Hukum

Polda Metro Jaya Tangkap Pembunuh Ibu Dan Anak Di Cakung

Friday, 16 Oktober 2015 | View : 1263

JAKARTA-SBN.

Tim Satgas Khusus berhasil mengungkap kasus pembunuhan Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yoel Imanuel (5) di Perumahan Aneka Elok, Blok A13, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim). Setelah sepekan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pelakunya, Heri Kurniawan alias GE (39).

Di balik kesuksesan tim Satgas, ada kendala-kendala yang dihadapi aparat polisi dalam mengungkap kasus tersebut. Di antaranya mimimnya saksi, tidak ada CCTV dan kurang terbukanya pihak keluarga kepada aparat polisi.

"Kami melakukan olah TKP berulang-ulang untuk mendapatkan petunjuk, kami juga bekerjasama dengan Labfor Polda Metro dan DVI Mabes Polri. Kami analisa berulang-ulang secara kontinyu," ungkap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav 55, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan jejak-jejak pelaku. Di antaranya dari bercak darah di TKP yang dijejaki sepatu sandal tersangka. Polisi juga menemukan darah bekas telapak tangan pelaku di dinding kamar korban.

Awalnya, polisi tidak memiliki kecurigaan jika ibu dan anak itu menjadi korban perampokan. Namun kemudian muncul petunjuk, ternyata ada handphone korban yang hilang di rumah tersebut.

"Dari keterangan keluarga korban tidak ada barang yang hilang, tetapi kemudian suami korban teringat jika ia pernah memberi sebuah handphone merek HTC kepada istri korban dan handphone tersebut hilang," jelas Kombes Pol. Krishna Murti.

Dari petunjuk itu, polisi kemudian mempersempit arah penyelidikan ke pelaku dengan menelusuri residivis-residivis. Petunjuk lainnya didapat dari anjing pelacak yang sempat. Berputar-putar di gang menuju rumah tersangka di Jl. Pahlawan Komarudin Ujung Krawang, Pulogadung, Cakung, Jaktim yang berada di belakang TKP.

"Kemudian kami menurunkan puluhan tim survailance untuk mencari residivis," ungkapnya.

Hasil penyelidikan, polisi mendapatkan petunjuk sosok tersangka. Tersangka merupakan residivis kasus narkotika yang baru bebas pada Juni 2015 lalu.

Di sisi lain, polisi melakukan tes DNA pada sampel keringat di gagang pintu rumah bagian dpn, 3 gagang pintu kamar,dan di shower kloset di kamar mandi. Didukung dengan keterangan salah satu saksi yang sempat melihat pelaku saat meninggalkan TKP.

"Kemudian berdasarkan keterangan saksi, kami buat sketsa pelaku yang mensketsa adalah profesional," ungkapnya.

Dari sketsa wajah pelaku itu, polisi semakin mengarah kepada pelaku. Sejumlah saksi mengetahui jika foto sketsa tersebut adalah tersangka Heri Kurniawan.

Setelah sepekan, pelaku pembunuhan Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yoel Imanuel (5), akhirnya berhasil dibekuk tim Satgas Khusus.

Tersangka bernama Heri Kurniawan (39) itu, ditangkap saat sedang 'fly'. "Tersangka saat kami tangkap dia sedang menggunakan ganja," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav 55, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Dari hasil pemeriksaan tes urine, tersangka positif menggunakan 3 dimensi yakni sabu, putaw dan ganja.

Heri Kurniawan (39), tersangka pembunuh Dayu Priambarita (45) dan anaknya Yoel Imanuel (5) sudah tidak asing dengan dunia hitam penjara. Tersangka Heri Kurniawan juga diketahui merupakan seorang residivis kasus narkotika yang pernah dipenjara selama 4 tahun. "Tersangka ini merupakan residivis kasus narkoba. Dia baru keluar 6 bulan yang lalu," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Krishna Murti kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl. Jenderal Sudirman Kav 55, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Kombes Pol. Krishna Murti mengatakan, tersangka mendapatkan vonis 6 tahun penjara atas kasus narkotika. Ia kemudian bebas setelah menjalani masa tahanan 4 tahun. "Tersangka di kasus narkotika divonis 6 tahun penjara, tetapi mendapatkan pembebasan bersyarat (PB) dan setelah 4 tahun menjalani hukuman, baru bebas. Tersangka bebas pada Juni 2015 lalu," jelas Kombes Pol. Krishna Murti.

