Agama & Masyarakat

KGPAA Paku Alam IX Mangkat

Saturday, 21 Nopember 2015 | View : 783

YOGYAKARTA-SBN.

Wakil Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mulai menjabat sejak tahun 2003, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Sri Paduka Paku Alam IX, Sabtu (21/11/2015) sore mangkat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Jl. Kesehatan No.1, Sekip, Sinduadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tepatnya di sebelah Barat Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) dan di sebelah Selatan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM).

Sri Paduka Paku Alam IX tutup usia dalam usia 77 tahun di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta, Sabtu (21/11/2015). "Beliau meninggal pada pukul 15.10 WIB setelah dirawat intensif selama 15 hari," beber Tresno Heru Nugroho, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) RSUP Dr. Sardjito.

Almarhum wafat pada usia 77 tahun karena sakit. Tresno Heru Nugroho mengatakan, Sri Paku Alam IX dirawat di RSUP Dr. Sardjito sejak 6 November 2015, karena penyakit komplikasi usia tua. Beliau dirawat di ruangan Very Very Important Person (VVIP) Amarta yang ditangani oleh dokter sebanyak 10 orang.

Sejak 16 November, Sri Paduka Paku Alam IX kondisi kesehatannya terus menurun, sehingga dipindahkan ke ruang perawatan intensif atau Intensive Care Unit (ICU).

"Tim dokter ICU sudah berusaha maksimal, tapi kondisi beliau terus memburuk dan meninggal pada pukul 15.10 WIB," ungkap Tresno Heru Nugroho.

Tresno Heru Nugroho mengatakan, sejak di rawat di RSUP Dr. Sardjito, keluarga besar selalu mendampingi. Bahkan, saat Sri Paduka Paku Alam meninggal, keluarga besar ada disampingnya.

"Saat ini, jenazah dirawat sesuai agamanya, dan akan dibawa ke rumah duka pada pukul 18.00 WIB," katanya menambahkan.

Sri Paduka Paku Alam IX yang bernama lengkap Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam IX dengan nama lahir BRMH Ambarkusumo lahir di Yogyakarta pada 7 Mei 1938.

Sri Paduka Paku Alam IX bernama lahir Ambarkusumo adalah Adipati pertama dari Pakualaman yang ditahtakan setelah Indonesia merdeka.

Sri Paduka Paku Alam IX atau yang sebelumnya dikenal dengan nama B. R. M. H. Ambarkusumo ini merupakan putera tertua dari K.G.P.A.A. Paku Alam VIII dan ibundanya bernama Kjeng Ratu Ayu (K.B.R.Ay.) Purnamaningrum.

Pada 26 Mei 1999, KPH Ambarkusumo sebagai putera sulung Paku Alam VIII dinobatkan sebagai KGPAA Paku Alam IX menggantikan mendiang ayahnya Paku Alam VIII. Paku Alam IX adalah penguasa Keraton Paku Alam sejak 1998 dan kemudian diangkat menjadi Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 2003. Pada tahun 2003, almarhum diangkat menjadi Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2003-2008, mendampingi Raja Kasultanan Yogyakarta sejak tahun 1989, Bendara Raden Mas Herjuno Darpito atau Sri Sultan Hamengkubuwana X (Sri Sultan Hamengku Bawono Kasepuluh) sebagai Gubernur Provinsi DIY ke-3 yang mulai menjabat sejak tahun 1998 dengan didampingi oleh Patih Yuswa Asma Buwono.

Almarhum menikah dengan teman Sekolah Menengah Atas (SMA)-nya, Koesoemarini, yang merupakan alumni dari Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1966. Dari pernikahannya pada tahun 1966, almarhum meninggalkan seorang isteri dan dikaruniai tiga orang anak (putera) yakni putera pertama, Wijoseno Hariyo Bimo, lahir tahun 1962, seorang ekonom, Hariyo Seno, lahir tahun 1972, dan Hariyo Danardono, lahir tahun 1974. Wijoseno Hariyo Bimo menikah dengan Atika Purnomowati, seorang ekonom pula serta dikaruniai dua orang putera yang sekeluarga tinggal di dalam lingkungan istana Pakualaman di Yogyakarta. (jos)

See Also

Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.993.308 Since: 05.03.13 | 0.1372 sec