Hukum

Gubernur DKI Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Jual-beli Rusun

Thursday, 29 Oktober 2015 | View : 428

JAKARTA-SBN.

Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa "Ahok" menegaskan akan menindak tegas oknum-oknum yang terbukti melakukan praktek jual-beli atau sewa-menyewa Rumah Susun (Rusun) Marunda di Jakarta Utara.

"Oknum-oknum yang sudah terbukti melakukan jual beli atau menyewakan unit-unit di Rusun Marunda akan saya tindak tegas, saya tangkap, kemudian dipenjarakan," beber mantan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta dengan masa jabatan 16 Oktober 2014-19 November 2014, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. di Balai Kota DKI, Jl.Medan Merdeka Selatan No.8-9, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).

Sampai dengan saat ini, menurut dia, sudah ada beberapa oknum yang ditangkap dalam kegiatan razia gabungan yang dilakukan di Rusun Marunda pada Rabu (28/10/2015).

"Razia gabungan itu terdiri dari Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah (Pemda) DKI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI, Polres Metro Jakarta Utara dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan masa jabatan 15 Oktober 2012-16 Oktober 2014 itu, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M.

Lebih lanjut, mantan Bupati Belitung Timur itu meminta supaya razia gabungan tersebut terus digelar secara rutin, dan bukan hanya di Rusun Marunda, tetapi juga di rusun lain yang ada di Jakarta.

"Saya ingin agar razia gabungan itu rutin dilaksanakan karena dapat memberikan efek jera kepada seluruh penghuni rusun. Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi oknum-oknum yang melakukan jual beli atau menyewakan unit-unit rusun," tutur mantan anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golongan Karya (Golkar) dengan masa jabatan 1 Oktober 2009-26 April 2012 tersebut, Basuki Tjahaja Purnama.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama dengan kepolisian telah menggelar razia gabungan di Rusun Marunda pada Rabu (28/10/2015). Dalam razia tersebut, sebanyak tujuh unit rusun disegel.

Penghuni yang terjaring dalam razia itu terbukti tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sesuai dengan alamat rusun, sehingga akan diproses sesusai hukum yang berlaku hingga ke meja pengadilan. Barang-barang milik penghuni pun langsung dikeluarkan dari rusun oleh petugas. (ant)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.498.551 Since: 05.03.13 | 0.1244 sec