Internasional

Kabut Asap Terburuk Selimuti Thailand

Thursday, 22 Oktober 2015 | View : 683

BANGKOK-SBN.

Kabut asap tebal yang berasal dari kebakaran hutan di Indonesia telah menyebabkan tingkat polusi terburuk di Thailand Selatan dalam satu dekade terakhir. Demikian kata sejumlah pejabat negara itu, Kamis (22/10/2015). Kabut asap itu telah mengakibatkan penundaan penerbangan di sebuah daerah yang populer untuk turis.

Selama hampir dua bulan, ribuan kebakaran akibat penebangan dan pembakaran lahan di Indonesia telah menyelimuti hamparan luas wilayah Asia Tenggara, menyebabkan penyakit pernapasan melonjak, sekolah-sekolah tutup, dan puluhan penerbangan dan beberapa acara internasional dibatalkan.

Thailand biasanya luput dari dampak terburuk kebakaran hutan di Indonesia, yang setiap tahun menimpa Malaysia dan Singapura. Namun dalam beberapa pekan terakhir, angin telah membawa kabut asap lebih jauh ke Utara.

Hal itu memicu ketegangan dan menimbulkan masalah bagi industri pariwisata yang sangat penting bagi negara itu.

Sejumlah pejabat Thailand, Kamis (22/10/2015), mengatakan kualitas udara telah anjlok ke tingkat yang tidak sehat di tujuh provinsi di Selatan. Tingkat polisi udara tertinggi tercatat di Provinsi Songkhla di Barat Daya negara itu di mana sejumlah penerbangan telah ditunda atau berbalik arah.

"Ini dianggap sebuah krisis. Ini krisis terburuk dalam 10 tahun terakhir," kata Halem Jemarican, kepala Kantor Lingkungan Hidup di Provinsi Songkhla, kepada AFP via telepon.

"Faktor utamanya angin. Angin kecang di daerah asal asap tetapi saat mencapai Thailand angin melemah sehingga kabut bertahan lama di sini," tambahnya.

Seorang petugas di Bandara Hat Yai Songkhla mengatakan, tiga penerbangan dari Bangkok ditunda pada Kamis (22/10/2015) karena kabut asap, sementara sebuah penerbangan lain dari Bangkok ke Hat Yai pada Rabu (21/10/2015) malam harus dialihkan ke Surat Thani.

Thailand Selatan menawarkan banyak pantai tropis yang masih alami dan merupakan tujuan wisata yang sangat populer.

Pada awal bulan ini, sejumlah pesawat yang penuh turis ke pulau wisata Phuket dan Koh Samui terpaksa berbalik arah karena kabut asap yang tebal. (afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.378.627 Since: 05.03.13 | 0.2123 sec