Hukum

Gubernur DKI Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Jual-beli Rusun

Thursday, 29 Oktober 2015 | View : 455

JAKARTA-SBN.

Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa "Ahok" menegaskan akan menindak tegas oknum-oknum yang terbukti melakukan praktek jual-beli atau sewa-menyewa Rumah Susun (Rusun) Marunda di Jakarta Utara.

"Oknum-oknum yang sudah terbukti melakukan jual beli atau menyewakan unit-unit di Rusun Marunda akan saya tindak tegas, saya tangkap, kemudian dipenjarakan," beber mantan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta dengan masa jabatan 16 Oktober 2014-19 November 2014, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. di Balai Kota DKI, Jl.Medan Merdeka Selatan No.8-9, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).

Sampai dengan saat ini, menurut dia, sudah ada beberapa oknum yang ditangkap dalam kegiatan razia gabungan yang dilakukan di Rusun Marunda pada Rabu (28/10/2015).

"Razia gabungan itu terdiri dari Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan Daerah (Pemda) DKI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI, Polres Metro Jakarta Utara dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan masa jabatan 15 Oktober 2012-16 Oktober 2014 itu, Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M.

Lebih lanjut, mantan Bupati Belitung Timur itu meminta supaya razia gabungan tersebut terus digelar secara rutin, dan bukan hanya di Rusun Marunda, tetapi juga di rusun lain yang ada di Jakarta.

"Saya ingin agar razia gabungan itu rutin dilaksanakan karena dapat memberikan efek jera kepada seluruh penghuni rusun. Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi oknum-oknum yang melakukan jual beli atau menyewakan unit-unit rusun," tutur mantan anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golongan Karya (Golkar) dengan masa jabatan 1 Oktober 2009-26 April 2012 tersebut, Basuki Tjahaja Purnama.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama dengan kepolisian telah menggelar razia gabungan di Rusun Marunda pada Rabu (28/10/2015). Dalam razia tersebut, sebanyak tujuh unit rusun disegel.

Penghuni yang terjaring dalam razia itu terbukti tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sesuai dengan alamat rusun, sehingga akan diproses sesusai hukum yang berlaku hingga ke meja pengadilan. Barang-barang milik penghuni pun langsung dikeluarkan dari rusun oleh petugas. (ant)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.881.102 Since: 05.03.13 | 0.133 sec