Hukum

KPK Segel Ruangan DYL Di DPR RI

Wednesday, 21 Oktober 2015 | View : 522

JAKARTA-SBN.

Penyidik lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang anggota DPR RI dari Fraksi Hanura, DYL, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/10/2015). Petugas lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (21/10/2015) siang menyegel kamar kerja anggota DPR RI asal Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura), DYL yaitu ruang 1628 Gedung MPR/DPD/DPR RI.

Penyegelan ini terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap DYL dan enam orang lainnya, pada Selasa (20/10/2015) malam.

"Kami bertugas menyegel dan meminta agar ada dua petugas pengamanan dalam yang menjaga," kata salah satu petugas KPK, Ahmad Rifai.

Penyegelan dilakukan oleh tiga petugas KPK pukul 10.30 WIB. Penyidik KPK yang terdiri dari tiga orang tiba di ruang Fraksi Hanura, Lantai 16 Gedung Nusantara I sekitar pukul 10.45 WIB. Tiga petugas KPK tersebut langsung mengurus administrasi sebelum menyegel ruangan DYL bernomor 1628.

Petugas memasang pita segel di depan pintu tersebut. Terlihat segel berlambang KPK di ruangan DYL agar untuk mencegah pihak-pihak yang tak berkepentingan untuk masuk ke dalam.

"Kami hanya melakukan penyegelan, dan kita minta dua orang pamdal untuk menajaga ini," kata salah satu penyidik, Imam.

Setelah selesai melakukan penyegelan dan mengurus administrasi, penyidik meninggalkan ruang Fraksi Hanura sekitar pukul 11.45 WIB.

Setelah itu, tiga petugas KPK itu datang ke Sekretariat DPR RI.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang anggota DPR RI dari Fraksi Hanura yaitu DYL, ditangkap tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). DYL dicokok dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (20/10/2015), pukul 18.45 WIB.

Begitu informasi yang diperoleh awak media. Kabarnya, adik Gubernur Sulawei Selatan Syahrul Yasin Limpo itu ditangkap di Jakarta.

Kabarnya juga, DYL ditangkap saat melakukan transaksi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait sebuah kasus di Makkasar.

Berdasarkan informasi yang didapat, Selasa (20/10/2015) malam. Penangkapan itu terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam mega proyek yang jadi prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Informasi itu menyebutkan, DYL diciduk Tim Satgas KPK terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam megaproyek yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). DYL adalah adik Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

Berdasar informasi yang diperoleh, DYL merupakan anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi masalah energi, sumber daya mineral, riset dan teknologi, dan lingkungan hidup. 

Pada saat operasi, KPK tak hanya mengamankan DYL, tetapi turut mengamankan lima orang lainnya yang diduga dari pihak swasta. Selain DYL, dalam OTT yang dilakukan di sebuah lokasi di Jakarta itu, Tim Satgas KPK juga mengamankan lima orang lainnya.

Saat ini, para pihak yang diamankan, termasuk DYL sudah berada di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav. C1, Kuningan, Jakarta Selatan dan tengah diperiksa secara intensif untuk mendalami ada atau tidaknya suatu Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang diduga dilakukan keenam orang tersebut. Saat ini, status DYL dan lima orang lainnya masih terperiksa. (ant/kom)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.252 Since: 05.03.13 | 0.1697 sec