Agama & Masyarakat

Gebyar Musywil Muhammadiyah Jateng Ke-47 Dengan Jalan Sehat Punguti Sampah

Monday, 14 Desember 2015 | View : 532

KUDUS-SBN.

Gebyar Musyawarah Wilayah (Musywil) Muhammadiyah Jateng ke-47 tidak hanya dilakukan panitia tingkat wilayah maupun daerah, tingkat ranting pun ikut berkontribusi menyemarakkan acara akbar lima tahunan yang kali pertama digelar di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) ini.

Salah satunya dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pasuruhan Kidul, Jati, Kudus, dengan menggelar jalan sehat. Acaranya pun unik. Bukan jalan sehat biasa. Ratusan peserta yang terdiri dari anak-anak hingga dewasa ini juga memunguti sampah di sepanjang jalan yang dilalui.

Sucbhan, panitia acara dari PRM Pasuruhan Kidul mengatakan, dalam memperingati musywil Muhammadiyah Jateng ke-47 ini, pihak ranting tak ingin ketinggalan menyemarakkannya. Acaranya pun sengaja dibuat berbeda. Jalan sehat dengan memunguti sampah. “Sebelum jalan sehat dimulai, peserta diberi plastik ukuran besar satu per satu. Ketika jalan dan melihat sampah berserakan, langsung dipunguti dan dimasukkan ke dalam plastik yang sudah dibawa,” kata Sucbhan.

Itu dilakukan semua peserta yang berjumlah sekitar 300-an orang. Sampah yang terkumpul itu, kemudian dijadikan satu dan dibuang di Tempat Penampungan Sampah (TPS).

“Tujuan acara ini, selain syiar musywil yang digelar di Kudus 18-20 Desember mendatang, juga untuk bersih-bersih lingkungan. Kami ingin menunjukkan kalau warga Muhammadiyah di Pasuruhan Kidul peduli terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Dalam acara itu juga dihadiri Ketua PDM Kudus Hilal Majdi, Sekretaris PDM serta pejabat Muhammadiyah lainnya tingkat daerah. Tak terkecuali Kades Pasuruhan Kidul ikut menyemarakkan acara yang dimulai pukul 6.00 WIB tersebut.

Adapun rutenya, dari Masjid Annur Pasuruhan Kidul ke Utara menyusuri jalan-jalan pemukiman di desa setempat. “Seusai acara, kami juga menyediakan sejumlah doorprize bagi peserta,” tegasnya.

Sunarto, Kades Pasuruhan Kidul mengatakan, acara ini sangat bagus sekali dan perlu dilestarikan. “Muhammadiyah kan salah satu organisasi besar di Indonesia. Kalau semua melakukan kegiatan seperti ini, tidak ada lagi sampah berserakan di jalan. Semoga acara ini juga dilakukan organisasi ataupun instansi lainnya,” pungkasnya.

See Also

Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Anton Ferdian Rilis Kisahku
Marie Muhammad Berpulang
K.H. Sofiyan Hadi Sebut Setiap Anak Itu Spesial
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.589.894 Since: 05.03.13 | 0.1198 sec