Redaksi

Soe Dan Pantai Kolbanu Yang Terkenal

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Tuesday, 15 Desember 2015 | View : 903

SBN.

Dulu saya pernah melakukan perjalanan pakai mobil di tanah Timor Timor. Dari Kupang sampai batas Dili. Satu hari kami berhenti di sebuah pantai sunyi sekali dengan air warna biru. Dan yang menakjubkan adalah batu-batunya. Batu-batu yang ada berwarna-warni tua seperti merah, biru, kuning.

Saya lupa nama pantai tersebut. Ketika ke Soe saya bertanya di mana pantai dengan batu berwarna-warni tua? Semuanya menjawab ada di Pantai Kolbano, kecuali kawan lama Bapak Damyan Gondho. Dia sebut ada di Naikliu, Pantai Utara Timor. Pantai ini ada di dekat Kefa.

Jadi Kolbanu menjadi target yang harus dikunjungi. Kami ke sana dari Soe pagi sekali sebelum pelatihan berlangsung. Sebelumnya saya membaca banyak tulisan tentang Pantai Kolbanu. Ada kontroversi tentang pengembangan pariwisata atau bisnis batu.

Pantai Kolbanu terletak di antara Soe dan Kupang. Sebelum masuk kota Soe ada jalan menuju ke Pantai Kolbanu. Jalannya bagus. Sesampai di sana nampak ada geliat bisnis. Ada Bank NTT. Pantai Soe yang dijadikan obyek wisata selain Pantai Kolbanu adalah Pantai Oe Tune. Dua pantai ini ada di satu jalur.

Dari yang saya baca di koran lama, ada tulisan yang mempersoalkan investor batu dari luar negeri. Dia nampaknya lebih setuju Pantai Kolbanu dikembangkan sebagai tempat pariwisata. Namun yang menang nampaknya kepentingan bisnis. Tidak ada hotel, jalan diperbaiki, di tengah Pantai Kolbanu didirikan pelabuhan kecil. Sebelum sampai ke tempat yang biasa dikunjungi orang, saya melihat kantong plastik berserakan dengan rumah gubuk ada di pinggir pantai. Kata sopir, satu kantong plastik yang berisi batu dihargai Rp 30.000,-

Saya suka suasana menuju Pantai Kolbanu. Sunyi senyap dengan di sisi kiri bukit batu. Kadang ada bunga famboyant berbunga penuh. Lalu saya melihat pohon kaltus yang sungguh indah. Setiba pantai tempat orang bermain, langsung saya melihat pasir dan batu.

Kecewalah saya. Ternyata bukan pantai ini yang saya maksud. Batunya tidak berwarna gelap. Memang batu-batunya bermutu dan sering saya lihat untuk hiasan kebun rumah mewah.
Pantainya indah dengan warna laut biru jernih. Ada batu besar terdiri kokoh di sana. Di kejauhan nampak pelabuhan yang sedang dibangun. Sekalipun masih pagi, terik matahari terasa sekali. Saya tidak berani berlama-lama di sana. Takut kulit gosong dan memang niatnya hanya mau melihat batu pantai yang berwarna tua. Ternyata benar Pak Damyan. Ada di Naikliu di dekat Kefa. Memang dia kamus hidup tentang NTT. Pak Damyan dulu adalah wartawan Kompas dan pendiri harian pagi Pos Kupang. Berkat jasanya saya mengenal NTT dengan lebih mendalam.

Yang tertinggal ada perasaan galau melihat pengaturan hidup masyarakat yang tidak bertitik tolak pada pemberdayaan masyarakat lokal untuk jangka panjang. (esh)

See Also

Mas Arswendo: Menulis Itu Gampang
Pidato Pertanggungjawaban Atas Penerimaan Soetandyo Wignjosoebroto Award
Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Saya Mengurus Kewarganegaraan Indonesia Sendiri Dan Tidak Mudah
Lian Gouw Untuk Penyebaran Novel Sejarah Indonesia
Seminar Membangun Ke-Indonesia-an
Rencana Bekerja Untuk Otonomi Perempuan
Ketemu Anak Presiden Di Markobar Surabaya
Mengenang Mas Slamet Riyadi Sabrawi
Batik Cermin Budaya Bangsa Indonesia
Keberlangsungan Batik Dalam Pergulatan
Handoko Wibowo Penerima Yap Thiam Hien Award 2015
Cengkeh Dan Petani Berdaya
Senyum Solidaritas Wong Cilik Yang Aku Suka
Ketika Myra Diarsi Di Tlogo Wening
SBO TV Tentang Masa Orientasi Sekolah
Membimbing Karier Anak
Menulis Karya Besar Yang Berdampak Untuk Yang Lain
Festival Kartini Bersama Wakil Gubernur Dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat
Surat Cinta Untuk Kartini
Wisata Suku Bajo Terbesar Di Dunia
Wisata Darat Di Tomia Wakatobi
Jiwa Entrepreneur Di Belakang Perkembangan Wakatobi
Taman Laut Wakatobi Terbaik Di Dunia
jQuery Slider

Comments

Arsip :201920172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.609.057 Since: 05.03.13 | 0.1199 sec