Nasional

Asap Tebal Kembali Selimuti Jambi

Saturday, 17 Oktober 2015 | View : 568
Tags : Asap, Jambi, Kabut

JAMBI-SBN.

Asap tebal kembali menyelimuti Kota Jambi dan beberapa kabupaten di Provinsi Jambi, Sabtu (17/10/2015). Asap tebal tersebut kembali muncul, menyusul meluasnya kembali kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut. Tebalnya asap membuat kualitas udara di Kota Jambi memburuk secara drastis.

Pantauan di lapangan pagi ini, asap tebal yang menyelimuti kota itu bercampur dengan sisa kebakaran hutan dan lahan, yang membuat saluran pernapasan gatal dan mata pedih. Asap mengakibatkan jarak pandang di Kota Jambi hanya sekitar 500 meter (m). Terbatasnya jarak pandang tersebut menyebabkan Bandara Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Kota Jambi lumpuh. Aktivitas penerbangan ditiadakan.

“Aktivitas penerbangan di Bandara STS Kota Jambi sebenarnya sudah mulai ada, ketika asap menipis dan jarak pandang mencapai 3 kilometer (km) pada Rabu (14/10/2015) dan Kamis (15/10/2015). Tetapi asap kembali tebal sejak Jumat (16/10/2015) pagi hingga Sabtu (17/10/2015), sehingga bandara kembali lumpuh,” kata Kepala Operasional Bandara STS Jambi, Parolan Simanjuntak, Jambi, Sabtu (17/10/2015).

Sementara itu, Kepala Balai Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Jambi, Rosmeli mengatakan, asap tebal yang kembali menyelimuti Kota Jambi membuat indeks standar pencemar udara (ISPU) di kota itu kembali meningkat. Angka rata-rata ISPU di kota itu terakhir mencapai 494 partikel per million (ppm) atau masuk kategori berbahaya. ISPU di Kota Jambi sempat turun di kisaran 200 ppm, ketika asap menipis pada Selasa (13/10/2015)-Rabu (14/10/2015).

“Tingginya angka ISPU membuat warga Kota Jambi harus menggunakan masker bila melakukan kegiatan di luar rumah. Anak-anak sekolah juga diwajibkan menggunakan masker, agar terhindar dari penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," katanya.

Sebagian warga Kota Jambi masih kurang disiplin menggunakan masker ketika melakukan kegiatan di luar rumah. Padahal pemerintah setempat mewajibkan warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah karena asap tebal masih menyelimuti kota itu.

Berdasarkan pantauan awak media di Kota Jambi, Sabtu (17/10/2015), warga yang melakukan kegiatan di luar rumah, termasuk anak-anak sekolah tidak menggunakan masker. Padahal kota itu diselimuti asap tebal dan kualitas udara berbahaya dengan angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sekitar 494 partikel per million (ppm).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Ida Yuliati mengatakan, jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kota itu terus meningkat akibat asap.

Hingga akhir pekan kedua Oktober ini, penderita ISPA sudah mencapai 25.936 orang. Jumlah penderita ISPA tersebut meningkat dibandingkan pada Agustus lalu sekitar 9.470 orang.

“Drastisnya peningkatan jumlah penderita ISPA di kota ini terjadi September. Penderita ISPA di Kota Jambi September lalu mencapai 16.466 orang atau naik sekitar 40 persen dibandingkan penderita ISPA Agustus sekitar 9.470 orang. Penderita ISPA tersebut bakal meningkat lagi karena asap masih menyelimuti Kota Jambi hingga pertengahan Oktober ini,” ujarnya, Sabtu (17/10/2015).

Ida Yuliati mengatakan, pihaknya tetap mengimbau warga Kota Jambi agar tetap menggunakan masker ketika melakukan kegiatan di luar rumah. Anak-anak yang terpaksa mengikuti kegiatan sekolah di tengah masih tebalnya asap juga tetap diharapkan menggunakan masker agar terhindar dari ISPA.

Menurut Ida Yuliati, selain penyakit ISPA, penyakit diare dan pneumomia atau radang paru-paru juga cenderung meningkat di Kota Jambi selama kemarau dan asap melanda kota itu, dalam empat bulan terakhir. Penderita diare di Kota Jambi Agustus-Oktober mencapai 3.651 orang. Sedangkan penderita pneumonia tiga bulan terakhir mencapai mencapai 326 orang.

Asap tebal yang kembali menyelimuti Kota Jambi dan beberapa kabupaten di Jambi tiga hari terakhir disebabkan oleh meluasnya wilayah kebakaran hutan dan lahan di daerah itu. Jumlah titik api di Jambi meningkat drastis.

Prakirawan Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi, Octa Irawan menjelaskan, berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua, jumlah titik api di Jambi hingga Jumat (16/10/2015) malam mencapai 63 titik. Jumlah titik api tersebut meningkat dibandingkan Selasa, yang hanya 10 titik.

“Titik api paling banyak di daerah itu terdapat di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi sebanyak 46 titik. Kemudian titik api di Kabupaten Tanjungjabung Barat 10 titik, Tanjungjabung Timur ( 4 titik) dan Batanghari ( 3 titik). Jumlah titik api tersebut diperkirakan masih bisa bertambah, karena hujan belum turun di Jambi,” katanya. (sp)

See Also

Pesantren Al Mawaddah Kudus Ciptakan Rekor Prestasi Dunia
Total Pasien Positif Virus Corona Bertambah Jadi 134
Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.388.865 Since: 05.03.13 | 0.2185 sec