Redaksi

Dimana Kebanggaanmu?

Author : Dra Esthi Susanti Hudiono MSi | Saturday, 12 Desember 2015 | View : 473

SBN.

Aku kembali ke pulau karang yang indah setelah 22 tahun.

Kubertanya:”Di mana kebanggaanmu?”
Adat dan budaya yang kau banggakan telah kehilangan kuasanya.

Dulu kau banggakan adatmu karena bisa menjaga anak perempuan jadi pelacur
Katamu:”Pelacur di Kupang adalah perempuan Jawa semua”.
Kini aku temukan banyak anak yang jadi korban trafficking di Surabaya
Perempuanmu juga tidak malu lagi menjadi pelacur di Kupang
Dan tidak ada lagi orang sekampungmu yang peduli.

Dulu kau bisa sombong dengan tenun ikatmu yang begitu eksotis
Kini tidak lagi mudah kutemukan, beli dan terima sebagai hadiah
Hargamu tidak lagi terjangkau oleh pembuat maupun pembeli
Teknik sederhana dari tempat lain telah mengambil alih
Yang ada mengalami penurunan mutu
Betapa Indonesia telah kehilangan harta karunnya.

Dulu kau bangga dengan sifon
Yang melihat seksualitas sebagai sesuatu yang alami
Kini sifon jadi pembicaraan conferensi internasional
Bukan karena tradisinya namun karena potensinya sebagai transmisi penyakit kelamin.

Dulu Boti punya Nune Benu yang mampu membangun masyarakat di tanah kering
Yang tertinggal sekarang adalah romantisme budaya dan adat
Di mana jiwa pionir yang mampu mentransformasi kekeringan menjadi tempat yang layak dihuni?

Dulu kau begitu bangga dengan sapi-sapimu
Yang mengisi kebutuhan daging di Jawa
Kini di mana sapi-sapimu?
Masih aku lihat sapi-sapi itu namun bukan lagi dengan kebanggaan seorang penyedia daging di tempat lain.

Kekerasan alam, karakter dan kebiasaanmu
Kini menjadi ancaman yang akan semakin melemahkanmu.

Pulau karang yang indah dan eksotis
Jadikanlah tempatmu dan dirimu daya tarik orang lain datang
Kau tak perlu lari dan menjadi orang lain
Keunikanmu akan menjadi harta karun yang dimiliki tempat lain
Gali dan percayalah pada dirimu.

Surabaya, 11 Desember 2015
Esthi Susanti Hudiono

Atas permintaan kawan lama: Bapak Putu Oka Sukanta. (esh)

See Also

Mas Arswendo: Menulis Itu Gampang
Pidato Pertanggungjawaban Atas Penerimaan Soetandyo Wignjosoebroto Award
Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Saya Mengurus Kewarganegaraan Indonesia Sendiri Dan Tidak Mudah
Lian Gouw Untuk Penyebaran Novel Sejarah Indonesia
Seminar Membangun Ke-Indonesia-an
Rencana Bekerja Untuk Otonomi Perempuan
Ketemu Anak Presiden Di Markobar Surabaya
Mengenang Mas Slamet Riyadi Sabrawi
Batik Cermin Budaya Bangsa Indonesia
Keberlangsungan Batik Dalam Pergulatan
Handoko Wibowo Penerima Yap Thiam Hien Award 2015
Cengkeh Dan Petani Berdaya
Senyum Solidaritas Wong Cilik Yang Aku Suka
Ketika Myra Diarsi Di Tlogo Wening
SBO TV Tentang Masa Orientasi Sekolah
Membimbing Karier Anak
Menulis Karya Besar Yang Berdampak Untuk Yang Lain
Festival Kartini Bersama Wakil Gubernur Dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat
Surat Cinta Untuk Kartini
Wisata Suku Bajo Terbesar Di Dunia
Wisata Darat Di Tomia Wakatobi
Jiwa Entrepreneur Di Belakang Perkembangan Wakatobi
Taman Laut Wakatobi Terbaik Di Dunia
jQuery Slider

Comments

Arsip :201920172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.607.572 Since: 05.03.13 | 0.124 sec