Internasional

AS Kecam Kunjungan Presiden Suriah Ke Rusia

Thursday, 22 Oktober 2015 | View : 485

WASHINGTON DC.-SBN.

Gedung Putih mengecam keras kunjungan Presiden Suriah Bashar al-Assad ke Moskwa pada Rabu (21/10/2015) kemarin.

Seorang juru bicara AS mengecam Rusia karena menyambut Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan "karpet merah".

Kunjungan pemimpin Suriah pada hari Selasa (20/10/2015) itu dilakukan tiga minggu setelah Rusia memulai serangan udara di Suriah melawan kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS serta pasukan lainnya.

Ini merupakan kunjungan pertama Presiden Suriah Bashar al-Assad ke luar negeri sejak perang saudara pecah pada tahun 2011. Konflik ini menelan korban lebih dari seperempat juta jiwa.

Hari ini, satu tim anggota parlemen Rusia akan bertemu dengan Presiden Presiden Suriah Bashar al-Assad dan ketua parlemen Suriah di Damaskus.

Saat berada di Moskow, Presiden Suriah Bashar al-Assad mengucapkan terima kasih atas intervensi militer Rusia dalam konflik di negaranya.

Ia mengatakan keterlibatan Rusia telah membantu menghentikan "terorisme" menjadi "lebih tersebar dan berbahaya" di Suriah.

Dari pihak Rusia, Presiden Vladimir Putin mengatakan harapan Moskwa adalah "resolusi jangka panjang dapat tercapai dengan dasar adanya proses politik dengan partisipasi dari semua kekuatan politik, etnis dan kelompok agama".

Wartawan BBC Steve Rosenberg di Moskwa mengatakan bahwa dengan menerima kunjungan pemimpin Suriah itu, Presiden Vladimir Putin mengirimkan pesan yang jelas ke Barat bahwa Moskow merupakan pemain utama di Timur Tengah dan tidak akan ada jalan keluar bagi konflik Suriah tanpa keterlibatan Rusia. (bbc)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.187.590 Since: 05.03.13 | 0.1926 sec