daerah tersebut.

Selain itu, beberapa pesawat tempur pasukan koalisi internasional membombardir satu rombongan 14 kendaraan yang membawa gerilyawan kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) di Daerah Albu Diyab.

Mereka menghancurkan delapan kendaraan dan menewaskan tak kurang dari 30 gerilyawan di dalamnya, tambah sumber tersebut yang tak mau disebutkan jatidirinya.

Tentara juga melanjutkan kemajuan mereka dari arah Barat-Daya Ramadi di Kabupaten Houz sehari setelah mereka merebut kendali atas distrik yang berdekatan Al-Bakr, Dhubbat dan Aramel.

Namun, gerak maju mereka diperlambat oleh penembak gelap ISIS, puluhan bom pinggir jalan dan bangunan yang dipasangi jebakan, kata sumber tersebut.

Gerak maju pasukan keamanan terhambat oleh warga yang dilarang kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) meninggalkan kota itu. Mereka digunakan sebagai tameng hidup, kata sumber tersebut.

Ia menambahkan beberapa kendaraan militer menggunakan pengeras suara untuk menginstruksikan warga sipil agar mengibarkan bendera putih sebelum mereka mendekati tentara.

Pesawat militer Irak menyebarkan selebaran pada Minggu (20/12/2015) di Ramadi, meminta penduduk meninggalkan kota di Barat itu, yang dikuasai kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS) , dalam 72 jam.

"Itu tanda bahwa operasi militer utama untuk merebut pusat kota Ramadi segera dimulai," kata sumber militer, yang tidak bersedia disebut namanya.

Selebaran tersebut berisi jalur aman bagi warga untuk keluar dari kota itu serta permintaan agar mereka membawa pengenal resmi, kata Brigadir Jenderal Yahya Rasool kepada Reuters melalui telepon.

"Seluruh pasukan keamanan diperintahkan mengurus warga, yang mendekati mereka," katanya.

Intelijen Irak memperkirakan jumlah pejuang kelompok teroris Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) atau Negara Islam atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau Islamic State (IS) atau The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau Islamic State of Iraq and Syria atau Islamic State of Iraq and al-Sham (ISIS) yang lebih dikenal dengan Islamic State (IS) atau Negara Islam (IS), yang bercokol di pusat Ramadi, Ibu Kota Provinsi Anbar, sekitar 250 sampai 300 orang.

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.484.379 Since: 05.03.13 | 0.2567 sec