Internasional

Kabut Asap Terburuk Selimuti Thailand

Thursday, 22 Oktober 2015 | View : 614

BANGKOK-SBN.

Kabut asap tebal yang berasal dari kebakaran hutan di Indonesia telah menyebabkan tingkat polusi terburuk di Thailand Selatan dalam satu dekade terakhir. Demikian kata sejumlah pejabat negara itu, Kamis (22/10/2015). Kabut asap itu telah mengakibatkan penundaan penerbangan di sebuah daerah yang populer untuk turis.

Selama hampir dua bulan, ribuan kebakaran akibat penebangan dan pembakaran lahan di Indonesia telah menyelimuti hamparan luas wilayah Asia Tenggara, menyebabkan penyakit pernapasan melonjak, sekolah-sekolah tutup, dan puluhan penerbangan dan beberapa acara internasional dibatalkan.

Thailand biasanya luput dari dampak terburuk kebakaran hutan di Indonesia, yang setiap tahun menimpa Malaysia dan Singapura. Namun dalam beberapa pekan terakhir, angin telah membawa kabut asap lebih jauh ke Utara.

Hal itu memicu ketegangan dan menimbulkan masalah bagi industri pariwisata yang sangat penting bagi negara itu.

Sejumlah pejabat Thailand, Kamis (22/10/2015), mengatakan kualitas udara telah anjlok ke tingkat yang tidak sehat di tujuh provinsi di Selatan. Tingkat polisi udara tertinggi tercatat di Provinsi Songkhla di Barat Daya negara itu di mana sejumlah penerbangan telah ditunda atau berbalik arah.

"Ini dianggap sebuah krisis. Ini krisis terburuk dalam 10 tahun terakhir," kata Halem Jemarican, kepala Kantor Lingkungan Hidup di Provinsi Songkhla, kepada AFP via telepon.

"Faktor utamanya angin. Angin kecang di daerah asal asap tetapi saat mencapai Thailand angin melemah sehingga kabut bertahan lama di sini," tambahnya.

Seorang petugas di Bandara Hat Yai Songkhla mengatakan, tiga penerbangan dari Bangkok ditunda pada Kamis (22/10/2015) karena kabut asap, sementara sebuah penerbangan lain dari Bangkok ke Hat Yai pada Rabu (21/10/2015) malam harus dialihkan ke Surat Thani.

Thailand Selatan menawarkan banyak pantai tropis yang masih alami dan merupakan tujuan wisata yang sangat populer.

Pada awal bulan ini, sejumlah pesawat yang penuh turis ke pulau wisata Phuket dan Koh Samui terpaksa berbalik arah karena kabut asap yang tebal. (afp)

See Also

Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
Sekelompok Pria Bersenjata Tewaskan 15 Orang Saat Demo Irak
Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.798.421 Since: 05.03.13 | 0.1397 sec