Politik

Komite Konvensi Demokrat Jaring Capres Berkualitas

Tuesday, 13 Agustus 2013 | View : 802

BOGOR-SBN.

Ketua Komite Konvensi Partai Demokrat yang juga mantan Menteri Agama, Muhammad Maftuh Basyuni, berjanji akan bekerja sungguh-sungguh menjaring orang yang tepat dan berkualitas untuk menjadi Calon Presiden (Capres) Demokrat.

Komite langsung rapat untuk menata apa yang akan dipersiapkan dalam menjaring Capres. “Kami berkomitmen untuk mensukseskan pencalonan ini. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap Komite Konvensi bisa bekerja baik tanpa gangguan apa pun,” jelas Muhammad Maftuh Basyuni, seusai bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Senin (12/8/2013).

Sebanyak 16 dari 17 anggota Komite Konvensi hadir di kediaman SBY. Satu orang tak bisa hadir karena sedang berada di luar negeri. Dalam pertemuan itu, Kepala Negara resmi menyerahkan penjaringan capres Demokrat ke Komite Konvensi.

“Peserta konvensi yang berasal dari parpol lain bisa saja terjaring. Namun, jika bersedia mengikuti konvensi, mereka harus nonaktif dari partai terdahulu,” tutur Maftuh Basyuni. “Tak boleh dua kaki,” ujar mantan Menteri Agama tersebut. “Jika nanti menjadi Capres yang diusung Demokrat, otomatis calon tersebut harus menjadi anggota Demokrat,” tambah dia.

“Akhir Agustus ini, Komite Konvensi akan mengumumkan siapa saja peserta yang terjaring mengikuti konvensi,” lanjut Muhammad Maftuh Basyuni. “Jumlah peserta konvensi tak akan dibatasi sepanjang memenuhi persyaratan,” bilangnya. “Secara umum kerja Komite Konvensi, antara lain pada September hingga Desember 2013, Komite Konvensi akan mengenali setiap calon dan mewawancarai mereka,” imbuh dia.

“Selanjutnya, pada Januari hingga April 2014, Komite akan menguji seberapa besar pengaruh peserta sebagai pejabat publik, termasuk di dalamnya adalah debat antar peserta dan pelaksanaan survei oleh tiga lembaga survei. Barulah setelah itu dipilih siapa yang terbaik untuk menjadi Capres Demokrat. Komite Konvensi Capres Partai Demokrat hanya akan menjaring capres yang layak mengikuti konvensi,” paparnya lagi. “Kami hanya menjaring. Tak akan memberi kesempatan pada yang mencalonkan diri,” kata mantan Menteri Agama (Menag), Muhammad Maftuh Basyuni.

Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat dan mantan anggota DPR RI, Ir. Jero Wacik, S.E. mengatakan SBY secara resmi mengucapkan terima kasih atas kesediaan semua anggota Komite Konvensi. “Tugas-tugasnya sudah diserahkan. Mulai hari ini komite akan bertugas. Muhammad Maftuh Basyuni akan memimpin,” ucap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI ke-14, Ir. Jero Wacik, S.E.

Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI ke-12 sejak 21 Oktober 2004 hingga 1 Oktober 2009, Ir. Jero Wacik, S.E. mengatakan Majelis Tinggi hanya akan mengawasi dari belakang. Dalam pertemuan itu, Ir. Jero Wacik, S.E. kelahiran Singaraja 64 tahun silam menjelaskan SBY sangat serius ingin menemukan penggantinya. Demokrat sudah menyerahkan 11 nama peserta yang menyatakan siap mengikuti konvensi. “Namun, itu semua wewenang Komite untuk memverifikasi lagi apakah mereka layak atau tidak,” kata alumnus Universitas Indonesia tahun 1983 tersebut.

Di antara sebelas nama itu, Menteri ESDM Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Ir. Jero Wacik, S.E. mengakui ada sejumlah menteri dan anggota parpol lain. Namun, alumnus Institut Teknologi Bandung tahun 1974 ini enggan menjelaskan lebih lanjut.

Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syariefuddin Hasan, menyatakan Majelis Tinggi Partai Demokrat menyerahkan sepenuhnya penjaringan Capres dari Partai Demokrat ke Komite Konvensi. “Pak Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua Majelis Tinggi bahkan sudah meminta Komite Konvensi untuk segera bekerja,” terang Syariefuddin Hasan. Mengenai jumlah peserta konvensi, Syariefuddin Hasan menyatakan sepenuhnya menjadi hak Komite untuk menentukan. “Bola di tangan mereka," ujar Menteri Koperasi dan UKM ini.

Pertemuan dengan Majelis Tinggi merupakan penyerahan tugas pencarian capres secara resmi ke Komite Konvensi yang diketuai Muhammad Maftuh Basyuni. Menteri Koperasi dan UKM Syariefuddin Hasan juga mengatakan Komite akan segera menyusun dan mengumumkan tata tertib yang diperlukan. “Partai tak akan ikut campur,” jelasnya lagi.

“Selama di Cikeas, semua anggota yang hadir mendengar arahan dari Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus melakukan tanya jawab,” tutur anggota Komite Konvensi, Effendi Gazali. “Kami dikontrak selama 8 bulan dengan tugas utama menjaring Calon Presiden untuk Partai Demokrat,” ucap dosen Universitas Indonesia ini. (ant)

See Also

Sosialisasi Pilkada Jadi Tantangan KPU
Bawaslu RI Pastikan Pilkada Luber Dan Jurdil
Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.313.092 Since: 05.03.13 | 0.1831 sec