Hukum

Kapolri Bantah Tri Rismaharini Ditetapkan Tersangka Kasus Pasar Turi

Friday, 23 Oktober 2015 | View : 841

SURABAYA-SBN.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) ke-22 yang mulai menjabat sejak 17 April 2015, Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Drs. Badrodin Haiti membantah adanya penetapan tersangka terhadap mantan Wali Kota Surabaya, Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T. terkadang ditulis Tri Risma Harini atau yang akrab disapa Risma terkait kasus Pasar Turi.

"Enggak ada. Saya sudah telepon Kapolda Jawa Timur. Itu enggak ada. Enggak tahu informasi yang beredar itu dari mana sumbernya," tegas mantan Kapolda Sumatera Utara (2009-2010), Jend. Pol. Drs. Badrodin Haiti saat dikonfirmasi awak media, Jumat (23/10/2015).

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah (2006) tersebut, Jend Pol. Drs. Badrodin Haiti juga menegaskan, sebelumnya dirinya sudah mengingatkan kepada seluruh bawahannya agar tidak melakukan proses hukum terhadap pejabat daerah yang terlibat kasus apa pun.

"Saya sudah pesan sama bawahan, enggak boleh proses hukum selama menjelang pilkada. Boleh diproses, tapi setelah pilkada selesai," imbuh mantan Kabaharkam (2013-2014) Jend. Pol. Drs. Badrodin Haiti.

Seperti informasi yang beredar, mantan Kepala Bagian Bina Bangunan (2002) Tri Rismaharini hari ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Pasar Turi. Kepastian penetapan tersebut kabarnya muncul setelah adanya berkas Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim Polda Jatim ke Kejaksaan Tinggi Jatim.

Tri Rismaharini (Risma), mantan Wali Kota Surabaya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim terkait kasus Pasar Turi. Kepastian itu muncul dari berkas Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim penyidik Polda Jatim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Saat ditanya terkait kabar tersebut, Romy Arizyanto, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim pun membenarkannya. "Iya. SPDP-nya sudah kami terima dari penyidik Polda Jatim," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2015).

Nama mantan Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005) Tri Rismaharini (Risma) sebagai tersangka tertera dalam SPDP nomor B/415/V/15/Reskrimum yang dikirimkan penyidik Polda Jatim ke Kejati Jatim. Dalam berkas SPDP itu Polda Jatim menetapkan Risma sebagai tersangka sejak tanggal 28 Mei lalu. "Kemudian penyidik mengirim SPDP itu dan baru kami terima pada 30 September lalu," jelasnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya (2005), Tri Rismaharini (Risma) ditetapkan sebagai tersangka terkait lapak-lapak sementara atau Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sekeliling gedung Pasar Turi. Kasus yang menjerat mantan Kepala Cabang Dinas Pertamanan Kota Surabaya (2001) Tri Rismaharini (Risma) berasal dari laporan yang dibuat para pedagang Pasar Turi ke Polda Jatim.

Dalam kasus ini, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dijerat dengan pasal 421 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sementara itu, sampai saat ini pihak Polda Jatim belum berhasil dikonfirmasi terkait detail kasus yang menjerat mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (2008) Risma. Beberapa kali upaya konfirmasi via ponsel wartawan ke Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur belum mendapat respon. (mer/sbypost)

See Also

Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.673.678 Since: 05.03.13 | 0.1626 sec