Nasional

Menko PMK Ngambek Disoraki Ribuan Guru Saat Pidato

Sunday, 13 Desember 2015 | View : 1215

JAKARTA-SBN.

Ratusan ribu guru kecewa berat karena di HUT PGRI ke-70 Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa “Jokowi” batal hadir.

Mantan Wali Kota Solo tersebut, Jokowi hanya mengutus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Puan Maharani untuk menghadiri acara akbar PGRI.

"Presiden Jokowi tidak bisa hadir di acara HUT PGRI karena lagi menghadiri acara lain," ungkap Ketua PB PGRI Sulistiyo saat memberikan laporan di hadapan anggota PGRI di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Senayan, Kota Jakarta Pusat, Minggu (13/12/2015).

Mendengar itu, guru-guru sontak berteriak huuuuuu..huuuuu. Di luar SUGBK, guru-guru yang sudah menunggu kehadiran Presiden Jokowi namun ternyata tidak datang, juga kecewa.

"Walah kalau begitu kita pulang saja, ini Presidennya gak hadir," celetuk sejumlah guru.

Absennya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam HUT PGRI yang ke-70, mengundang komentar dari guru-guru. Mereka menilai, ketidakhadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ketidakberpihakan Pemerintah terhadap PGRI.

"Ini sejarah buruk, sejak PGRI dibentuk pada 70 tahun lalu, baru kali ini HUT PGRI tidak dihadiri presiden. Selama Presiden SBY memerintah 10 tahun, selalu hadir. Ada satu kali tidak hadir tapi diwakili Wakil Presiden," cetus‎ ‎Basyarudin Thayib, pengurus PB PGRI  kepada awak media, di sela-sela peringatan HUT PGRI ke-70 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Senayan, Kota Jakarta Pusat, Minggu (13/12/2015).

Basyarudin Thayib, pengurus PB PGRI menyatakan, seluruh anggota PGRI kecewa berat karena Presiden tidak menghadiri HUT ke-70. "Sebenarnya ini momen bagus untuk menunjukkan PGRI sebagai mitra strategis bagi pemerintah. Namun sayang dilewatkan Presiden kita," tandasnya.

Ditambahkan Muhammad Sibromulisi, PB‎ PGRI, pihaknya merasa kasihan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, Jokowi menjadi Presiden pertama yang dimusuhi 3,4 juta anggota PGRI.

"Sejak PGRI, baru sekarang ini HUT-nya hanya diwakili Menteri. Biasanya setiap 10 tahun peringatan HUT, program PGRI back to Solo sebagai kota lahir PGRI. Nanti ulang tahun ke-70, guru-guru ke Ibu Kota. Sayangnya‎ Presidennya tidak hadir," sesal Muhammad Sibromulisi.

Baik Basyarudin Thayib maupun Muhammad Sibromulisi menduga ketidakhadiran Jokowi, salah satunya karena adanya dua SE dari MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi dan Men‎dikbud Anies Baswedan. "Secara psikologis memang bisa ditebak bila Presiden batal hadir. Kami dapat info Presiden tidak akan hadir itu sore (12/12/2015). Ini sangat mengecewakan kami semua," tukas Basyarudin Thayib yang diaminkan Muhammad Sibromulisi.

Kehadiran Menko PMK Puan Maharani dalam peringatan HUT PGRI ke-70 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Senayan, Jakarta, Minggu (13/12/2015) seolah tak diharapkan para guru.

Ribuan guru yang ada di SUGBK terus saja menyoraki anak Megawati Soekarnoputri tersebut. Sorakan itu terdengar ketika Puan Maharani membacakan pidato Presiden Joko Widodo.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Puan Maharani kesal karena disoraki ribuan guru sepanjang peringatan HUT PGRI ke-70 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Senayan, Kota Jakarta Pusat, Minggu (13/12/2015).

Kekesalan Puan Maharani ditumpahkan saat membacakan pidato Presiden RI ke-7, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) untuk para guru.

