Internasional

Iran Pamer Rudal Pemusnah Yang Tersimpan Di Terowongan

Friday, 16 Oktober 2015 | View : 687
Tags : Iran

TEHERAN-SBN.

Televisi pemerintah Iran telah menyiarkan rekaman yang belum pernah terjadi sebelumnya, berupa terowongan bawah tanah berisi rudal lengkap dengan unit peluncur di dalamnya. Para pejabat di Iran menegaskan perangkat perang ini bisa saja digunakan jika 'musuh berbuat kesalahan'.

Gambar-gambar yang dirilis hanya tiga hari setelah Iran menguji coba rudal jarak jauh baru bahwa Amerika Serikat (AS) mengatakan mungkin telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Rekaman itu juga muncul sehari setelah parlemen Iran menyetujui kesepakatan nuklir tengara negara itu dengan enam kekuatan dunia pada bulan Juli.

Rekaman diikuti tekanan dari anggota parlemen untuk membuktikan militer belum dilemahkan oleh kesepakatan. Para pejabat Iran telah mengatakan perjanjian nuklir tidak akan mempengaruhi kekuatan militernya, terutama program rudal balistik.

Peluncuran rudal dan rekaman bawah tanah diikuti tekanan dari anggota parlemen untuk membuktikan militer belum dilemahkan oleh kesepakatan.

Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, Komandan Divisi Kedirgantaraan Republik Islam Pengawal Revolusi ', menyatakan banyak terowongan seperti itu ada di seluruh negeri pada kedalaman 500 meter.

'Basis rudal jarak jauh Republik Islam itu ditempatkan dan siap di bawah pegunungan di provinsi dan kota-kota di negara itu, "katanya, menurut situs Pengawal pemerintah. Terowongan, ratusan meter panjang dan tinggi sekitar 10 meter, dipenuhi dengan rudal dan hardware.

Komandan itu mengatakan rudal itu siap diluncurkan dari seluruh Iran, berdasarkan perintah urutan 'tertinggi komandan', Ayatollah Ali Khamenei.

"Ini adalah contoh dari pangkalan rudal besar kami," katanya, menambahkan bahwa 'generasi baru dan canggih dari jarak jauh cair dan rudal bahan bakar padat' akan mulai menggantikan senjata saat tahun depan.

Komandan tampaknya menyarankan unjuk kekuatan itu dalam menanggapi kekuatan Barat, khususnya Amerika Serikat, yang meskipun kesepakatan nuklir, mengatakan opsi terhadap Iran, termasuk salah satu militer, tetap di atas meja.

'Mereka yang pin harapan pada pilihan di atas meja, hanya harus melihat pada pilihan tentara republik Islam di bawah meja. Hajizadeh mengatakan Iran tidak akan memulai perang, tapi 'jika musuh melakukan kesalahan, basis rudal akan meletus seperti gunung berapi dari kedalaman bumi.

AS pada Selasa (13/10/2015) mengatakan Teheran mungkin telah melanggar resolusi Dewan Keamanan selama tes hari Minggu (11/10/2015) dari rudal Imad baru.

Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest mengatakan ada 'indikasi kuat' bahwa Teheran 'melakukan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang berkaitan dengan kegiatan rudal balistik Iran'. 

Di bawah resolusi melewati hari setelah kesepakatan nuklir tercapai, Iran dilarang oleh Dewan Keamanan mengembangkan rudal 'dirancang untuk membawa hulu ledak nuklir'. Namun Gedung Putih bersikeras peluncuran akan tidak berdampak pada perjanjian nuklir yang dijadwalkan akan secara resmi dilaksanakan akhir tahun ini. (reuters/afp)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.892.243 Since: 05.03.13 | 0.1404 sec