Internasional

Pesawat Jetstar Airways Dari Bali Alami Masalah Rem

Saturday, 17 Oktober 2015 | View : 623

PERTH-SBN.

Sebuah pesawat Jetstar Airways Pty. Ltd. anak perusahaan yang dimiliki Qantas Airways Limited, Australia dari Bali telah mendarat dengan selamat di Perth, Ibu Kota Negara Bagian Australia Barat/Western Australia setelah mengalami masalah dengan kesalahan indikator rem.

Maskapai yang berpusat di Melbourne, Australia ini mengatakan, kapten penerbangan JQ117 melihat indikator kesalahan rem pada kokpit, dan diminta oleh pusat pengendali lalu lintas udara untuk berputar dalam pola bertahan hingga landasan pacu siap digunakan.

"Setelah periode berputar yang singkat, kapten mendaratkan pesawat dengan selamat," tulis maskapai itu dalam sebuah pernyataan.

"Tidak ada masalah dengan sistem pengereman pesawat saat pendaratan," lanjut pernyataan itu.

Penumpang mengatakan, pesawat berusaha mendarat tapi kemudian naik tajam jauh dari landasan pacu.

Beau Stone (14) adalah salah satu penumpang. Ia mengatakan, itu adalah penerbangan pertamanya seorang diri.

"Kami datang untuk mendarat, yang cukup normal di awal, tapi saat kami mendekat, sekitar dua menit sebelum mendarat, kami berhenti benar-benar cepat dan benar-benar keras, sehingga melempar Anda di kursi," tuturnya.

"Itu cukup menakutkan tapi mereka menanganinya dengan sangat baik. Mereka terus mengatakan kepada kami apa yang terjadi dan apa yang mereka lakukan untuk memperbaikinya," ungkap Beau Stone.

Pesawat kemudian berputar di udara selama sekitar 40 menit sebelum berhasil mendarat dengan selamat.

Ayah Beau Stone, Michael, mengatakan, ia menerima SMS dari anaknya pada saat itu, dan melihat pesawat naik tajam.

"Berada di penerbangan pertama Anda seorang diri, itu benar-benar buruk. Tapi saya berkata kepadanya, kamu pasti baik-baik saja ... tapi setelah pesawat berputar-putar selama 40 menit, saya tahu ada sesuatu yang salah,” ujar Michael.

"Melihat pesawat melakukan lompatan vertikal, itu benar-benar seperti mimpi," katanya.

Kirsty Alexander juga berada di penerbangan itu dengan suaminya, Damion Kuret serta dua anaknya, Jack dan Lily Kuret setelah kembali dari liburan satu bulan di Bali.

Ia menuturkan, itu adalah akhir yang mengejutkan bagi liburan keluarganya.

"Ya, selamat datang kembali ke kenyataan," katanya.

"Saat kami tahu ada sesuatu yang terjadi, kami tiba-tiba naik dan rasanya hampir vertikal,” ceritanya.

"Dan itu sangat, sangat berguncang. Mereka mengatasinya dengan baik dan kami diberitahu bahwa kami akan dapat mendarat dengan aman," lanjutnya.

Tak ada yang terluka dalam insiden itu.

Pihak Jetstar Airways Pty. Ltd. mengatakan, teknisi mereka sedang menyelidiki apa yang menyebabkan indikator rem rusak. (australiaplus/abc)

See Also

Boris Johnson Terpilih Sebagai PM Inggris Baru
Menlu Inggris Ancam Iran
Laut China Selatan Tegang
Presiden AS Pecat Direktur Dinas Rahasia
Kapal China Dekati Pulau Filipina
Thailand Dilanda Badai Pabuk
Warga Kelas Menengah Australia Akan Kian Sulit Dapat Kredit Perumahan
Donald Trump Kunjungi Militer AS Di Irak
Kota Surabaya Raih Guangzhou Awards 2018
Teleskop NASA Temukan 2 Planet Baru
Najib Razak Ditahan SPRM
Mantan PM Malaysia Ditahan
Najib Razak Ditahan KPK Malaysia
Turki Adakan Pemilu Hari Ini
Arab Saudi Resmi Mencabut Larangan Perempuan Menyetir
Gempa Guncang Osaka
Amerika Serikat Keluar Dari Dewan HAM PBB
Suriah Berhasil Usir ISIS
Kementerian Pertanian Cegah Rock Melon Australia Masuk Indonesia
Perwakilan Nahdlatul Ulama Dan Wahid Foundation Temui Dubes Amerika Serikat
Polri Benarkan Penangkapan WNI Isteri Tokoh ISIS Marawi
Sultan Selangor Kecewa Terhadap Mahathir Mohamad Soal Bugis
China Meminjamkan Sepasang Panda Ke Indonesia
Spanyol Buru Sopir Pelaku Teror Di Barcelona
Serangan Teror Di Barcelona
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.501 Since: 05.03.13 | 0.1618 sec