Sejak awal, Puan Maharani memang sudah disoraki. Namun, sorakan makin kencang saat dirinya naik panggung, terutama ketika membacakan pidato.

Tak hanya menyoraki, para guru juga memilih meninggalkan SUGBK ketika Puan Maharani sedang berpidato.

"Saya mewakili Presiden Jokowi menyampaikan salam hangat kepada seluruh guru Indonesia yang hadir pada kesempatan ini," kata Puan Maharani sebelum memulai membacakan pidato itu.

"Pak Presiden mau hadir, tapi beliau mengikuti kegiatan lain. Jadi enggak bisa datang," ujar Puan Maharani yang disambut sorakan para guru lagi.

Teriakan para guru sempat membuat Puan Maharani naik pitam. Puan Maharani pun terdiam sebentar. Sejurus kemudian dia menegur para guru. Puan Maharani bahkan sempat menegur para pengajar tersebut.

“Saya boleh meneruskan enggak?” tanya Puan Maharani.

“Boleeeeh,” jawab para guru. Namun, putri Megawati Soekarnoputri itu tampak tidak puas dengan jawaban para guru.

“Saya boleh meneruskan atau tidak? Boleh atau tidak? Kalau saya boleh meneruskan, tolong didengarkan. Gimana!?” tanya Puan Maharani dengan wajah yang mulai terlihat kesal.

“Saya bisa nggak meneruskan ini? Kalau diperbolehkan saya teruskan. Tapi tolong didengarkan. Bagaimana? Boleh diteruskan?” tegas Puan Maharani.

Setelah teguran dilayangkan, para guru terlihat diam. Setelah itu, sorakan untuknya pun perlahan berhenti.

Para guru lalu memberikan kesempatan pada Puan Maharani untuk membacakan lanjutan pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun, sebagian guru sudah meninggalkan tribun SUGBK. Banyak guru malah asyik foto-foto di tribun SUGBK sembari memunggungi Puan Maharani yang sedang berpidato.

Ribuan bus AntarKota AntarProvinsi (AKAP) Minggu (13/12/2015) pagi ini mulai memadati semua ruas jalan menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta. Bus diisi oleh para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Dari pantauan awak media, Minggu (13/12/2015), mulai pukul 6.00 WIB dari arah Timur bus terlihat keluar dari pintu keluar di depan Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto. Sedangkan dari arah Barat bus keluar dari exit tol Slipi, Jalan S. Parman.

Dari setiap bus yang diisi oleh para guru berseragam batik dasar kain putih dengan warna batik hitam dilengkapi dengan spanduk bertuliskan "Perayaan HUT PGRI tahun 2015 Gelora Bung Karno".

Dari spanduk tersebut juga tertera Cabang PGRI antara lain dari Kota Palembang, Lampung, Kediri, Semarang bahkan Surabaya.

Antrian bus tersebut mengakibatkan kepadatan arus lalu-lintas di sekitar SUGBK sebab satu jalur telah digunakan untuk parkir bus rombongan PGRI. Sebagian dari bus tersebut juga di parkir di area parkir Parlemen, Senayan Jakarta.

Sebanyak 15  ribu personel diturunkan guna mengamankan Puncak Hut ke-70 PGRI di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Rencananya, kegiatan PGRI akan berlangsung pukul 11.00-17.00 WIB, pada Minggu (13/12/2015).

“Pengamanan penggabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H. pada Minggu, (13/12/2015).

15.000 personel tersebut, selain mengamankan jalannya kegiatan juga mengawasi lalu lintas sekitar Stadion Utama GBK. Pasalnya, HUT ke-70 PGRI akan dihadiri 60.000 orang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Akan diprediksi macet,” jelas mantan WaKapolwiltabes Surabaya (2010). “Saya imbau agar warga DKI Jakarta menghindari ruas jalan Stadion U. GBK,” tambah mantan Kapolres Metro Jakarta Utara (2012).

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.596.501 Since: 05.03.13 | 0.1058 sec