Tersangka dibekuk tim Satgas Khusus di bawah koordinator Kombes Pol. Krishna Murti dan Kapolres Jaktim Kombes Pol. Umar Faroq serta Kasatgas AKBP Eko Hadi Santoso (Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya) dan 2 timnya Kompol Handik Zusen dan Kompol Teuku Arsya Khadafi, di Jl. Raya Bekasi Km 21 Pulogadung, Jaktim pada Kamis (15/10/2015) pagi.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso menambahkan, tersangka bebas dari penjara pada Juni 2015 lalu.

"Tersangka mendapatkan pembebasan bersyarat (PB), sehingga setelah 4 tahun dia bebas," kata AKBP Eko Hadi Santoso.

AKBP Eko Hadi Santoso menambahkan, tersangka memang sudah mengenal dunia hitam kriminal. Tersangka dikenal sebagai preman yang sering memalak.

"Dia ini suka ngemel, minta japrem (jatah preman) ke sopir-sopir truk," lanjutnya.

HK alias GE (39), tersangka pembunuh ibu dan anak di Cakung resmi ditahan di Polda Metro Jaya, Jumat (16/10/2015).

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti handphone merek HTC. Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan jo/dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. (det/jos)

See Also

Keppres Pilkada Serentak 27 Juni 2018 Sebagai Hari Libur Nasional
Jennifer Dunn Divonis 4 Tahun Penjara
Jaksa KPK Tuntut Rita Widyasari Dihukum 15 Tahun Penjara
Densus 88 Antiteror Sergap Terduga Teroris JAD Di Cirebon
Anggota DPRD Kota Bogor Diamankan Polresta Bogor Kota
Densus 88 Antiteror Lumpuhkan Dua Terduga Teroris Di Depok
Polisi Siaga Jaga Sidang Vonis Aman Abdurrahman
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati
Polres Manggarai Barat Bekuk Pemerkosa 2 Turis Mancanegara
Babinsa Kodim 0716/Demak Evakuasi Sosok Mayat Berhelm Yang Gantung Diri
Kapolres Bogor Larang Anggotanya Ambil Jatah Libur
Buku Penerbit Yang Di Black List Pemerintah Malah Dibagikan Ke Sekolah-sekolah Di Jombang
4 Pegawai Bank Jatim Sudah Jadi Terdakwa
BPOM Minta Importir Tarik Sarden Kaleng Terindikasi Mengandung Cacing
Pasangan Kekasih Cikupa Yang Ditelanjangi Sudah Bertunangan Dan Akan Menikah
Polisi Dalami Aliran Dana Jamaah First Travel
Polisi Tetapkan Komisaris First Travel Jadi Tersangka
Bareskrim Polri Geledah Rumah Mewah Bos First Travel Di Sentul
Perampok Tewaskan Italia Chandra Kirana Putri Menyerah Ke Polisi
Gatot Brajamusti Divonis 8 Tahun Terkait Kepemilikan Sabu
PK Ditolak, Pembunuh Sisca Yofie Tetap Dihukum Mati
Ridho Rhoma Dibekuk Polisi Terkait Kasus Narkoba
Agar Tidak Melanggar, Kodim 0716/Demak Dapat Penyuluhan Hukum
KPK Tetapkan Mantan Dirut PT. Garuda Indonesia Sebagai Tersangka Suap
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pengelolaan Trans Semarang
jQuery Slider

Comments

Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.695.222 Since: 05.03.13 | 0.2595 sec