Hukum

Pembunuh Ibu Dan Anak Di Cakung Buang Alat Bukti Di Marunda

Friday, 16 Oktober 2015 | View : 3184

JAKARTA-SBN.

Heri Kurniawan (HK) alias GE (39) berusaha menghilangkan jejaknya usai membunuh Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yoel Imanuel (5) di Perumahan Aneka Elok, Blok A13, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim).

Heri Kurniawan (HK) alias GE (39 tahun), membuang jejak-jejaknya usai menghabisi nyawa Dayu Priambarita (45) dan anak bungsunya Yoel Imanuel (5) di Perumahan Aneka Elok, Blok A13, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim).

Dua hari usai peristiwa itu, HK membuang barang bukti bajunya yang berlumur darah itu di laut di kawasan Marunda, Jakarta Utara.

"Tersangka mengaku membuang baju, celana dan pisau di laut di Marunda, Jakarta Utara, pada Sabtu (10/10) atau dua hari setelah kejadian," terang Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav 55, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Setelah membunuh korban pada Kamis (8/10/2015), tersangka meninggalkan TKP.

Sebelumnya, tersangka sempat mencuci pisau dan kakinya yang berlumuran darah korban di kamar mandi rumah korban. Pisau yang digunakan untuk menusuk kedua korban dicuci di kamar mandi rumah korban. "Setelah menusuk korban, tersangka mencuci pisau dan kakinya yang terkena darah pakai shower kloset di kamar mandi korban," beber Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav 55, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Setelah itu, tersangka kemudian mengambil sepotong baju milik korban di TKP untuk menutupi bajunya yang berlumuran darah. Tersangka lalu meninggalkan lokasi, dan kembali pulang ke rumahnya di Jl. Pahlawan Komarudin Ujung Krawang, Pulogebang, Cakung, Jaktim.

Setelah itu, tersangka kemudian mengambil handphone korban yang sedang di-charge di kamar korban.

Selanjutnya, tersangka menggeledah ruangan di dalam rumah korban untuk mencari barang-barang milik korban. "Setelah 15 menit, tersangka keluar dari rumah korban," ungkapnya. "Tersangka keluar dari rumah korban sambil membawa handphone korban dan pisau yang digunakan untuk menusuk kedua korban," imbuhnya.

Setelah dari rumah korban, tersangka sempat pulang ke rumahnya. Setibanya di rumahnya, tersangka mandi. Baju dan celananya yang terkena bercak darah korban, kemudian dimasukkan ke dalam plastik warna hitam, berikut barang bukti pisau.

Ia lalu pergi ke pangkalan truk di Petukangan. "Kemudian dengan menggunakan ojek, tersangka berangkat ke Kampung Petukangan di pangkalan truk, di situ tersangka menyimpan keresek warna hitam berisi baju, celana dan pisau tadi di tanah lapang dekat pohon pisang," paparnya.

Hingga kemudian, pada Sabtu (10/10/2015) sekitar pukul 21.00 WIB, tersangka dengan menggunakan motor kembali ke Petukangan, mengambil pelastik berisi celana, baju dan pisau tadi. Dari situ, tesangka meluncur ke Marunda, Jakarta Utara dan membuang pelastik tadi dan selanjutnya pulang ke rumahnya.

Tersangka dibekuk tim Satgas Khusus di bawah koordinator Kombes Pol. Krishna Murti dan Kapolres Jaktim Kombes Pol Umar Faroq serta Kasatgas AKBP Eko Hadi Santoso (Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya) dan 2 timnya Kompol Handik Zusen dan Kompol Teuku Arsya Khadafi, di Jl. Raya Bekasi Km 21 Pulogadung, Jaktim pada Kamis (15/10/2015) pagi.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti handphone merek HTC. Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan jo Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. (det/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.188.136 Since: 05.03.13 | 0.2226 sec