Internasional

Uskup Gereja Anglikan Desak PM Inggris Terima 50 Ribu Pengungsi Suriah

Sunday, 18 Oktober 2015 | View : 480

LONDON-SBN.

Kelompok beranggotakan 84 uskup Gereja Inggris atau Gereja Anglikan menyurati Perdana Menteri Inggris David Cameron untuk menambah jumlah pengungsi Suriah bagi negara tersebut sedikit-dikitnya 50 ribu orang hingga tahun 2020.

Di bawah tekanan pendapat umum untuk memperkuat tanggapan Inggris terkait arus pendatang di perbatasan Eropa, pemerintah Inggris berjanji menerima 20 ribu pengungsi Suriah dalam lima tahun ke depan.

"Kami percaya kebijakan itu adalah tradisi besar negara ini tentang semangat perlindungan dan kemurahan hati, sehingga kita bisa menampung dengan layak sedikit-dikitnya 10 ribu orang per tahun untuk dua tahun ke depan, bertambah hingga 50 ribu pengungsi selama lima tahun seperti yang Anda perkirakan dalam pengumuman Anda," kata para Uskup itu kepada PM Inggris David Cameron.

"Jumlah itu akan membuat kita sebanding dengan tekad negara lain. Itu akan menjadi tanggapan sangat berarti dan hakiki terkait tingkat penderitaan manusia, yang kita lihat sehari-hari," katanya.

Juru bicara kantor David Cameron tidak langsung merespons isi surat para uskup, namun menyetujui bahwa Inggris harus memenuhi tanggung jawab moral untuk membantu para pengungsi.

"Untuk melakukannya kita harus menggunakan kepala dan hati kita untuk mengejar pendekatan komprehensif yang mampu menangani penyebab masalah serta konsekuensinya," kata juru bicara itu.

Melalui suratnya, para Uskup juga meminta PM Inggris David Cameron mempertimbangkan keterlibatan gereja dalam upaya nasional untuk memobilisasi bangsa seperti yang dilakukan pada masa lalu.

Gereja Inggris atau Gereja Anglikan mengirim salinan surat tersebut kepada media dengan pernyataan.

Para Uskup itu juga menawarkan penggalangan jemaat dalam upaya membuat sewa properti dan membangun rumah sederhana untuk pengungsi, serta mempromosikan pengasuhan bagi anak-anak tanpa orangtua dan tunawisma.

Gereja Inggris mengatakan dalam pernyataan bahwa mereka telah menulis surat untuk PM Inggris David Cameron pada awal September 2015 lalu.

"Itu menyedihkan karena kami belum menerima jawaban apapun selain perdana menteri bilang akan menerima surat kami," kata Uskup Durham, Paul Butler.

"Ada kewajiban moral yang penting dan mendesak untuk segera dilakukan. Kami sebagai Uskup menawarkan untuk memfasilitasi bersama-sama dengan masyarakat sipil," kata dia. (ant)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.207.711 Since: 05.03.13 | 0.2569 sec