Hukum

Misteri Pembawa Kardus Diduga Pembunuh Gadis

Monday, 05 Oktober 2015 | View : 480

JAKARTA-SBN.

Sujarwadi, pemilik kamera CCTV yang merekam seseorang yang diduga membunuh seorang bocah bernama PNF, mengungkapkan isi rekaman tersebut. Rekaman kamera pemantau milik Sujarwadi ini jadi petunjuk andalan bagi polisi dari Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Pria misterius yang menunggangi sebuah motor kini tengah menjadi buruan polisi. Pria ini diduga sebagai pelaku pembunuhan setelah dalam rekaman CCTV tengah membawa kardus yang mirip dengan pembungkus mayat PNF. Dia terlihat melaju dengan motor ke arah tempat dibuangnya jasad PNF.

Menurut Sujarwadi, seseorang yang diduga pelaku tersebut mengendarai motor, memakai sweeter warna abu-abu, dan menuju ke arah tempat lokasi pembuangan mayat PNF.

"Pelaku kurus, motor kayak matik. Bawa kardus coklat ada lakban gitu, dibonceng berdiri bukan ditidurin. Kurang lebih pukul 18.04 WIB diliat dari CCTV. Searah ke arah tempat pembuangan mayat," kata pemilik CCTV itu, Minggu (4/10/2015).

Pria 54 tahun yang akrab dipanggil Koh Asai tersebut juga menerangkan, sebelum pria yang diduga pelaku tersebut tertangkap kamera, 10 menit sebelumnya juga terekam seseorang yang membawa kardus, tapi warna biru.

"Iya sebelum itu ada yang lewat juga, kardusnya sama gede. Tapi warnanya beda," kata Pria yang sudah memasang CCTV itu di gudang besi tuanya selama 3 tahun belakang ini.

Koh Asai menambahkan, pada Sabtu (3/10/2015) sore dirinya baru sempat melihat rekaman CCTV tersebut. "Keliatan di CCTV, rame kondisinya," ujarnya.

Sementara itu, satu CCTV lagi milik Pendi pengusaha biji plastik masih diliat dan diteliti oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. CCTV tersebut terpasang di pojok tempat pengolahan barang bekas menjadi biji plastik tak jauh dari tempat ditemukannya kardus berisi mayat tersebut.

Hanya saja berdasarkan pantauan di lapangan, CCTV tersebut diyakini tak mampu menangkap gambar pelaku pembunuhan tersebut ketika membuat mayat PNF.

Untuk penyelesaian kasus ini, Polsek Kalideres bersama aparat Polres Metro Jakarta Barat telah didukung oleh Polda Metro Jaya untuk secepatnya menemukan sang pelaku pembunuh bocah kelas II SDN 05 Pagi, Kalideres itu.

Penelusuran pelaku pembunuhan dan pemerkosa PNF yang dilakukan polisi dengan bantuan anjing pelacak mendapatkan hasil yang sangat baik. Polisi diperkirakan sudah mendapatkan titik terang dan makin dekat dengan sang pelaku pembunuhan keji itu.

Dari hasil rekaman CCTV yang diperoleh petugas dari sejumlah tempat yang diperkirakan dilintasi pelaku, polisi memang telah mencurigai seorang pengendara motor yang memakai sweater abu-abu.

Orang yang diduga pelaku tersebut mengendarai motor matik. Dia membawa kardus cokelat ada lakban. Pria ini terekam CCTV milik warga bernama Sujarwadi, sekitar pukul 18.04 WIB. Pengendara motor yang diduga pelaku ini searah ke tempat mayat PNF ditemukan.

Dari pantauan awak media, pada Minggu (4/10/2015) malam, petugas gabungan yang melakukan penelusuran dengan anjing pelacak, berhasil menemukan sweater abu-abu dari sebuah warung tak jauh dari sekolah PNF.

Selain itu, polisi membawa seorang pria yang ada di warung tersebut. Sebelum sempat dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut, polisi sempat membawa pria itu ke sekolah PNF.

Kapolsek Kalideres, Kompol Darmawan Karosekali kepada awak media menyampaikan, hingga kini belum ada orang yang ditetapkan sebagai tersangka. "Orang ini dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut," katanya.

Siswi kelas II, SDN di Kalideres, PNF alias E. ditemukan pada Jumat (2/10/2015) malam di Kawasan Kampung Belakang, Kamal, Jakarta Barat dalam kondisi sudah tak bernyawa dalam kardus dengan mulut dan tangan terikat lakban. PNF bocah malang usia 9 tahun yang itu ditemukan tewas dalam kondisi tertekuk di dalam kardus. Kaki dan tangannya diikat menggunakan lakban warna cokelat dalam posisi tertekuk dan mulutnya masih tersumpal kaus singlet korban. Terdapat mukena atau jilbab korban yang digunakannya di sekolah diapit oleh tubuhnya yang tertekuk. Dalam kondisi tanpa busana, mulut dan bagian organ vitalnya mengeluarkan darah.

Jenazah PNF ditemukan di kawasan Jalan Sahabat, Gang Kampung Belakang RT06/RW05, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, sekitar pukul 22.30 WIB, Jumat (2/10/2015) malam.

PNF diketahui tidak kembali ke rumah sejak pulang sekolah pada Jumat (2/10/2015). Orangtua PNF kemudian melaporkan kehilangan anaknya tersebut pada Sabtu (3/10/2015). (viv)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.902.916 Since: 05.03.13 | 0.1555 sec