Hukum

Kapolri Bantah Tri Rismaharini Ditetapkan Tersangka Kasus Pasar Turi

Friday, 23 Oktober 2015 | View : 927

SURABAYA-SBN.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) ke-22 yang mulai menjabat sejak 17 April 2015, Jenderal Polisi (Jend. Pol.) Drs. Badrodin Haiti membantah adanya penetapan tersangka terhadap mantan Wali Kota Surabaya, Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M.T. terkadang ditulis Tri Risma Harini atau yang akrab disapa Risma terkait kasus Pasar Turi.

"Enggak ada. Saya sudah telepon Kapolda Jawa Timur. Itu enggak ada. Enggak tahu informasi yang beredar itu dari mana sumbernya," tegas mantan Kapolda Sumatera Utara (2009-2010), Jend. Pol. Drs. Badrodin Haiti saat dikonfirmasi awak media, Jumat (23/10/2015).

Mantan Kapolda Sulawesi Tengah (2006) tersebut, Jend Pol. Drs. Badrodin Haiti juga menegaskan, sebelumnya dirinya sudah mengingatkan kepada seluruh bawahannya agar tidak melakukan proses hukum terhadap pejabat daerah yang terlibat kasus apa pun.

"Saya sudah pesan sama bawahan, enggak boleh proses hukum selama menjelang pilkada. Boleh diproses, tapi setelah pilkada selesai," imbuh mantan Kabaharkam (2013-2014) Jend. Pol. Drs. Badrodin Haiti.

Seperti informasi yang beredar, mantan Kepala Bagian Bina Bangunan (2002) Tri Rismaharini hari ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Pasar Turi. Kepastian penetapan tersebut kabarnya muncul setelah adanya berkas Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim Polda Jatim ke Kejaksaan Tinggi Jatim.

Tri Rismaharini (Risma), mantan Wali Kota Surabaya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim terkait kasus Pasar Turi. Kepastian itu muncul dari berkas Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim penyidik Polda Jatim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Saat ditanya terkait kabar tersebut, Romy Arizyanto, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim pun membenarkannya. "Iya. SPDP-nya sudah kami terima dari penyidik Polda Jatim," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2015).

Nama mantan Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005) Tri Rismaharini (Risma) sebagai tersangka tertera dalam SPDP nomor B/415/V/15/Reskrimum yang dikirimkan penyidik Polda Jatim ke Kejati Jatim. Dalam berkas SPDP itu Polda Jatim menetapkan Risma sebagai tersangka sejak tanggal 28 Mei lalu. "Kemudian penyidik mengirim SPDP itu dan baru kami terima pada 30 September lalu," jelasnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya (2005), Tri Rismaharini (Risma) ditetapkan sebagai tersangka terkait lapak-lapak sementara atau Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sekeliling gedung Pasar Turi. Kasus yang menjerat mantan Kepala Cabang Dinas Pertamanan Kota Surabaya (2001) Tri Rismaharini (Risma) berasal dari laporan yang dibuat para pedagang Pasar Turi ke Polda Jatim.

Dalam kasus ini, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dijerat dengan pasal 421 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sementara itu, sampai saat ini pihak Polda Jatim belum berhasil dikonfirmasi terkait detail kasus yang menjerat mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (2008) Risma. Beberapa kali upaya konfirmasi via ponsel wartawan ke Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur belum mendapat respon. (mer/sbypost)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.403.116 Since: 05.03.13 | 0.225 sec